Apakah Gempa Bumi Selalu Berpotens Sebabkan Tsunami? Ada 3 Kriterianya

Kompas.com - 16/01/2022, 14:17 WIB

KOMPAS.com - Gempa Bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi di permukaan bumi akibat pelepasan energi dari bawah permukaan hingga menciptakan gelombang seismik.

Seringkali gempa Bumi disebabkan oleh pergerakan kerak Bumi atau lempeng Bumi.

Selain itu, gempa juga bisa disebabkan oleh letusan gunung api seperti yang terjadi di Kerajaan Tonga baru-baru ini.

Penyebabnya ialah ledakan gunung berapi bawah laut Hunga Tonga–Hunga Ha'apai di Pasifik Selatan dan mengirimkan awan abu dan uap gas ke udara.

Gunung berapi ini terletak sekitar 30 kilometer (18,6 mil) tenggara pulau Fonuafo'ou Tonga, menurut RNZ, dan sekitar 65 kilometer (40 mil) utara Nuku'alofa.

Hanya saja, tidak semua jenis gempa Bumi dapat memicu tsunami.

Tsunami memang bisa dipicu oleh beberapa fenomena alam. Di antaranya adalah gempa Bumi tektonik, gunung berapi laut, meteor jatuh ke laut, dan longsoran tebing di laut.

Baca juga: Profil Tonga, Negara Kecil di Pasifik yang Disapu Tsunami

Mengenal gempa bumi dan jenis-jenisnya

Dilansir dari BPBD Kota Banda Aceh, berikut adalah jenis-jenis gempa Bumi berdasarkan penyebabnya:

1. Gempa vulkanik

Gempa bumi vulkanik adalah gempa bumi yang disebabkan oleh letusan gunung berapi.

2. Gempa tektonik

Gempa tektonik adalah gempa bumi yang terjadi karena pergeseran lapisan kulit bumi akibat lepasnya energi di zona penunjaman. Gempa Bumi tektonik memiliki kekuatan yang cukup dahsyat dan bisa memicu terjadinya tsunami.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.