Pernah Bebaskan Bupati Korup, Ini Rekam Jejak Hakim Itong yang Kena OTT KPK

Kompas.com - 22/01/2022, 16:47 WIB

KOMPAS - Melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Itong Isnaeni Hidayat pada Kamis (20/1/2022) pagi hari.

Itong ditangkap karena terkait kasus suap yang berkaitan dengan OTT 2 tersangka lainnya pada Rabu (19/1/2022) malam.

Keduanya adalah Hamdan (HD), Panitera Pengganti PN Surabaya yang menjadi kaki tangan Itong serta Hendro Kasiono (HK), seorang pengacara yang menjadi perantara pemberi suap.

Hendro dan PT SGP diduga menyiapkan dana senilai Rp 1,3 miliar untuk mengurus perkara ini dari pengadilan tingkat pertama hingga Mahkamah Agung (MA).

Sebagai hakim tunggal dalam perkara pembubaran PT SGP tersebut, Itong disebut telah menyepakati tawaran dan meminta sejumlah uang.

Untuk merealisasikan rencana itu Hendro menjalin komunikasi dengan Hamdan beberapa kali melalui sambungan telepon. Mereka menggunakan istilah 'upeti' untuk menyamarkan percakapan pemberian suap.

Seperti apa rekam jejak Hakim Itong?

Baca juga: Hakim Itong dan Upeti Rp 13 Miliar

Pernah dua kali bebaskan koruptor

Hakim Itong Isnaeni diketahui mulai bertugas di PN Surabaya sejak Mei 2020.

Selain bekerja sebagai hakim biasa di PN Surabaya, Itong juga bertugas di Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) dan menjabat sebagai humas.

Dikutip dari Surya.co.id, Hakim Itong pernah diskors buntut putusannya. Hal tersebut terjadi saat ia bertugas di PN Tanjungkarang, Lampung.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.