Hindari Kebiasaan Makan Ini, Bisa Merusak Kesehatan Usus

Kompas.com - 28/05/2022, 07:25 WIB

KOMPAS.com - Pola makan atau kebiasaan makan memiliki pengaruh terhadap kesehatan. Kebiasaan makan yang buruk bisa mengundang datangnya penyakit.

Di antaranya bahkan termasuk penyakit-penyakit yang bisa memicu kematian, seperti diabetes, stroke, atau jantung koroner.

Karena itu, penting bagi kita untuk mengontrol kebiasaan makan. Salah satunya adalah dengan mengurangi konsumsi gula. Kebiasaan makan yang satu ini juga sering dilakukan bagi orang-orang yang ingin menurunkan berat badan.

Biasanya, untuk mengganti konsumsi gula, sebagian orang memilih menggunakan pemanis tanpa kalori atau dikenal juga dengan nama pemanis buatan (artificial sugar).

Baca juga: Kebiasaan Makan yang Merusak Kesehatan Usus

Banyak orang meyakini pemanis buatan membantu mereka mengurangi kalori, menurunkan berat badan, serta mengendalikan gula darah.

Namun faktanya, kebiasaan makan dengan pemanis buatan ini memiliki dampak buruk pada tubuh. Studi menunjukkan, pemanis buatan seperti aspartam, sakarin, dan sukralosa dapat mengubah mikrobioma usus dengan cara yang dapat berdampak negatif pada kesehatan.

Sudah ada berbagai studi terkait pemanis buatan yang melibatkan hewan dan manusia dalam beberapa tahun terakhir.

Meski tidak diungkap penyebab dan efeknya yang pasti, banyak dari studi tersebut menemukan pemanis buatan dapat membuat mikrobiota usus tidak seimbang, berperan dalam intoleransi glukosa, bahkan merusak lapisan usus --penyebab sindrom usus bocor.

Ilustrasi iritasi usus. Shutterstock Ilustrasi iritasi usus.

Pemanis buatan bisa menimbulkan bakteri usus

Salah satu studi yang menunjukkan adanya keterkaitan pemanis buatan dengan kesehatan usus adalah penelitian yang diterbitkan pada 2021 di International Journal of Molecular Sciences.

Baca juga: Jangan Sampai Kecolongan, Gejala Kanker Usus Bisa Dilihat dari Feses

Dalam penelitian tersebut dijelaskan bahwa tiga pemanis buatan yang paling sering digunakan dapat menciptakan dua jenis bakteri usus yang berbahaya bagi dinding usus.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.