Bunuh Begal karena Bela Diri, Pria D Jadi Tersangka, Ini Alasan Polisi

Kompas.com - 02/01/2022, 09:44 WIB
Penulis Farid Assifa
|

KOMPAS.com - Seorang pria berinisial D (21) ditetapkan sebagai tersangka karena membela diri ketika dibegal.

Korban menusuk begal hingga tewas untuk membela diri ketika ia hendak dirampok di jalan.

Korban D tidak ditahan karena bersikap kooperatif.

Polrestabes Medan memiliki alasan mengapa D dijadikan tersangka padahal yang bersangkutan membela diri.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko mejelaskan bahwa D disangka melakukan penganiayaan yang menyebabkan terduga begal, RZ (20) tewas.

Baca juga: Membela Diri, Korban Begal di Medan Jadi Tersangka, Tusuk Pembegal dengan Pisau

Pengusutan polisi itu berdasarkan keluarga terduga begal RZ.

"Polsek Sunggal menerima laporan dari seorang ibu berumur 64 tahun yang melaporkan bahwa cucunya meninggal dunia yang diduga dibunuh oleh orang," jelas Riko dalam konferensi pers di Mapolrestabes Medan, Jumat (31/12/2021).

Berdasarkan laporan itu, lanjut Riko, pihaknya menemukan petunjuk bahwa ponsel RZ dibawa oleh tersangka D.

Selanjutnya, ponsel itu diserahkan ke kakak D berinisial YR. Kemudian D pergi ke Riau.

Tersangka D kemudian kembali ke Medan setelah dihubungi dan ia menyerahkan diri ke Polrestabes Medan pada Jumat (24/12/2021) lalu.

Tersangka D dijerat pasal 351 ayat 3 KUHPidana. Ia diduga melakukan penganiayaan yang menyebabkan kematian karena membela diri. Namun tersangka D mengambil ponsel pelaku saat dibegal.

"Tersangka tidak kita tahan. Tersangka kooperatif, jadi wajib lapor," katanya.

Baca juga: Begal yang Tikam Pengemudi Ojek Online hingga Tewas di Kemayoran Ditangkap Polisi

Polisi juga memburu rekan RZ berinsial A, D, dan J yang diduga terlibat dalam aksi begal terhadap D. (Sumber: Kompas.com/ Penulis: Kontributor Medan, Dewantoro | Editor: Pythag Kurnia)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terpopuler

komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.