Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Karena Omicron atau Bukan, Begini Cara Meredakan Batuk Menurut Dokter

Kompas.com - 05/03/2022, 17:25 WIB
Artika Rachmi Farmita

Penulis

KOMPAS.com - Varian Omicron Covid-19 menyebabkan berbagai gejala, di antaranya sakit kepala, demam, nyeri otot, pilek, hingga kehilangan indra penciuman (anosmia).

Di samping gejala-gejala di atas, sejumlah pasien Covid-19 pun mengeluhkan dua gejala Omicron yang paling sering dirasakan, yakni batuk dan sakit tenggorokan.

Banyak keluhan yang dilaporkan adalah batuk kering, tetapi ternyata tidak hanya batuk kering yang bisa terjadi pada varian Omicron ini.

"Batuk yang berdahak juga ada tetapi susah dikeluarkan dahaknya," ujar Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI), Dr (Cand.) dr Inggrid Tania, M.Si.

Baca juga: 3 Ciri-ciri Batuk Darah Gejala TBC Paru

Penyebab batuk dan cara meredamnya

Umumnya, selain karena infeksi virus corona, batuk juga bisa disebabkan oleh:

  • Infeksi virus influenza
  • Infeksi yang menyebabkan bronchitis, atau (chronic obstructive pulmonary disease /COPD)
  • Paparan asap rokok atau bahan iritan lainnya
  • Alergi, asma, sinusitis
  • Heartburn atau refluks asam lambung
  • Serta kanker paru

Dalam webinar bertajuk Waspada Gejala Umum Omicron Jadikan Kombinasi Herbal sebagai Terapi Simtomatik Batuk, pada Jumat (25/2/2022), Inggrid memaparkan gejala batuk dapat diredakan dengan terapi simptomatik.

Lantaran batuk bisa berlangsung lama, dirinya mengatakan perlu ada terapi dengan pengobatan herbal maupun non-herbal.

“Terapi simtomatik artinya terapi terhadap gejala. Batuk itu kan bukan penyakit, tapi gejala dari suatu gangguan kesehatan yang bisa saja merupakan penyakit," imbuhnya.

Dia pun menyarankan penggunaan obat batuk herbal yang tidak memiliki efek ketergantungan, dan cukup aman digunakan pada batuk ringan akibat infeksi Covid-19.

Sebab, obat batuk herbal berasal dari bahan alam bersifat minim efek samping dan biasanya tidak menimbulkan rasa kantuk serta dapat bekerja pada semua jenis batuk ringan.

Baca juga: Kenali Gejala Omicron Pada Orang yang Sudah Vaksin Lengkap Covid-19

Obat herbal untuk batuk

Pada kesempatan yang sama, Chief Business Development and R&D Deltomed Laboratories, apt. Drs. Victor S. Ringoringo, S.E., M.Sc juga merekomedasikan penggunaan obat herbal.

Senada dengan Inggrid, Victor mengatakan obat batuk herbal cenderung minim efek samping, tetapi khasiatnya terbukti dalam meredakan batuk.

Adapun obat batuk herbal yang bisa dikonsumsi seperti jahe, jeruk nipis, kencur, dan daun mint.

“Mengonsumsi obat batuk herbal juga memiliki lebih banyak manfaat. Berbeda dengan obat batuk non-herbal yang setiap jenis bahannya hanya punya satu jenis khasiat, obat batuk herbal setiap bahannya memiliki multikhasiat dan efek samping yang minimal,” ungkap dr Inggrid.

Baca juga: Batuk Bisa Jadi Gejala Omicron, Ketahui Cara Meredakannya Menurut Dokter

Alternatif cara meredakan batuk

Di samping itu, ada beberapa cara meredakan batuk menurut dr Inggrid, di antaranya:

Halaman Berikutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com