Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Benarkah Mengupil Bisa Membatalkan Puasa? Begini Penjelasan MUI

Kompas.com - 26/03/2022, 05:45 WIB
Muhamad Syahrial

Penulis

KOMPAS.com - Umat Islam di seluruh dunia akan menyambut bulan Ramadan 2022. Muslim yang memenuhi kriteria diwajibkan menjalankan ibadah puasa selama satu bulan penuh, mulai dari fajar hingga matahari terbenam.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar puasa yang dijalani tidak batal, salah satunya adalah larangan memasukkan benda ke dalam tubuh secara sengaja.

Akan tetapi, banyak orang memiliki kebiasaan mengupil, atau memasukkan jari ke dalam hidung dengan tujuan membersihkan kotoran yang ada di dalamnya.

Lantas, apakah mengupil dapat membatalkan puasa di bulan Ramadan?

Penjelasan MUI

Sebagaimana diberitakan KOMPAS.com pada Minggu (18/4/2021), Ketua Bidang Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI), Cholil Nafis mengatakan, mengupil atau mengorek telinga tidak membatalkan puasa Ramadan.

Baca juga: Mitos atau Fakta, Benarkah Menguap Bisa Menular? Ini Penjelasannya

"Kalau mengupil, mengorek telinga, tidak apa-apa, tetapi memasukkan sesuatu ke hidung, seperti air, sampai tertelan, itu membatalkan (puasa)," kata Cholil.

Cholil menjelaskan, perkara yang secara kaidah membatalkan puasa adalah memasukkan sesuatu sampai ke pencernaan, khususnya makanan dan minuman.

"Jadi kaidah membatalkan itu adalah memasukkan sesuatu sampai pencernaan, khususnya makanan dan minuman," ujar Cholil.

Oleh sebab itu, Cholil menuturkan, alat pelega pernapasan yang dihirup dari hidung juga dibolehkan untuk digunakan saat berpuasa di Ramadan.

"Boleh saja, seperti halnya ketika flu. (Penggunaan alat pelega napas) itu boleh saja," jelasnya.

Baca juga: Benarkah Garam Bisa Digunakan Untuk Mengusir Ular?

Bahaya mengupil

Kebiasaan mengupil ternyata memiliki potensi berbahaya, karena dapat menimbulkan luka di bagian dalam rongga hidung.

Dr Brett Comer, asisten otolaringologi di University of Kentucky, AS, mengatakan, mengupil bahkan dapat menyebabkan perdarahan.

"Mungkin hal yang paling dikhawatirkan adalah trauma jari, sebuah istilah untuk pendarahan yang berkaitan dengan kegiatan mengupil," ujar Comer.

Bukan tanpa alasan, Comer mengatakan, Hal itu disebabkan kulit bagian dalam hidung lebih halus dibanding kulit luarnya.

Menurut Comer, hal itulah yang membuat kulit dalam hidung lebih rentan terhadap kerusakan daripada kulit bagian luar.

Baca juga: Benarkah Tidur Setelah Makan Bisa Membuat Gemuk?

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com