Beban Berat Panglima TNI, dari Kesejahteraan Prajurit hingga Alutsista

Kompas.com - 06/11/2021, 06:11 WIB
Jenderal Andika Perkasa (kiri) dan anggota Komisi I DPR RI Rizki Aulia Rahman Natakusumah. Dok Rizki Aulia Rahman NatakusumahJenderal Andika Perkasa (kiri) dan anggota Komisi I DPR RI Rizki Aulia Rahman Natakusumah.
Penulis Farid Assifa
|

KOMPAS.com - Anggota Komisi I DPR RI, Rizki Aulia Rahman Natakusumah menyebutkan sejumlah tantangan dan beban berat yang harus dipikul oleh Jenderal Andika Perkasa jika ia terpilih menjadi Panglima TNI.

Beban berat dimaksud adalah pertama soal keadilan kepada perkembangan setiap matra. Selain itu, tantangan lainnya adalah soal ancaman keamanan yang saat ini bukan lagi masalah perang tradisional dan kontinental.

"Kami pandang justru yang harus ditingkatkan dari TNI sekarang adalah angkatan udara dan lautnya, termasuk kemampuan militer Indonesia di dunia siber," kata Rizki kepada Kompas.com melalui keterangan tertulis, Jumat (5/11/2021).

Baca juga: Andika Perkasa Bakal Setahun Menjabat Panglima TNI, Moeldoko: Bukan Masalah

Rizki mengatakan, latar belakang Jenderal Andika akan diuji ketika ia memimpin semua matra TNI. Ia harus bisa berusaha keras melakukan penyeimbangan agar tidak ada kesenjangan antar angkatan atau matra.

"Maka pertanyaan besarnya adalah apakah ia mampu menghadirkan fairness di tengah upaya penyelesaian masalah warisan seperti kesejahteraan prajurit, profesionalisme prajurit, dan modernisasi alutsista?" tanya Rizki.

Menurutnya, Andika yang kini masih menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) akan mendapatkan tantangan untuk memberikan kontribusi signifikan kepada pengembangan berkesinambungan TNI pada waktu yang singkat.

Diketahui, Andika menjadi calon paling senior untuk menjabat sebagai panglima TNI. Ia diusulkan Presiden Joko Widodo untuk menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto.

Jika kelak terpilih, Komisi I menunggu rencana Andika untuk memimpin TNI meski periodenya tebilang singkat, hanya satu tahun.

"Kami menantikan bagaimana rencana Andika dalam mempersiapkan diri untuk menjadi Panglima TNI selanjutnya di periode kepemimpinan yang singkat," kata politisi Partai Demokrat ini.

Fit and proper test

Sementara itu, Komisi I DPR mengagendakan fit and proper test kepada Andika pada hari ini, Sabtu (6/11/2021).

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.