Dinilai Menghina Profesi Wartawan, Raffi Ahmad Meminta Maaf

Kompas.com - 02/11/2015, 22:38 WIB
|
EditorAti Kamil
JAKARTA, KOMPAS.com -- Artis peran dan pembawa acara Raffi Ahmad (28) meminta maaf atas leluconnya yang dinilai menghina profesi wartawan dalam sebuah program televisi pada Minggu (1/11/2015).

"Saya pribadi minta maaf yang sebesar-besarnya kalau memang ada becanda-becandaan yang malah menjurusnya ada pihak-pihak yang tersinggung, terutama temen-temen wartawan," kata Raffi sesudah memandu sebuah acara di Studio ANTV, Epicentrum Walk, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (2/11/2015).

Raffi mengatakan pula, ia tak bermaksud menghina wartawan. Ia mengaku, apa yang ia lontarkan dalam program televisi itu merupakan improvisasinya ketika melucu.

Raffi juga mengaku, setiap sehabis membawakan suatu acara ia meminta maaf apabila ada pernyataannya yang menyinggung.

"Kalau saya pribadi sih enggak ada ke arah sengaja gitu. Tapi kan saya manusia biasa, saya minta maaf dan mohon dimaafkan. Mudah-mudahaan temen-temen semua mau memaafkan atas ketidaksengajaan ini," tuturnya.

Pada program Happy Show, yang ditayangkan oleh TransTV pada Minggu (1/11/2015), Raffi melontarkan lelucon bahwa wartawan itu mata duitan dan urusan dengan wartawan bisa beres berkat uang. Video rekamannya pun telah masuk ke YouTube.

"Kalau wartawan ngeriung, lagi ngejar berita," kata Raffi dalam program tersebut ketika itu.

"Ngeriung itu bahasa apa sih?" timpal Bang Billy.

"Ngeriung itu lagi ngumpul. Misalnya, lagi lagi dikejar-kejar, lo ginian aja duitnya nih. Set (sambil melempar uang receh ke arah para penonton di studio). Wartawan kan... Setiap orang kan pasti mata duitan. Mereka ke sono (ke arah uang receh), gue ngibrit. Kelar deh, enggak wawancara," kata Raffi lagi.

Pada Senin (2/11/2015), dua pihak, Poros Wartawan Jakarta dan Forum Wartawan Hiburan Indonesia, mengeluarkan keterangan pers yang berisi pernyataan mereka bahwa lelucon Raffi  tersebut menghina profesi wartawan dan mereka berkeberatan atas hal itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.