Jumlah Daerah yang Tak Patuh Prokes Naik, Apa Dampaknya?

Kompas.com - 24/10/2021, 18:46 WIB
Ilustrasi protokol kesehatan. DOK. SHUTTERSTOCKIlustrasi protokol kesehatan.

KOMPAS.com - Kepatuhan terhadap protokol kesehatan (prokes) di sejumlah daerah di Indonesia mengalami penurunan.

Kasus Covid-19 di Indonesia yang melandai dan penurunan level PPKM diduga menjadi penyebab meningkatnya jumlah kabupaten dan kota yang tak patuh terhadap prokes.

Dilansir dari siaran pers Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) pada Minggu (24/10/2021), Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan Covid-19, Sonny B. Harmadi mengatakan, tingkat kepatuhan masyarakat terhadap prokes sebetulnya sudah sangat baik.

"Rata-rata skor memakai masker sudah mencapai 8,25 dalam 3 minggu terakhir. Sedangkan skor menjaga jarak dan mencuci tangan di angka 8,02 pada periode yang sama (rentang skor antara 1 -10)," ujar Sonny.

Akan tetapi, menurut data Satgas Penanganan Covid-19, daerah yang
mengalami penurunan kepatuhan protokol kesehatan terus bertambah sejak 3 Oktober 2021 hingga 22 Oktober 2021.

Baca juga: Bioskop Kembali Dibuka, Simak Protokol Kesehatan di Cinema XXI

"Penurunan kepatuhan protokol kesehatan tidak hanya pada level kabupaten dan kota, tetapi juga di tingkat kecamatan," kata Sonny.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berdasarkan laporan Satgas Bidang Perubahan Perilaku yang diunggah di akun Instagram resminya pada Minggu (24/10/2021), jumlah kabupaten dan kota dengan tingkat kepatuhan terhadap prokes terus menurun sejak 3 Oktober 2021 hingga 22 Oktober 2021.

Pada 3 Oktober 2021 terdapat 8,13 persen kabupaten dan kota dengan tingkat kepatuhan memakai masker di bawah 60 persen, sedangkan pada 22 Oktober 2021, jumlahnya naik menjadi 10,19 persen.

Pada periode yang sama, jumlah kecamatan dengan tingkat kepatuhan memakai masker di bawah 60 persen naik dari 12,99 persen menjadi 14,62 persen.

Sementara itu, jumlah kabupaten dan kota dengan tingkat kepatuhan memakai masker lebih dari 91 persen menurun dari 59,08 persen pada 3 Oktober 2021 menjadi 53,08 persen pada 22 Oktober 2021 lalu.

Baca juga: Ingin Naik Kereta Api? Ketahui Protokol Kesehatan dan Syarat Terbarunya

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.