9 Cara Mencegah Kanker Payudara Sebelum Terlambat

Kompas.com - 16/10/2021, 06:30 WIB

KOMPAS.com –Meski kanker payudara merupakan penyakit pembunuh nomor satu perempuan di dunia, penyakit ini dapat dicegah.

Kanker payudara adalah kondisi ketika sel payudara tumbuh di luar kendali dan membentuk tumor ganas di payudara. Kondisi medis ini layak diwaspadai karena tumor ganas di payudara dapat menyebar ke bagian tubuh lain dan mengancam jiwa.

Meski lebih sering terjadi menyerang wanita, pria juga bisa mengalaminya.

Sayangnya, masih banyak orang yang baru menyadari dirinya mengalami kanker payudara ketika mulai mengganas.

Baca juga: Kanker Payudara pada Pria: Gejala dan Penyebabnya

Gejala kanker payudara

Melansir National Health Service (NHS) Inggris, kanker payudara dapat memiliki beberapa gejala.

Tetapi, gejala pertama yang terlihat biasanya berupa benjolan atau area jaringan payudara yang menebal. Perlu diingat, sebagian besar benjolan payudara tidak bersifat kanker, sehingga sebaiknya tetap memeriksakan ke dokter.

Untuk itu, seseorang perlu mengamati dan menemui dokter jika melihat salah satu dari gejala berikut:

  • Perubahan ukuran atau bentuk salah satu atau kedua payudara
  • Keluar cairan dari salah satu puting, yang mungkin bercampur darah
  • Benjolan atau bengkak di salah satu ketiak
  • Lesung di kulit payudara
  • Ruam pada atau di sekitar puting
  • Perubahan penampilan puting, seperti menjadi cekung ke dalam payudara
  • Nyeri payudara biasanya bukan gejala kanker payudara.

Baca juga: 6 Gejala Kanker Payudara yang Paling Sering Terjadi

Cara mencegah kanker payudara

Jika Anda khawatir tentang perkembangan kanker payudara, Anda mungkin akan bertanya-tanya apakah ada langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk membantu mencegah kanker payudara.

Melansir Mayo Clinic, beberapa faktor risiko, seperti memiliki riwayat keluarga dengan kanker payudara, tidak dapat diubah.

Namun, ada perubahan gaya hidup yang dapat Anda lakukan untuk menurunkan risiko.

Berikut ini adalah beragam cara mencegah atau mengurangi risiko kanker payudara yang dapat dilakukan:

 

1. Jangan merokok

Bukti menunjukkan adanya hubungan antara merokok dan risiko kanker payudara, terutama pada wanita pramenopause.

2. Batasi alkohol

Semakin banyak alkohol yang Anda minum, maka kian besar pula risiko Anda terkena kanker payudara.

Berdasarkan penelitian tentang pengaruh alkohol pada risiko kanker payudara, Anda direkomendasikan untuk dapat membatasi konsumsi alkohol. Hal itu dikarenakan, bahkan dalam jumlah kecil saja, konsumsi alkohol dapat meningkatkan risiko Anda terkena kanker payudara.

3. Kendalikan berat badan

Kelebihan berat badan atau obesitas meningkatkan risiko kanker payudara. Ini terutama benar jika obesitas terjadi di kemudian hari, terutama setelah menopause.

Baca juga: Mengenal Kanker Payudara Menurut Pandangan Ahli Onkologi

 

4. Aktif secara fisik

Aktivitas fisik dapat membantu Anda mempertahankan berat badan yang sehat, yang membantu mencegah kanker payudara.

Kebanyakan orang dewasa yang sehat harus menargetkan setidaknya 150 menit seminggu aktivitas aerobik sedang atau 75 menit aktivitas aerobik berat setiap minggu, ditambah latihan kekuatan setidaknya dua kali seminggu.

5. Hindari paparan radiasi dan pencemaran lingkungan

Metode pencitraan medis, seperti CT-scan menggunakan radiasi dosis tinggi. Sementara penelitian lebih lanjut diperlukan, beberapa penelitian telah menunjukkan hubungan antara kanker payudara dan paparan radiasi kumulatif selama hidup.

Jadi, untuk mencegah kanker payudara, kurangi eksposur Anda dengan melakukan tes seperti itu hanya jika benar-benar diperlukan.

 

6. Menyusui

Bagi seorang ibu, menyusui mungkin memainkan peran dalam pencegahan kanker payudara. Semakin lama Anda menyusui, semakin besar efek perlindungannya.

7. Batasi dosis dan durasi terapi hormon

Terapi hormon kombinasi selama lebih dari tiga sampai lima tahun meningkatkan risiko kanker payudara.

Jika Anda menggunakan terapi hormon untuk gejala menopause, tanyakan kepada dokter tentang pilihan lain.

Anda mungkin dapat mengelola gejala Anda dengan terapi dan pengobatan nonhormonal.

Jika Anda memutuskan bahwa manfaat terapi hormon jangka pendek lebih besar daripada risikonya, gunakan dosis terendah yang sesuai untuk Anda dan terus minta dokter memantau lamanya waktu Anda mengonsumsi hormon.

Baca juga: 10 Cara Mencegah Kanker Payudara yang Baik Dilakukan

 

8. Makan makanan yang sehat

Makan makanan yang sehat dapat menurunkan risiko beberapa jenis kanker, diabetes, penyakit jantung, dan stroke. Misalnya, wanita yang mengonsumsi makanan Mediterania yang dilengkapi dengan minyak zaitun extra-virgin dan kacang-kacangan campuran mungkin memiliki penurunan risiko kanker payudara.

Diet Mediterania sebagian besar berfokus pada makanan nabati, seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian, polong-polongan, dan kacang-kacangan.

Orang yang mengikuti diet Mediterania memilih lemak sehat, seperti minyak zaitun, dan lebih memilih makan ikan daripada daging merah.

Menjaga berat badan yang sehat juga merupakan faktor kunci dalam pencegahan kanker payudara.

9. Pemilihan kontrasepsi yang tepat

Ada beberapa bukti mengungkap bahwa kontrasepsi hormonal seperti penggunaan pil KB dan IUD yang melepaskan hormon, dapat meningkatkan risiko kanker payudara.

Tapi perlu diingat, risikonya tergolong sangat kecil dan berkurang setelah Anda berhenti menggunakan kontrasepsi hormonal.

Langkah terbaik adalah jangan ragu untuk mendiskusikan pilihan kontrasepsi yang tepat bagi Anda dengan dokter.

Sumber: Kompas.com (Penulis: Irawan Sapto Adhi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terpopuler

komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.