Perkembangan Viktor Axelsen Tak Lepas dari Peran Vital Sang Pelatih

Kompas.com - 08/05/2020, 19:00 WIB
Tunggal putra Denmark, Viktor Axelsen bertanding melawan tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting pada pertandingan semifinal Daihatsu Indonesia Masters 2020 di Istora Senayan Jakarta, Sabtu (18/1/2020). Anthony Sinisuka Ginting melaju ke final setelah menang 22-20 dan 21-11. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOTunggal putra Denmark, Viktor Axelsen bertanding melawan tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting pada pertandingan semifinal Daihatsu Indonesia Masters 2020 di Istora Senayan Jakarta, Sabtu (18/1/2020). Anthony Sinisuka Ginting melaju ke final setelah menang 22-20 dan 21-11.
Penulis Alsadad Rudi
|

KOMPAS.com - Pebulu tangkis tunggal putra Denmark, Viktor Axelsen, menyebut sang pelatih, Zhang Lian Ying, sangat penting untuk perkembangan kariernya.

Viktor Axelsen saat ini menduduki peringkat keempat dunia.

Ia tercatat meraih medali emas Kejuaraan Dunia 2017 dan perunggu Olimpiade Rio 2017.

Axelsen juga turut membantu Denmark menjuarai Piala Thomas pada 2016.

Dalam wawancara dengan Olympic Channel yang dikutip BolaSport.com, Axelsen mengatakan kehadiran sosok pelatih asal China, Zhang Lian Ying, turut berkontribusi untuk prestasinya.

"Hubungan dengan Zhang Lian Ying sangat penting buat saya. Dia pertama kali melatih saat saya baru berusia 15 atau 16 tahun dan pindah ke Kopenhagen, jadi kami menghabiskan banyak waktu bersama," kata Axelsen.

"Saat berlatih bersama dia, saya bukan hanya belajar soal kemampuan bulu tangkis, tetapi juga belajar bahasa Mandarin," ujar Axelsen sambil tertawa.

Baca juga: Belajar Bahasa Mandarin, Keuntungan bagi Viktor Axelsen

Beruntung bagi Axelsen dan Zhang, keduanya tak pernah terkendala bahasa saat berkomunikasi.

Axelsen lancar berbahasa Mandarin, sementara Zhang juga sudah mahir berbahasa Denmark.

"Hal tersebut sangat bagus. Zhang memang lancar berbahasa Denmark dan Inggris, tetapi ada hal-hal yang bisa ia sampaikan secara lebih baik dengan bahasa Mandarin," tutur Axelsen.

"Dengan begitu, saya bisa belajar lebih banyak lagi dari Zhang," ucap Axelsen melanjutkan.

Hasil latihan Axelsen dengan Zhang tercermin pada prestasi pemain berusia 26 tahun tersebut.

Pada 2020, Viktor Axelsen sukses merebut trofi juara All England Open pada 15 Maret lalu di Birmingham, Inggris.

Peringkatnya saat ini pun sudah hampir dipastikan menjamin tempat Axelsen pada Olimpiade Tokyo 2021. (Lariza Oky Adisty)

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Sumber BolaSport
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X