Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

13 Wilayah Indonesia yang Memasuki Awal Musim Kemarau pada Juni 2024

Kompas.com - 29/05/2024, 07:00 WIB
Laksmi Pradipta Amaranggana,
Inten Esti Pratiwi

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan sejumlah wilayah di Indonesia akan memasuki awal musim kemarau pada Juni 2024.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam konferensi pers pada Selasa (28/5/2024).

Dwikorita mengatakan, pada dasarian II Mei 2024, sebanyak 19 persen wilayah Indonesia sudah memasuki musim kemarau.

Berdasarkan analisis curah hujan dan sifat hujan menunjukkan bahwa kondisi kering sudah memasuki wilayah Indonesia, khususnya di bagian selatan garis khatulistiwa.

Meskipun demikian, musim kemarau yang mulai memasuki wilayah Indonesia bukanlah dampak dari El Nino.

“Pada dasarian II Mei 2024, El Nino-Southern Oscillation (ENSO) sebesar +0,218 atau dalam kondisi netral, yang artinya sudah tidak ada El Nino,” kata Dwikorita.

Musim kemarau 2024 berkaitan dengan adanya hari tanpa hujan yang terjadi di wilayah Indonesia.

Baca juga: Musim Kemarau 2024 di Yogyakarta Disebut Lebih Panas dari Tahun Sebelumnya, Ini Kata BMKG


Wilayah yang masuk awal musim kemarau Juni 2024

Lebih lanjut, Dwikorita memaparkan beberapa daerah yang diprediksi mulai memasuki awal musim kemarau pada Juni 2024. Berikut wilayahnya.

  1. Sebagian besar Pulau Sumatera
  2. Banten
  3. Sebagian DKI Jakarta
  4. Sebagian besar Jawa Barat
  5. Sebagian Kalimantan Timur
  6. Sebagian Kalimantan Barat
  7. Sebagian Kalimantan Selatan
  8. Sebagian Sulawesi Selatan
  9. Sebagian kecil Gorontalo
  10. Sebagian Sulawesi Tenggara
  11. Sebagian Maluku bagian Kepulauan Aru dan Tanimbar
  12. Papua
  13. Papua Selatan.

Baca juga: Mengapa Suhu Dingin Justru Datang Saat Kemarau? Ini Penjelasan BMKG

Wilayah yang masuk awal musim kemarau Juli-Agustus 2024

Pada Juli hingga Agustus 2024, terdapat beberapa wilayah yang mulai masuk awal musim kemarau. Berikut daftarnya.

Juli 2024

  • Sebagian kecil Aceh
  • Sebagian kecil Sumatera Utara
  • Sebagian kecil Riau dan Kepulauan Riau
  • Sebagian kecil Sumatera Selatan
  • Sebagian Bangka Belitung
  • Sebagian Kalimantan Tengah
  • Sebagian Kalimantan Timur
  • Sebagian Kalimantan Selatan
  • Sebagian Sulawesi Selatan
  • Sulawesi Tenggara
  • Sebagian kecil Sulawesi Barat
  • Sebagian kecil Sulawesi Tengah
  • Sebagian Gorontalo
  • Sebagian Sulawesi Utara
  • Sebagian kecil Maluku
  • Sebagian Papua Barat.

Agustus 2024

  • Sebagian besar Pulau Kalimantan
  • Sebagian besar Pulau Sulawesi
  • Maluku
  • Maluku Utara.

Baca juga: Memasuki Kemarau, Ini Wilayah yang Masih Alami Musim Hujan Mei 2024

Imbuan BMKG

Lebih lanjut, Dwikorita memberikan imbauan kepada beberapa daerah di Indonesia yang akan memasuki awal musim kemarau 2024.

Pemerintah dapat menerapkan teknologi modifikasi cuaca (TMC) untuk mengisi waduk-waduk di daerah yang berpotensi mengalami kondisi kering saat musim kemarau.

TMC juga dapat dilakukan untuk membasahi dan menaikkan muka air tanah pada daerah yang rawan mengalami kebakaran lahan dan hutan, maupun pada lahan gambut.

Daerah yang masih mengalami hujan atau transisi dari musim hujan ke musim kemarau disarankan untuk segera mengoptimalkan upaya memanen air hujan.

