Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kelompok Pekerja yang Gajinya Dipotong 2,5 Persen untuk Tapera, Siapa Saja?

Kompas.com - 29/05/2024, 08:00 WIB
Aditya Priyatna Darmawan,
Ahmad Naufal Dzulfaroh

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru saja menerbitkan aturan baru mengenai iuran Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) pada 20 Mei 2024.

Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2024 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2024.

Tapera adalah dana simpanan yang disetorkan secara rutin dalam jangka panjang untuk pembiayaan perumahan yang layak dan terjangkau bagi para pekerja.

Iuran Tapera ini akan dibayarkan oleh sejumlah kelompok pekerja melalui pemotongan gajinya.

Lantas, siapa saja kelompok pekerja yang gajinya dipotong untuk iuran Tapera?

Baca juga: Batas Usia Pensiun Karyawan Swasta untuk Hitung Uang Pesangon Pensiunan

Golongan pekerja yang gajinya dipotong untuk Tapera

Mengacu pada PP Nomor 21 Tahun 2024, peserta dana Tapera adalah setiap pekerja dan pekerja mandiri yang berusia minimal 20 tahun atau sudah kawin pada saat mendaftar.

Lebih rinci, berikut golongan pekerja yang gajinya dipotong untuk Tapera:

  • Pekerja yang menerima Gaji atau Upah yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dan anggaran pendapatan dan belanja daerah diatur oleh menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang keuangan dengan berkoordinasi dengan menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pendayagunaan aparatur negara
  • Pekerja/buruh badan usaha milik negara, badan usaha milik daerah, badan usaha milik desa, dan badan usaha milik swasta diatur oleh menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang ketenagakerjaan
  • Pekerja sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 huruf j diatur oleh menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang ketenagakerjaan
  • Pekerja mandiri diatur oleh BP Tapera.

Pasal 7 huruf j PP Nomor 25 Tahun 2020 menyebutkan, iuran Tapera juga berlaku untuk pekerja yang menerima gaji atau upah selain yang sudah disebutkan di atas.

Sementara pekerja mandiri adalah setiap warga negara Indonesia yang bekerja dengan tidak bergantung pada pemberi kerja untuk mendapatkan Penghasilan.

Baca juga: Berapa Lama Waktu Ideal Karyawan Bisa Pindah Bekerja?

Manfaat dana Tapera

Dilansir dari Kompas.com, Selasa (28/5/2024), dana Tapera hanya dapat dimanfaatkan untuk pembiayaan perumahan.

Jika tidak digunakan untuk pembiayaan perumahan, dapat dikembalikan pokok simpanan sekaligus hasil pemupukannya setelah kepesertaan berakhir.

Untuk pembiayaan perumahan, terdapat tiga program yang dapat dimanfaatkan peserta Tapera yang termasuk dalam kategori Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), meliputi:

  • Kredit Pemilikan Rumah (KPR): uang muka 0 persen, suku bunga 5 persen, cicilan tetap sampai lunas, dan tenor sampai 30 tahun
  • Kredit Bangun Rumah (KBR): suku bunga 5 persen, cicilan tetap sampai lunas, tenor maksimal 15 tahun, dan limit kredit maksimal Rp 120 juta (wilayah selain Papua dan Papua Barat) atau Rp 150 juta (khusus Papua dan Papua Barat)
  • Kredit Renovasi Rumah (KRR): suku bunga 5 persen, cicilan tetap sampai lunas, tenor maksimal 5 tahun, dan limit kredit maksimal Rp 60 juta (wilayah selain Papua dan Papua Barat) atau Rp 75 juta (khusus Papua dan Papua Barat).

Baca juga: Gaji Karyawan Dipotong 3 Persen Dana Tapera, Berlaku Mulai Kapan?

Adapun persyaratan bagi peserta Tapera untuk memanfaatkan pembiayaan perumahan yaitu:

  • Termasuk kategori MBR alias berpenghasilan kurang dari Rp 8 juta (wilayah selain Papua dan Papua Barat), atau kurang dari Rp 10 juta (khusus Papua dan Papua Barat)
  • Masa kepesertaan maksimal 12 bulan
  • Belum memiliki rumah untuk KPR dan KBR, serta perbaikan rumah pertama untuk KRR.

