Penyebab Perkelahian Anggota TNI dan Polisi di Ambon

Kompas.com - 27/11/2021, 19:00 WIB
Dua anggota Polantaas Polresta Pulau Ambon terlibat perkelahian dengan seornag anggota TNI di Jalan Rijali, Kecamatan Sirimau Kota Ambon, Rabu petang (24/11/2021) tangkapan layarDua anggota Polantaas Polresta Pulau Ambon terlibat perkelahian dengan seornag anggota TNI di Jalan Rijali, Kecamatan Sirimau Kota Ambon, Rabu petang (24/11/2021)

KOMPAS.com - Belum lama ini beredar video di media sosial yang menampilkan perkelahian antara dua orang polisi lalu lintas (Polantas) dengan seorang anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Dalam video yang viral tersebut tampak ketiga aparat tersebut berkelahi di sisi jalan. Tak hanya menonton, beberapa masyarakat pun mencoba melerai perkelahian tersebut.

Sebagaimana diberitakan KOMPAS.com pada Kamis (25/11/2021), kejadian tersebut ternyata terjadi di Jalan Rijali, tepatnya di samping pos Polantas Mutiara, kawasan Mardika, Kecamatan Sirimau, Ambon, pada Rabu (24/11/2021).

Dua oknum anggota Polantas yang terlibat dalam perkelahian itu adalah Bripka NS dan Pripka Z, sedangkan oknum TNI dalam video tersebut berinisial Prada BK dari Kodam XVI Pattimura.

Kronologi perkelahian 

Dilansir dari Tribunnews.com melalui , perkelahian antara oknum polisi dan oknum TNI itu terjadi setelah anggota Polantas melakukan penilangan terhadap seorang pengendara.

Baca juga: Viral Pengusaha Online Kena Pajak Rp 35 Juta, Ini Aturan Pajak untuk UMKM

Pengendara itu pun melaporkan penilangan yang dialaminya kepada saudaranya yang merupakan anggota TNI.

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes M Roem Ohoirat mengatakan, oknum anggota TNI tersebut pun langsung mendatangi pos Polantas setelah menerima laporan dari saudaranya.

"Kejadian di depan pos lantas Mutiara Mardika Ambon. Kejadian jam 16.00 sore. Ada anggota masyarakat yang melanggar lantas, kemudian ditegur dan akan dilaksanakan penilangan, tetapi yang bersangkutan melaporkan ke saudaranya yang anggota TNI, lalu anggota TNI datang dan terjadi percekcokan," kata Roem.

Berakhir damai

Setelah ketiga orang yang terlibat dalam perkelahian tersebut bertemu di kantor Pomdam Pattimura pada Rabu (24/11/2021) malam, kasus tersebut pun berakhir damai.

Ketiga anggota yang terlibat perkelahian itu pun telah saling memaafkan dan bersalaman satu sama lain usai pertemuan tersebut.

Baca juga: Viral Ibu Rumah Tangga di Pekalongan, Kelola Gaji Rp 2 Jutaan untuk Cicil Rumah hingga Sedekah

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.