Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Daftar 146 Negara yang Mengakui Palestina dari Masa ke Masa

Kompas.com - 29/05/2024, 16:30 WIB
Alinda Hardiantoro,
Mahardini Nur Afifah

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Spanyol, Irlandia, dan Norwegia secara resmi mengakui negara Palestina pada Selasa (28/5/2024).

Dilansir dari BBC, ketiga negara tersebut mengakui Palestina atas dasar perbatasan yang ditetapkan sebelum perang pada 1967 dengan Yerusalem.

Bendera Palestina dikibarkan di atas parlemen Irlandia beberapa saat sebelum pengakuan tersebut.

Sementara itu, Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez menyatakan, pengakuan negaranya terhadap Palestina bukan soal keadilan sejarah semata, tetapi juga syarat penting untuk mencapai perdamaian.

Pengakuan Spanyol, Irlandia, dan Norwegia menambah daftar panjang negara-negara yang mengakui Palestina.

Lantas, mana saja negara yang sudah dan belum mengakui Palestina?

Baca juga: Ramai soal All Eyes on Rafah di Media Sosial? Apa Artinya?

Baca juga: 146 Negara yang Mengakui Palestina sebagai Negara

 

Daftar negara yang mengakui Palestina dari masa ke masa

Sejak 1988, sejumlah negara telah mengakui Palestina. Hingga 2024, total ada 146 negara yang memproklamirkan deklarasi kemerdekaan Palestina.

Dikutip dari Al Jazeera, berikut daftar negara di dunia yang sudah mengakui Palestina:

1988

Aljazair, Bahrain, Indonesia, Irak, Kuwait, Libya, Malaysia, Mauritania, Maroko, Somalia, Tunisia, Turki, Yaman, Afghanistan, Bangladesh, Kuba, Jordania, Madagaskar, Malta, Nikaragua, Pakistan, Qatar, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Serbia, Zambia, Albania, Brunei, Djibouti, Mauritius, Sudan, Siprus, Ceko, Slowakia, Mesir, Gambia, India, Nigeria, Seychelles, Sri Lanka, Namibia, Rusia, Belarus, Ukraina, Vietnam, China, Burkina Faso, Komoro, Guinea, Guinea-Bissau, Kamboja, Mali, Mongolia, Senegal, Hongaria, Cape Verde, Korea Utara, Niger, Romania, Tanzania, Bulgaria, Maladewa, Ghana, Togo, Zimbabwe, Chad, Laos, Sierra Leone, Uganda, Kongo, Angola, Mozambik, Sao Tome-Principe, Gabon, Oman, Polandia, Demokratik Kongo, Botswana, Nepal, Burundi, Afrika Tengah, Bhutan, Sahara Barat.

1989

Rwanda, Ethiopia, Iran, Benin, Kenya, Guinea-Ekuatorial, Vanuatu, Filippina.

1991

Eswatini.

1992

Kazakhstan, Azerbaijan, Turkmenistan, Georgia, Bosnia-Herzegovina.

1994

Tajikistan, Uzbekistan, Papua Nugini.

1995

Afrika Selatan, Kirgistan.

1998

Malawi.

Halaman Berikutnya
Halaman:

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com