Namun, terdapat ukuran prioritas bagi peserta yang akan memanfaatkan pembiayaan perumahan melalui beberapa kriteria, yakni:

  • Lama masa kepesertaan
  • Kelancaran membayar simpanan
  • Kemendesakan kepemilikan rumah (jumlah anggota keluarga, penghasilan terendah, lama menunggu pembiayaan, dan usia)
  • Ketersediaan dana.

Baca juga: Karyawan Kontrak tapi Dikenai Probation, Apakah Diperbolehkan?

Mekanisme iuran Tapera

Besaran potongan dana Tapera adalah 3 persen dari gaji bulanan, dengan pembagian 0,5 persen dibayarkan oleh pemberi kerja dan 2,5 persen dibayarkan oleh pekerja.

Halaman:

Terkini Lainnya

Promo Masuk Ancol Rp 150.000 untuk Semua Wahana pada 22 Juni 2024, Bisa Nonton Konser Dewa

Promo Masuk Ancol Rp 150.000 untuk Semua Wahana pada 22 Juni 2024, Bisa Nonton Konser Dewa

Tren
Penjelasan KAI Services soal Makanan Kedaluwarsa Dijual di Gerbong Kereta

Penjelasan KAI Services soal Makanan Kedaluwarsa Dijual di Gerbong Kereta

Tren
Ikan Mola-mola Raksasa Terdampar di Pantai AS, Spesies Mola Terbesar yang Pernah Ditemukan

Ikan Mola-mola Raksasa Terdampar di Pantai AS, Spesies Mola Terbesar yang Pernah Ditemukan

Tren
Jadwal Kepulangan Jamaah Haji Indonesia 2024, Lengkap dari Aceh Sampai Makassar

Jadwal Kepulangan Jamaah Haji Indonesia 2024, Lengkap dari Aceh Sampai Makassar

Tren
Hari Tanpa Bayangan Terjadi 21 Juni 2024, Apa Dampaknya?

Hari Tanpa Bayangan Terjadi 21 Juni 2024, Apa Dampaknya?

Tren
Apa Itu Beasiswa LPDP? Berikut Sejarah dan Beberapa Programnya

Apa Itu Beasiswa LPDP? Berikut Sejarah dan Beberapa Programnya

Tren
4 Kelompok Orang yang Tak Dianjurkan Makan Pisang, Siapa Saja?

4 Kelompok Orang yang Tak Dianjurkan Makan Pisang, Siapa Saja?

Tren
Daftar PTS Penerima KIP Kuliah 2024, Bisa Kuliah Gratis dan Dapat Uang Saku

Daftar PTS Penerima KIP Kuliah 2024, Bisa Kuliah Gratis dan Dapat Uang Saku

Tren
Kisah Naufal, Peserta SNBT Tunarungu yang Diminta Lepas Alat Bantu Dengar dan Berakhir Gagal

Kisah Naufal, Peserta SNBT Tunarungu yang Diminta Lepas Alat Bantu Dengar dan Berakhir Gagal

Tren
15 Anggota Polrestabes Medan Buron Kasus Perampokan, Ini Kronologi dan Daftar Namanya

15 Anggota Polrestabes Medan Buron Kasus Perampokan, Ini Kronologi dan Daftar Namanya

Tren
Tawarkan Kursi Cawagub Jakarta untuk PKS, Koalisi Prabowo Disebut Ingin Hentikan Langkah Anies

Tawarkan Kursi Cawagub Jakarta untuk PKS, Koalisi Prabowo Disebut Ingin Hentikan Langkah Anies

Tren
Pendaftaran LPDP 2024 Tahap 2 Dibuka Hari Ini, Simak Link, Syarat, dan Cara Daftarnya

Pendaftaran LPDP 2024 Tahap 2 Dibuka Hari Ini, Simak Link, Syarat, dan Cara Daftarnya

Tren
Klasemen Sementara Euro 2024 Setelah Putaran Pertama Babak Penyisihan Grup

Klasemen Sementara Euro 2024 Setelah Putaran Pertama Babak Penyisihan Grup

Tren
Ragam Tempat Suci di Mekkah-Madinah yang Bisa Dijelajahi Jemaah Haji dan Umrah

Ragam Tempat Suci di Mekkah-Madinah yang Bisa Dijelajahi Jemaah Haji dan Umrah

Tren
Asal-usul Penamaan Hari Tasyrik dan Amalan yang Dianjurkan

Asal-usul Penamaan Hari Tasyrik dan Amalan yang Dianjurkan

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com