12 Negara Tutup Pintu Kedatangan dari Afrika, Cegah Masuknya Covid-19 Varian Omicron

Kompas.com - 28/11/2021, 10:50 WIB
Ilustrasi varian baru virus corona ditemukan di Botswana, Afrika Selatan. Ilmuwan setempat memperingatkan varian baru Covid-19 yang disebut B.1.1.529 dapat menghindari kekebalan dan berpotensi meningkatkan penularan. Varian Omicron ini telah dilaporkan ke WHO, dan menunjukkan penyebaran sangat cepat di Afrika Selatan. SHUTTERSTOCK/LightspringIlustrasi varian baru virus corona ditemukan di Botswana, Afrika Selatan. Ilmuwan setempat memperingatkan varian baru Covid-19 yang disebut B.1.1.529 dapat menghindari kekebalan dan berpotensi meningkatkan penularan. Varian Omicron ini telah dilaporkan ke WHO, dan menunjukkan penyebaran sangat cepat di Afrika Selatan.

KOMPAS.com - Kemunculan varian baru Covid-19 yang disebut Omicron memicu kepanikan dunia. Varian omicron yang pertama kali terdeteksi di Afrika Selatan itu bahkan disebut 500 kali lebih menular ketimbang Covid-19 biasa.

Hal itu disampaikan oleh Eidemiolog dari Griffifth University Australia, Dicky Budiman, kepada Kompas.com, Sabtu (27/11/2021).

Menurut Budiman, jika diibaratkan varian Delta yang tingkat penularannya 100 persen, maka Omicron bisa sampai 500 persen, atau 5 kali kecepat penularannya.

Baca juga: Varian Baru B.1.1.529 Omicron 500 Persen Lebih Menular dari Virus Aslinya

"Ini kemungkinannya (varian baru) Imocron bisa sampai 500 persen atau 5 kalinya kecepatan penularannya," kata Dicky.

Melihat potensi menularnya yang tinggi, sejumlah negara terutama di Eropa telah mengambil langkah pencegahan.

Upaya yang dilakukan yakni menutup pintu kedatangan dari Afrika maupun negara-negara yang telah melaporkan adanya infeksi virus corona varian Omicron.

Sejauh ini Covid-19 varian Omicron telah terdeteksi di Afrika Selatan, Botswana, Hong Kong, dan Israel. Menyusul Inggris, Jerman, dan Italia, telah melaporkan temuan kasus varian Omicron di negaranya, pada Sabtu (27/11/2021).

Dirangkum dari AFP via Kompas.com, Sabtu (27/11/2021), berikut ini adalah 12 negara yang telah menutup penerbangan dari Afrika.

1. Inggris

Inggris menjadi negara pertama yang menutup pintu kedatangan dari Afrika, terutama enam negara di Afrika bagian selatan.

"Indikasi awal yang kami miliki tentang varian ini mungkin lebih menular daripada varian Delta, dan vaksin yang kami miliki saat ini mungkin kurang efektif untuk melawannya," kata Menteri Kesehatan Inggris Sajid Javid.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.