Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Simulasi Hitungan Gaji Rp 2,5 Juta Setelah Dipotong Iuran Wajib Termasuk Tapera

Kompas.com - 29/05/2024, 20:00 WIB
Alinda Hardiantoro,
Mahardini Nur Afifah

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Gaji pekerja di Indonesia bakal dikenakan potongan sejumlah iuran wajib setiap bulannya.

Setidaknya ada lima potongan iuran wajib yang harus dibayarkan, di antaranya pajak penghasilan (PPh 21), BPJS Kesehatan, Jaminan Hari Tua (JHT) BPJS Ketenagakerjaan, dan Jaminan Pensiun BPJS Ketenagakerjaan.

Terbaru, pemerintah mewajibkan iuran Tapera (Tabungan Perumahan Rakyat) yang dibayarkan melalui pemotongan gaji sebesar 2,5 persen.

Lantas, bagaimana simulasi hitungan gaji Rp 2,5 juta per bulan setelah dipotong beberapa iuran wajib?

Baca juga: Gaji Karyawan Dipotong 3 Persen Dana Tapera, Berlaku Mulai Kapan?

Daftar potongan iuran wajib bagi pekerja 

Sebelum mengetahui simulasi hitungan gaji yang diterima, pekerja sebaiknya mengetahui daftar potongan dari iuran wajib yang ditetapkan negara. Berikut perinciannya:

1. Pajak Penghasilan (PPh 21)

Menurut DJPB Kementerian Keuangan, PPh 21 adalah pemotongan penghasilan yang dibayarkan kepada orang pribadi sehubungan dengan pekerjaan, jabatan, jasa, dan kegiatan, yang diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan.

Besaran iuran PPh 21 bervariasi untuk tiap pekerja, mulai dari 15-35 persen per bulan.

Semakin besar gaji yang didapatkan, maka akan semakin tinggi PPh 21 yang harus ditanggung.

Namun, mengacu pada UU Nomor 35 Tahun 2008, PPh 21 hanya dikenakan pada pekerja dengan gaji minimal Rp 4,5 juta per bulan atau di atas Rp 54 juta per tahun.

Artinya, jika pekerja memiliki gaji Rp 2,5 juta, maka gaji yang diterima tidak akan dipotong PPh 21.

Baca juga: Besaran dan Jadwal Pencairan Gaji Ke-13 Tahun 2024

2. BPJS Kesehatan

Iuran wajib BPJS Kesehatan adalah iuran yang diberikan untuk jaminan sosial kesehatan kepada seluruh masyarakat Indonesia.

Dalam pelaksanaannya, BPJS Kesehatan akan memotong 5 persen gaji per bulannya dengan rincian 4 persen dibayar oleh perusahaan, dan 1 persen dibebankan kepada peserta.

Untuk keluarga yang BPJS Kesehatan-nya turut ditanggung pekerja, potongan yang diberikan ditambahkan 1 persen dari gaji per orang per bulan.

3. JHT BPJS Ketenagakerjaan

Iuran wajib JHT BPJS Ketenagakerjaan adalah sebesar 5,7 persen dari gaji.

Potongan tersebut akan dibayarkan perusahaan sebesar 3,7 persen, sedangkan pekerja menanggung 2 persen.

Baca juga: Daftar 8 Potongan Gaji Buruh, Terbaru Akan Ada Tapera 3 Persen

Halaman:

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com