Mulai 1 Desember, WNI Ke Arab Saudi Tak Perlu Karantina 14 Hari di Negara Transit

Kompas.com - 27/11/2021, 13:00 WIB
Foto shalat Subuh berjamaah di Masjidil Haram tanpa menjaga jarak untuk pertama kalinya sejak pandemi diimulai. Kerajaan Arab Saudi mengizinkan Masjidil Haram di Makkah menampung para jemaah dengan kapasitas penuh pada Minggu (17/10/2021). Foto ini disediakan oleh akun Twitter resmi yang mengelola informasi Dua Masjid Suci, Haramain Sharifain. biaya umroh 2021 TWITTER @hsharifainFoto shalat Subuh berjamaah di Masjidil Haram tanpa menjaga jarak untuk pertama kalinya sejak pandemi diimulai. Kerajaan Arab Saudi mengizinkan Masjidil Haram di Makkah menampung para jemaah dengan kapasitas penuh pada Minggu (17/10/2021). Foto ini disediakan oleh akun Twitter resmi yang mengelola informasi Dua Masjid Suci, Haramain Sharifain. biaya umroh 2021

KOMPAS.com - Mulai 1 Desember 2021, warga negara Indonesia (WNI) bisa bepergian langsung dari Indonesia ke Arab Saudi tanpa perlu karantina selama 14 hari terlebih dahulu di negara transit.

Aturan tersebut diterbitkan oleh otoritas penerbangan Arab Saudi, General Authority of Civil Aviation (Gaca) pada 25 November 2021.

Selain Indonesia, kebijakan tersebut juga diberlakukan untuk lima negara lainnya yakni Mesir, Pakistan, India, Vietnam, dan Brasil.

Sebelumnya, penerbangan ke Arab Saudi dari keenam negara tersebut dilarang sebagai bentuk pencegahan penyebaran Covid-19.

Baca juga: Arab Saudi Cabut Larangan Perjalanan dari Indonesia Mulai 1 Desember

Kini, pendatang dari keenam negara itu sudah bisa terbang langsung ke Arab Saudi tanpa perlu karantina 14 hari di negara lain terlebih dahulu.

Dilansir dari berita Kompas.com (26/11/2021), kendati dibebaskan dari kewajiban karantina 14 hari di negara transit, pendatang dari keenam negara tersebut tetap harus menjalani karantina selama lima hari setibanya di Arab Saudi.

Aturan tersebut berlaku bagi semua pendatang ke Arab Saudi, terlepas dari status vaksinasinya. Namun, bagi yang sudah mendapatkan vaksinasi penuh di Arab Saudi, dibebaskan dari aturan karantina ini.

Melansir The National News, prosedur dan tindakan kesehatan akan tetap tunduk pada evaluasi berkelanjutan yang dilakukan oleh pemerintah.

Sebagai informasi, Arab Saudi melonggarkan pembatasan perjalanan dan pertemuan publik karena penurunan kasus corona beberapa waktu terakhir. Pada Kamis (25/11/2021), Arab Saudi mencatat 28 kasus baru dan satu kematian akibat Covid-19.

Di hari yang sama, dilaporkan 38 kasus sembuh sehingga jumlah totalnya menjadi 538740. Arab Saudi mengizinkan warganya yang telah divaksinasi penuh untuk bepergian ke luar negeri mulai 17 Mei 2021 lalu, saat negara tersebut membuka kembali perbatasan darat, laut, dan udara yang telah ditutup selama lebih dari setahun.

Baca juga: Kemenag: Jemaah Haji dan Umrah Tak Perlu Vaksin Booster Covid-19

Pelaksanaan umrah di tengah pandemi.REUTERS via BBC INDONESIA Pelaksanaan umrah di tengah pandemi.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.