Akhiri Paceklik Gelar, Ratchanok Intanon Persembahkan Trofi Juara Malaysia Open 2022 untuk Sang Ibu

Kompas.com - 06/07/2022, 04:50 WIB

KOMPAS.com - Ratu bulu tangkis Thailand, Ratchanok Intanon, mempersembahkan gelar juara Malaysia Open 2022 untuk ibunya.

Itu dilakukan karena Ratchanok Intanon mengaku lebih dewasa setelah ibunya meninggal dunia tahun lalu. 

Tunggal putri terbaik Thailand itu baru saja meraih gelar juara Malaysia Open 2022. Ini menjadi akhir dari penantian panjang Ratchanok setelah paceklik gelar selama dua tahun.

Dalam laga final turnamen level Super 750 tersebut, Minggu (4/7/2022), unggulan delapan ini menaklukkan sang rival asal China, Chen Yu Fei. Ratchanok menang rubber game 21-15, 13-21, 21-16.

Baca juga: Final Malaysia Open 2022: Ratchanok Intanon Juara, Penantian Berakhir di Kuala Lumpur

Sebelumnya, Ratchanok naik podium nomor satu pada 2020 ketika juara Indonesia Masters. Dia menaklukkan peraih medali emas Olimpiade Rio 2016 asal Spanyol, Carolina Marin, dengan rubber game 21-19, 11-21, 21-18.

Gelar perdana setelah paceklik selama dua tahun membuat Ratchanok senang. Dia mempersembahkan kemenangan tersebut untuk ibunya yang meninggal dunia pada April 2021.

"Saya ingin mendedikasikan gelar juara ini untuk keluarga dan ibuku," ujar Ratchanok usai laga, dikutip dari BadmintonPlanet.com.

"Saya menjadi lebih dewasa sekarang setelah ibuku meninggal dunia." 

Sementara itu Chen Yu Fei, peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020, mengakui kekalahannya. Dia mengatakan bahwa Ratchanok lebih cepat dalam laga melelahkan itu.

Baca juga: Selain Bulu Tangkis, Ratchanok Intanon Punya Hobi di Bidang Seni Fotografi

"Pada gim penentuan, Ratchanok memimpin 20-12 tetapi saya tidak menyerah dan bisa menyelamatkan empat match point. Tetapi pada akhirnya, saya kalah dalam laga itu," ujarnya.

Sepanjang kariernya, pebulu tangkis 27 tahun ini sudah meraih banyak gelar bergengsi. Total, Ratchanok meraih 5 titel juara BWF World Tour dan 5 BWF Superseries.

Sebagai catatan, BWF World Tour mulai diimplementasikan pada 2018. Event ini terbagi dalam beberapa level yakni World Tour Finals, Super 1000, Super 750, Super 500, Super 3000 dan Super 100.

Sementara itu, BWF Superseries diberlakukan mulai 2007 sebelum format ini diubah menjadi BWF World Tour. Ajang ini terdiri dari BWF Superseries dan BWF Superseries Premier.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.