Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Alasan Pisang Berubah Warna Menjadi Coklat jika Disimpan Terlalu Lama

Kompas.com - 11/06/2024, 20:45 WIB
Muhammad Zaenuddin

Penulis

KOMPAS.com - Pisang akan berubah warna menjadi coklat ketika dibiarkan terlalu lama, terutama pisang yang sudah matang.

Kondisi perubahan warna pisang dari kuning menjadi coklat ini sering kali dianggap sebagai pisang yang terlalu matang, atau bahkan pisang yang membusuk.

Pisang mentah berwarna hijau tua akan berubah menjadi kuning ketika matang, dan berakhir menjadi coklat ketika dibiarkan begitu saja untuk waktu yang lama.

Namun, apa yang menyebabkan perubahan warna ini? Simak terus penjelasan berikut.

Baca juga: Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Makan Pisang Setiap Hari?

Penyebab pisang menjadi coklat

Seperti banyak buah lainnya, pisang terus matang seiring berjalannya waktu. Pisang kuning yang Anda biarkan terlalu lama bisa semakin matang dan berubah menjadi coklat.

Saat pisang matang, mereka memproduksi dan melepaskan gas etilen, yang menyebabkan pigmen kuning pada kulit buah dan berubah menjadi coklat.

Dilansir dari laman IFL Science, buah pisang memiliki satu hormon di udara, yakni etilen, yang bekerja untuk mempercepat proses pematangan.

Meskipun beberapa buah dan sayuran hanya menyerap etilen, yang lain secara aktif memproduksinya sendiri.

Baca juga: Efek Mengonsumsi Buah Pisang bagi Penderita Asam Urat

Produsen etilen terbagi dalam dua kategori, buah klimakterik dan buah non-klimakterik. Buah klimakterik, seperti pisang, menghasilkan ledakan etilen selama proses pematangan.

Sedangkan buah non-klimakterik, seperti jeruk dan melon, berhenti memproduksi etilen saat dikeluarkan dari tanaman atau sulurnya.

Ini berarti buah klimakterik akan terus matang atau melakukan proses pematangan, meski setelah dipanen.

Menariknya, menyimpan buah klimakterik di samping buah dan sayuran non-klimakterik atau yang menyerap etilen, akan menyebabkan buah dan sayuran lainnya terus matang.

Baca juga: 5 Efek Samping Makan Pisang Terlalu Matang, Apa Saja?

Proses pisang menjadi berwarna coklat

Sejalan dengan itu, dikutip dari laman Britannica, pisang memproduksi dan bereaksi terhadap etilen, yang membantu memberi sinyal pada proses pematangan.

Buah yang belum matang akan keras, lebih asam daripada manis, dan kemungkinan besar berwarna kehijauan karena adanya klorofil.

Ketika buah bersentuhan dengan gas etilen, asam dalam buah mulai terurai, buah menjadi lebih lembut, dan pigmen klorofil hijau terpecah dan diganti—dalam kasus pisang, dengan warna kuning.

Baca juga: Benarkah Pisang Dapat Menurunkan Tekanan Darah Tinggi?

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com