Bos MotoGP Ancam Batalkan Race Mandalika, Ini Tanggapan Sandiaga Uno

Kompas.com - 22/01/2022, 18:30 WIB

KOMPAS.com - Bos MotoGP atau CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta mengancam akan membatalkan balapan di Mandalika jika penyelenggara memberlakukan aturan wajib karantina bagi peserta dan kru MotoGP.

Tuntutan tersebut tentu tidak sejalan dengan aturan penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia yang mewajibkan pelaku perjalanan internasional untuk melakukan karantina sebelum melakukan kegiatan di Tanah Air.

Menanggapi ancaman tersebut, sebagaimana diberitakan KOMPAS.com pada Senin (17/1/2022), Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno mengatakan, pemerintah akan tetap dengan pendiriannya dalam penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia.

“Saya ingin sampaikan di sini secara tegas, kita (Indonesia) ini negara hukum yang sudah menerapkan pengendalian pandemi Covid-19 sesuai dengan kaidah terbaik," kata Sandiaga Uno.

"Kita (pemerintah) akan menyelesaikan kewajiban kita, tapi kita tidak terima jika diancam satu dan lain hal,” imbuhnya.

Baca juga: Daftar Harga Tiket MotoGP Mandalika 2022 dan Cara Membelinya Secara Online

Menurut Sandiaga Uno, pemerintah telah menerapkan cara terbaik untuk mengendalikan penyebaran Covid-19 di Indonesia sekaligus meningkatkan perekonomian nasional.

Oleh sebab itu, penyelenggaraan MotoGP di Mandalika juga harus dilakukan dengan menaati aturan yang berlaku di Indonesia.

“Jika ada pihak yang mengancam tidak akan menyelenggarakan MotoGP karena penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia, saya menyampaikan secara tegas bahwa bangsa ini diatur oleh pemerintah dan kita fokus terhadap penanganan pandemi dan kebangkitan ekonomi,” ujar Sandiaga Uno.

Sandiaga Uno menegaskan, travel bubble akan diberlakukan bagi para pelaku Perjalanan dari Luar Negeri (PPLN) yang masuk ke wilayah Indonesia, termasuk seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan MotoGP.

"Travel bubble akan diterapkan menyeluruh, dan ada periode karantina yang berlaku untuk, kru, pebalap, dan official MotoGP," pungkasnya.

(Penulis: Kiki Safitri | Editor: Akhdi Martin Pratama)

Sumber: KOMPAS.com

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.