Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bagaimana Pria Ini Bisa Bobol ATM Rp 2,4 Miliar hingga Mampu Sewa Helikopter?

Kompas.com - 19/02/2022, 08:49 WIB
Farid Assifa

Penulis

KOMPAS.com - Sebuah kejahatan canggih terjadi di Samarinda, Kalimantan Timur.

Seorang pria bisa membobol 6 ATM salah satu bank yang tersebar di tiga daerah di Kalimantan Timur.

Dari hasil kejahatannya, pria ini bisa meraup Rp 2,4 miliar hingga pelaku mampu menyewa helikopter untuk pergi ke Bali.

Bagaimana pria ini bisa membobol ATM yang keamanannya sangat terjamin?

Baca juga: Raup Rp 2,4 Miliar dari Bobol 6 ATM, Pria di Samarinda Sewa Helikopter ke Bali

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Yusuf Sutejo mengatakan, pelaku bisa membobol 6 ATM karena memang dia mantan teknisi perawatan dan perbaikan mesin ATM. Dengan demikian, pelaku sudah menguasai seluk beluk tentang mesin ATM.

"Tersangka memilih keluar dari perusahaannya, dan bekerja secara freelance dengan pekerjaan sama, tapi dengan niatan memperkaya diri sendiri," kata Yusuf kepada Kompas.com, Jumat (18/2/2022).

Yusuf mengatakan, pelaku sudah beraksi sejak September 2021.

Adapun sasarannya adalah mesin ATM di tiga daerah, yakni Kutai Kartanegara, Kutai Barat, dan Kota Samarinda.

Pelaku akhirnya dibekuk polisi pada 5 Januari 2022 lalu berkat video CCTV. Aksi pelaku terpantau oleh video tersembunyi tersebut.

Menurut Yusuf, setelah meraup uang Rp 2,4 miliar, pelaku berfoya-foya.

"Dia sempat sewa helikopter saat jadi turis lokal di Bali," kata Yusuf.

Dalam penangkapan itu, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya ponsel, tas, televisi layar datar, sepatu dan beberapa barang lainnya dengan nilai tidak murah.

Baca juga: Pria Ini Habiskan Rp 2,4 M Uang Hasil Bobol ATM untuk Sewa Helikopter, Liburan ke Bali, hingga Beli Air Jordan

Yusuf mengatakan, kasus pembobolan mesin ATM ini terungkap setelah pihak bank menyadari kehilangan uang tanpa ada kerusakan di mesin ATM.

Pelaku dijerat Pasal 363 KUHP Junto Pasal 64 dan 65 KUHP dengan ancaman hukuman 8 tahun penjara.

Pelaku kini masih dalam proses penyidikan aparat Polda Kaltim. (Penulis Kontributor Samarinda, Zakarias Demon Daton | Editor Ardi Priyatno Utomo)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com