Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Satu Orang Meninggal Dunia Usai Tersedot Turbin Pesawat di Bandara Amsterdam

Kompas.com - 30/05/2024, 20:30 WIB
Aditya Priyatna Darmawan,
Ahmad Naufal Dzulfaroh

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Seseorang dilaporkan meninggal dunia usai tersedot ke dalam mesin pesawat di Bandara Schiphol, Amsterdam, Belanda pada Rabu (29/5/2024).

Dikutip dari ABC News, pesawat dengan nomor penerbangan KL1341 itu sedang berjalan menuju landasan pacu untuk melakukan penerbangan ke Billund, Denmark.

Insiden tersebut pertama kali dilaporkan kepada pihak berwenang setelah pukul 15.00. Respons besar-besaran dari pekerja layanan darurat juga langsung tiba di lokasi kejadian.

Baca juga: Kasus Kecelakaan akibat Turbulensi Pesawat Kian Meningkat karena Perubahan Iklim, Kok Bisa?

Identitas korban belum diungkapkan

Dilansir dari NL Times, pihak berwenang tidak mengungkapkan identitas orang yang tersedot mesin pesawat KLM Royal Dutch Airlines itu.

Belum diketahui juga apakah korban merupakan penumpang, pegawai, atau petugas yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Inspektorat Ketenagakerjaan Belanda mengatakan, pihaknya akan mengirim perwakilan ke tempat kejadian untuk melakukan penyelidikan.

Mereka akan mencari tahu apakah kejadian tersebut harus diklasifikasikan sebagai kecelakaan kerja atau tidak.

Kasus ini juga akan diselidiki oleh Dewan Keamanan Belanda (OVV) dengan mengutus tiga penyelidik untuk menangani pemeriksaan awal.

Menteri Infrastruktur Belanda, Mark Harbers menyampaikan bela sungkawa atas apa yang terjadi di Bandara Amsterdam itu.

"Berita buruk mengenai kecelakaan fatal hari ini di Schiphol. Saya turut berbela sungkawa kepada keluarga korban dan orang-orang yang menyaksikan kecelakaan itu," ujar Harbers.

Baca juga: Hampir Tak Ada Pesawat yang Melintasi Kutub Selatan, Ini Alasannya

Bukan pertama kali terjadi

Kasus seseorang masuk turbin mesin pesawat dan berakhir meninggal dunia seperti itu bukan kali pertama terjadi di dunia penerbangan.

Dikutip dari USA Today, seorang pria berusia 30 tahun memanjat masuk ke dalam mesin pesawat di Bandara Salt Lake City, Amerika Serikat (AS) pada Januari 2024.

Pada Juni 2023, seorang karyawan Bandara San Antonio, AS meninggal setelah tersedot ke dalam mesin.

Insiden serupa juga terjadi pada Desember 2022, ketika seorang pekerja maskapai penerbangan tersedot ke dalam mesin pesawat di Bandara Montgomery, Alabama, AS.

Maskapai Air India juga pernah mengalami hal serupa pada Desember 2015.

Saat itu, seorang teknisi Air India meninggal dunia setelah tersedot ke dalam sebuah mesin jet pesawat di Bandara Mumbai, India.

Peristiwa itu terjadi ketika kopilot penerbangan Air India AI 619 keliru memahami sinyal dan justru menyalakan mesin pesawatnya.

Baca juga: Kisah Petugas Kebersihan Pesawat Jadi Pilot di Nigeria, Penantian 24 Tahun Terwujud

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

Kesaksian Warga Palestina yang Diikat di Kap Mobil dan Dijadikan Tameng oleh Tentara Israel

Kesaksian Warga Palestina yang Diikat di Kap Mobil dan Dijadikan Tameng oleh Tentara Israel

Tren
Ethiopia Selangkah Lagi Miliki Proyek Bendungan PLTA Terbesar di Afrika

Ethiopia Selangkah Lagi Miliki Proyek Bendungan PLTA Terbesar di Afrika

Tren
Jet Tempur Israel Serang Klinik di Gaza, Runtuhkan Salah Satu Pilar Kesehatan Palestina

Jet Tempur Israel Serang Klinik di Gaza, Runtuhkan Salah Satu Pilar Kesehatan Palestina

Tren
Sama-sama Baik untuk Pencernaan, Apa Beda Prebiotik dan Probiotik?

Sama-sama Baik untuk Pencernaan, Apa Beda Prebiotik dan Probiotik?

Tren
Dilirik Korsel, Bagaimana Nasib Timnas Indonesia jika Ditinggal STY?

Dilirik Korsel, Bagaimana Nasib Timnas Indonesia jika Ditinggal STY?

Tren
Ramai soal Siswi SMAN 8 Medan Tak Naik Kelas, Ini Penjelasan Polisi, Kepsek, dan Disdik

Ramai soal Siswi SMAN 8 Medan Tak Naik Kelas, Ini Penjelasan Polisi, Kepsek, dan Disdik

Tren
Perang Balon Berlanjut, Kini Korut Kirimkan Hello Kitty dan Cacing ke Korsel

Perang Balon Berlanjut, Kini Korut Kirimkan Hello Kitty dan Cacing ke Korsel

Tren
Perjalanan Kasus Karen Agustiawan, Eks Dirut Pertamina yang Rugikan Negara Rp 1,8 T

Perjalanan Kasus Karen Agustiawan, Eks Dirut Pertamina yang Rugikan Negara Rp 1,8 T

Tren
Ini Kronologi dan Motif Anak Bunuh Ayah Kandung di Jakarta Timur

Ini Kronologi dan Motif Anak Bunuh Ayah Kandung di Jakarta Timur

Tren
Pasangan Haji Meninggal Dunia, Jalan Kaki Berjam-jam di Cuaca Panas dan Sempat Hilang

Pasangan Haji Meninggal Dunia, Jalan Kaki Berjam-jam di Cuaca Panas dan Sempat Hilang

Tren
Kata Media Asing soal PDN Diserang 'Ransomware', Soroti Lemahnya Perlindungan Siber Pemerintah Indonesia

Kata Media Asing soal PDN Diserang "Ransomware", Soroti Lemahnya Perlindungan Siber Pemerintah Indonesia

Tren
Populasi Thailand Turun Imbas Resesi Seks, Warga Pilih Adopsi Kucing

Populasi Thailand Turun Imbas Resesi Seks, Warga Pilih Adopsi Kucing

Tren
Kisah Nenek Berusia 105 Tahun Raih Gelar Master dari Stanford, Kuliah sejak Perang Dunia II

Kisah Nenek Berusia 105 Tahun Raih Gelar Master dari Stanford, Kuliah sejak Perang Dunia II

Tren
Kronologi dan Kejanggalan Kematian Afif Maulana Menurut LBH Padang

Kronologi dan Kejanggalan Kematian Afif Maulana Menurut LBH Padang

Tren
7 Fakta Konser di Tangerang Membara, Vendor Rugi Rp 600 Juta, Ketua Panitia Diburu Polisi

7 Fakta Konser di Tangerang Membara, Vendor Rugi Rp 600 Juta, Ketua Panitia Diburu Polisi

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com