Pembelian Newcastle dan Tudingan Arab Saudi "Cuci Diri" lewat Olahraga

Kompas.com - 10/10/2021, 10:47 WIB
Suporter merayakan saat Newcastle United dibeli oleh PIF (Public Investment Fund), konsorsium Arab Saudi. Newcastle dibeli PIF pada Kamis (7/10/2021), di tengah isu pelanggaran HAM oleh Pangeran Mohammed bin Salman yang mengetuai badan tersebut. AP PHOTO/SCOTT HEPPELLSuporter merayakan saat Newcastle United dibeli oleh PIF (Public Investment Fund), konsorsium Arab Saudi. Newcastle dibeli PIF pada Kamis (7/10/2021), di tengah isu pelanggaran HAM oleh Pangeran Mohammed bin Salman yang mengetuai badan tersebut.
Penulis Farid Assifa
|

KOMPAS.com - Salah satu klub sepak bola bergengsi Liga Primer Inggris, Newcastle, resmi diambilalih konsorsium Arab Saudi senilai 305 juta pound sterling atau Rp 5,9 triliun.

Namun kesepakatan itu menuai kontroversi besar. Sebab, Arab Saudi dituduh berusaha mengalihkan perhatian dari catatan buruk hak asasi manusia.

Negara kerjaan itu dituding berusaha untuk membersihkan diri melalui olahraga. Sebab, negara itu memiliki catatan buruk dalam hak asasi manusia.

Beberapa catatan buruk itu sebagaimana disampaikan Amnesty International antara lain penahanan Lina al-Hathloul karena memprotes hak perempuan untuk mengemudi.

Baca juga: Tunangan Khashoggi Mengutuk Pembelian Newcastle United oleh Konsorsium Arab Saudi

Catatan kelam lainnya adalah tudingan keterlibatan Putra Mahkota Mohammed bin Salman dalam kasus pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi meski tudingan itu dibantah Salman sendiri.

Diketahui bahwa Mohammed bin Salman adalah ketua Dana Investasi Publik (PIF) Arab Saudi, yang membiayai konsorsium untuk membeli Newcastle.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun demikian, konsorsium menyatakan bahwa dana pembelian Newcastle adalah terpisah dari negara.

Keraguan kritikus

Pernyataan itu diragukan sejumlah kritikus.

Greg Tomlinson, dari Newcastle United Supporters' Trust (NUST), mengatakan:

"Klub dibeli dan dijual pada tingkat tertinggi oleh miliarder dan negara berdaulat, dan kami tidak memiliki suara dalam hal itu.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.