Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Saptoyogo Raih Perak Kejuaraan Dunia Para-Atletik 2023: Lolos Paralimpiade 2024, Pertajam Rekor Asia

Kompas.com - 12/07/2023, 16:45 WIB
Ervan Yudhi Tri Atmoko

Penulis

KOMPAS.com - Sprinter Indonesia, Saptoyogo Purnomo, meraih hasil impresif pada Kejuaraan Dunia Para-Atletik 2023 di Paris, Perancis.

Saptoyogo Purnomo berhasil meraih medali perak nomor lari 100 meter T37 Kejuaraan Dunia Para-Atletik 2023.

Pada final yang diselenggarakan di Sebastien Charlety Stadium, Paris, pada Selasa (11/07/2023) Saptoyogo finis kedua dengan catatan waktu 11,27 detik.

Saptoyogo finis di belakang sprinter Brasil, Christian Luiz da Costa, yang meraih medali emas usai membukukan waktu 11,38 detik.

Baca juga: Pemerintah Perancis Tak Ingin Kejadian Ini Terulang di Olimpiade dan Paralimpiade 2024

Bagi Saptoyogo, hasil pada Kejuaraan Dunia Para-Atletik 2023 membuat dia memecahkan rekor pribadi sekaligus rekor Asia.

Sebelumnya, catatan waktu terbaik atlet asal Purwokerto, Jawa Tengah, itu adalah 11,38 detik yang ia bukukan pada ajang Paralimpiade Tokyo 2020.

Tak hanya itu, dengan keberhasilan menempati peringkat dua, Saptoyogo juga menyegel tempat pada Paralimpiade Paris 2024 mendatang.

"Secara catatan waktu saya cukup senang karena mampu memecahkan rekor pribadi tetapi saya bersyukur bisa lolos ke Paralimpade 2024," kata Saptoyogo melalui siaran pers yang diterima Kompas.com.

Baca juga: ASEAN Para Games 2022: Usai Pecahkan Rekor, Ni Nengah Tatap Kejuaraan Dunia dan Paralimpiade

Saptoyogo mengakui, perasingan pada Kejuaraan Dunia Para-Atletik kali ini sangat ketat.

Sebab, para atlet yang tampil mengusung motivasi tinggi untuk meraih tiket ke Paralimpade Paris tahun depan.

"Persaingan ketat banget. Pelari Brasil menjadi lawan terberat saya," ucap Saptoyogo.

Adapun, selain turun di nomor lari 100 meter T37, Saptoyogo juga tampil di nomor 200 meter dan estafet universal.

Baca juga: Pemerintah Perancis Naikkan Anggaran Olimpiade dan Paralimpiade Paris 2024

Sang pelatih Purwo Adi Sanyoto pun memuji penampilan luar biasa anak asuhnya itu.

"Tentu prestasi Yogo merupakan hasil yang luar biasa. Selain mempertajam rekor pribadinya, Yogo juga mampu memecah rekor Asia," ujar Purwo.

Setelah mengikuti Kejuaraan Dunia Para-Atletik 2023, Saptoyogo Purnomo dan para atlet Indonesia lainnya akan kembali berlatih guna menyiapkan diri pada ajang berikutnya yakni Asian Para Games 2022 di Hangzhou, China, pada Oktober 2023 mendatang.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Piala Asia U23 2024: Jurus STY Atasi Statistik 'Gila' Uzbekistan

Piala Asia U23 2024: Jurus STY Atasi Statistik "Gila" Uzbekistan

Timnas Indonesia
Hasil Persebaya Vs Persik 2-1, Bajul Ijo Raih Poin Penuh Lewat Gol Dramatis

Hasil Persebaya Vs Persik 2-1, Bajul Ijo Raih Poin Penuh Lewat Gol Dramatis

Liga Indonesia
Kata Bambang Nurdiansyah Soal Pencapaian Timnas U23, Perlu Berwaspada

Kata Bambang Nurdiansyah Soal Pencapaian Timnas U23, Perlu Berwaspada

Timnas Indonesia
Piala Asia U23 2024: STY Amati Uzbekistan, Yakin Indonesia Bisa Beri Pembuktian

Piala Asia U23 2024: STY Amati Uzbekistan, Yakin Indonesia Bisa Beri Pembuktian

Timnas Indonesia
Penjelasan MNC Group soal Nonton Bareng Timnas U23 Indonesia di Piala Asia

Penjelasan MNC Group soal Nonton Bareng Timnas U23 Indonesia di Piala Asia

Timnas Indonesia
3 Poin yang Harus Dilakukan Timnas U23 Jelang Lawan Uzbekistan

3 Poin yang Harus Dilakukan Timnas U23 Jelang Lawan Uzbekistan

Timnas Indonesia
Piala Asia U23 2024, Pengamat Soroti Mental Pemain Indonesia Saat Bekuk Korsel

Piala Asia U23 2024, Pengamat Soroti Mental Pemain Indonesia Saat Bekuk Korsel

Timnas Indonesia
Ernando Sukses Eksekusi Penalti di Piala Asia U23, Trik dari Pelatih

Ernando Sukses Eksekusi Penalti di Piala Asia U23, Trik dari Pelatih

Timnas Indonesia
Thomas Cup 2024, Fajar/Rian Enggan Terbebani Status sebagai Ujung Tombak

Thomas Cup 2024, Fajar/Rian Enggan Terbebani Status sebagai Ujung Tombak

Badminton
Pelatih Persik Dukung Timnas U23 Indonesia, Senang Lihat Jeam Kelly Sroyer

Pelatih Persik Dukung Timnas U23 Indonesia, Senang Lihat Jeam Kelly Sroyer

Liga Indonesia
Pensiun Usai Thomas Cup 2024, Momota Bakal Rindu Ginting-Axelsen

Pensiun Usai Thomas Cup 2024, Momota Bakal Rindu Ginting-Axelsen

Badminton
4 Fakta Persebaya Vs Persik, Bajul Ijo Tak Mau Lagi Disakiti Mantan

4 Fakta Persebaya Vs Persik, Bajul Ijo Tak Mau Lagi Disakiti Mantan

Liga Indonesia
Pengamat Malaysia Sebut Timnas U23 Indonesia Main Tanpa Rasa Takut

Pengamat Malaysia Sebut Timnas U23 Indonesia Main Tanpa Rasa Takut

Timnas Indonesia
Hasil New England Vs Inter Miami 1-4: Dikejutkan Gol 37 Detik, Messi Mengamuk

Hasil New England Vs Inter Miami 1-4: Dikejutkan Gol 37 Detik, Messi Mengamuk

Liga Lain
Aji Santoso Sebut Prestasi Timnas U23 Indonesia Bukan karena Keberuntungan

Aji Santoso Sebut Prestasi Timnas U23 Indonesia Bukan karena Keberuntungan

Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com