Tak Ada Tanda-tanda Semeru Meletus, Korban Selamat: Seperti Kiamat

Kompas.com - 05/12/2021, 07:38 WIB
Warga berada di atas timbunan abu vulkanik dari guguran awan panas Gunung Semeru di Desa Sumber Wuluh, Lumajang, Jawa Timur, Minggu (5/12/2021). Dampak guguran awan panas Gunung Semeru mengakibatkan sedikitnya puluhan rumah warga rusak dan diperkirakan belasan warga dinyatakan hilang. ANTARA FOTO/Zabur Karuru/rwa. Zabur KaruruWarga berada di atas timbunan abu vulkanik dari guguran awan panas Gunung Semeru di Desa Sumber Wuluh, Lumajang, Jawa Timur, Minggu (5/12/2021). Dampak guguran awan panas Gunung Semeru mengakibatkan sedikitnya puluhan rumah warga rusak dan diperkirakan belasan warga dinyatakan hilang. ANTARA FOTO/Zabur Karuru/rwa.

KOMPAS.com - Sinten (60) dan cucunya, Dewi Novitasari (17) jadi korban selamat dari ganasnya erupsi Gunung Semeru, Sabtu (5/12/2021).

Keduanya merasa bencana itu adalah akhir kehidupan dunia atau kiamat.

Keduanya yang merupakan warga Dusun Curah Kobokan, Desa supitarung, Pronojiwo, Lumajang, ini berlari hingga 13 kilometer untuk menyelamatkan diri.

Mereka berlari ke tempat lebih aman sebelum awan panas guguran menyapu rumahnya hingga luluh lantak.

Sinten menceritakan detik-detik Semeru meleus. Awalnya hujan abu bercampur batu menghujani dusunnya, Kobokan.

Baca juga: Kepala BNPB ke Lumajang Minggu Pagi Tinjau Penanganan Dampak Erupsi Gunung Semeru

Batu-batu itu menghujani rumah warga Kobokan, termasuk punya dirinya. Batu itu menghantam genting disertai dengan suara gemuruh dari arah gunung.

Sinten yang ketika itu sedang bersantau di rumah tamu langsung terperanjat dan panik.

Ia lantas menggedor pintu kamar cucunya, Dewi.

Dewi yang mendengar gedoran pintu segera bangun dari tidurnya. Ia membuka pun keluar dari kamar.

Sinten kemudian mengatakan kepada Dewi bahwa Semeru meletus. Ia kemudian menarik tangan Dewi untuk berlari menyelamatkan diri.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.