Cara Aktifkan Kembali Penerima Bantuan Iuran BPJS Kesehatan yang Sudah Dihapus

Kompas.com - 02/10/2021, 06:29 WIB
Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini dalam salah satu kesempatan. DOK. Humas KemensosMenteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini dalam salah satu kesempatan.

KOMPAS.com -Sebanyak 9 juta data Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK) akan dihapus dari program pemerintah.

Hal ini disampaikan Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini, Aalasannya, karena berbagai persoalan mulai dari penerima meninggal hingga duplikasi data.

Kemensos melakukan pemadanan data untuk memastikan ketepatan sasaran penyaluran bantuan sosial berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Pemadanan data penerima bantuan dilakukan dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang terdaftar di Ditjen Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil).

"Sebabnya ya di antara yang saya sebutkan di atas. Ada yang meninggal, pindah segmen, data ganda, dan sebagainya," kata dia pada Senin (27/9/2021) lalu, melalui keterangan persnya di Jakarta.

Namun, jangan khawatir mengenai penghapusan data PBI-JK tersebut, pemerintah membuka kesempatan untuk 9.746.317 usulan baru untuk mencapai kuota nasional 96,8 juta.

Baca juga: Cara Mengaktifkan Kembali Penerima Bantuan Iuran BPJS Kesehatan

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Termasuk perbaikan data yang belum pada Dukcapil, migrasi dari PBI daerah, bayi baru lahir, pekerja yang setelah 6 bulan PHK belum punya pekerjaan, korban bencana dan lainnya.

"Jadi masyarakat miskin atau tidak mampu yang belum menerima bantuan tidak perlu berkecil hati. Ini kesempatan bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan bantuan dapat diusulkan melalui SIKS-NG oleh pemerintah daerah," ujarnya.

Mengutip Kompas.com, berdasarkan keterangan media sosial resmi BPJS Kesehatan, pemilik kartu Indonesia Sehat Penerima Bantuan Iuaran (KIS-PBI) atau PBI-JK bisa mengaktifkan kembali bantuan pemerintah tersebut dengan syarat layak membutuhkan layanan.

KIS-PBI Jaminan kesehatan yang telah dihapus paling lama 6 bulan sejak penetapan penghapusan dapat melakukan pengaktifan kembali.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.