Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

PB Djarum Gelar Kegiatan Outbound, Dampak Positif untuk Atlet Muda

Kompas.com - 12/01/2024, 11:51 WIB
Ahmad Zilky,
Firzie A. Idris

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Sebanyak 85 atlet PB Djarum kategori usia U11-U17 mengikuti kegiatan outbound yang bergulir pada 10-13 Januari 2024.

Kegiatan outbound PB Djarum berlangsung di Zona 235 Cikole, Lembang, Bandung, Jawa Barat.

Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin, mengungkapkan bahwa pahlawan bulu tangkis lahir tidak hanya melalui bakat dan teknik, tetapi juga kondisi psikologis yang matang.

“Untuk itu, demi mematangkan psikologgis atlet, kami secara resmi berkala menyeggarkan outbound,” kata Yoppy Rosimin, dikutip dari laman resmi PBSI.

Baca juga: PB Djarum Juara Umum Gubernur Cup 2023

“Ini adalah salah satu upaya pembangunan karakter agar para atlet mempunyai bekal kokoh dari sisi psikologi,” lanjutnya.

“Program ini penting karena saat bertanding, aspek psikologis itu mempunyai pengaruh besar,” tuturnya.

Kegiatan outbound PB Djarum membuat para atlet merasakan ditempa demi bisa beradaptasi lingkungan.

Nantinya, pebulu tangkis muda asal Indonesia itu diharapkan mampu bersikap mandiri, dispilin, dan pantang menyerah.

Baca juga: 11 Pebulu Tangkis Belia Terima Beasiswa PB Djarum

Di alam terbuka, para atlet akan mengikuti sembilan permainan seperti Sky Run, Walking in The Sky, Blindman Walking, Double Rape Brid.

Psikolog Bidang Layanan Asessmant dan intervensi dari Pusat invasi Psikologi di Universitas Padjajaran, Anissa Apsyar, mengatakan, kegiatan PB Djarum akan berdampak positif bagi para pebulu tangkis Indonesia.

“Melalui serangkaian simulasi atau games tersebut, akan diamati bagaimana para atlet menghadapi tantangan dan mencoba beradaptasi serta bangkit dari kondisi yang tidak sesuai dengan harapan,” kata dia.

“Setelah melakukan simulasi games, sesi diskusi akan dilakukan antara psikolog dan para atlet untuk memperdalam aspek psikologis, sehingga dapat menjadi masukan untuk perkembangan para atlet dalam bertanding dan berprestasi di bidangnya.”

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com