Untuk memanen air hujan, ada beberapa cara yang dapat dilakukan, yaitu dengan menggunakan tandon, mengisi embung, kolam retensi, sumur resapan, dan sebagainya.

Upaya tersebut dilakukan sebagai mitigasi atau pencegahan dari dampak musim kemarau yang akan segera terjadi di Indonesia.

Selain itu, Dwikorita menyarankan agar masyarakat menyesuaikan pola dan waktu tanam untuk iklim kering pada wilayah yang terdampak.

Masyarakat juga dapat memonitor perkembangan informasi cuaca dan iklim dari BMKG melalui berbagai kanal informasi.

Baca juga: Indonesia Mulai Memasuki Musim Kemarau, Kapan Puncaknya?

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

5 Perilaku Aneh yang Umum Dilakukan Anjing Peliharaan dan Alasannya

5 Perilaku Aneh yang Umum Dilakukan Anjing Peliharaan dan Alasannya

Tren
28 Wilayah DIY Berpotensi Kekeringan 21-30 Juni 2024, Mana Saja?

28 Wilayah DIY Berpotensi Kekeringan 21-30 Juni 2024, Mana Saja?

Tren
Viral, Video Pengunjung Beri Makan Kuda Nil Sampah Plastik, Taman Safari Bogor: Sedang Dicari Identitasnya

Viral, Video Pengunjung Beri Makan Kuda Nil Sampah Plastik, Taman Safari Bogor: Sedang Dicari Identitasnya

Tren
Profil 10 Stadion yang Menggelar Pertandingan Euro 2024 Jerman

Profil 10 Stadion yang Menggelar Pertandingan Euro 2024 Jerman

Tren
'Wine' Tertua di Dunia yang Ditemukan di Spanyol Mengandung Abu Kremasi Manusia

"Wine" Tertua di Dunia yang Ditemukan di Spanyol Mengandung Abu Kremasi Manusia

Tren
5 Hewan yang Melakukan Kanibalisme Seksual dengan Memakan Pasangannya Sendiri

5 Hewan yang Melakukan Kanibalisme Seksual dengan Memakan Pasangannya Sendiri

Tren
Mengenal Pohon 'Penghasil' Madu Hutan yang Menjulang hingga 88 Meter

Mengenal Pohon "Penghasil" Madu Hutan yang Menjulang hingga 88 Meter

Tren
Harga Tiket Masuk Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko di Libur Sekolah 2024

Harga Tiket Masuk Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko di Libur Sekolah 2024

Tren
Apa Efek Samping Obat Asam Lambung Golongan PPI seperti Lansoprazole dan Omeprazole?

Apa Efek Samping Obat Asam Lambung Golongan PPI seperti Lansoprazole dan Omeprazole?

Tren
NASA Akan Kirim Bintang Palsu ke Orbit Bumi, untuk Menyaingi Matahari?

NASA Akan Kirim Bintang Palsu ke Orbit Bumi, untuk Menyaingi Matahari?

Tren
Gelombang Panas Serang Sejumah Negara, Bagaimana dengan Indonesia?

Gelombang Panas Serang Sejumah Negara, Bagaimana dengan Indonesia?

Tren
Kapan Tiket Konser Bruno Mars Bisa Dibeli? Ini Perkiraan Harga dan Cara Belinya

Kapan Tiket Konser Bruno Mars Bisa Dibeli? Ini Perkiraan Harga dan Cara Belinya

Tren
Warganet Mengeluh Kedinginan di Pagi Hari pada Musim Kemarau, BMKG Jelaskan Penyebabnya

Warganet Mengeluh Kedinginan di Pagi Hari pada Musim Kemarau, BMKG Jelaskan Penyebabnya

Tren
10 Suplemen yang Bisa Dikonsumsi untuk Memperpanjang Umur

10 Suplemen yang Bisa Dikonsumsi untuk Memperpanjang Umur

Tren
Siap-siap, KAI Buka Lowongan 23-25 Juni 2024, Lulusan SMA Bisa Daftar

Siap-siap, KAI Buka Lowongan 23-25 Juni 2024, Lulusan SMA Bisa Daftar

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com