Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jaga Kesehatan, Jemaah Haji Diimbau Umrah Wajib Pukul 22.00 atau 09.00

Kompas.com - 28/05/2024, 21:15 WIB
Khairina,
Ahmad Naufal Dzulfaroh

Tim Redaksi

MEKKAH,KOMPAS.com - Jemaah haji diimbau melaksanakan umrah wajib pada pukul 22.00 Waktu Arab Saudi (WAS) atau 09.00 WAS.

Imbauan ini dilakukan untuk menjaga kesehatan jemaah dan menghindari kepadatan di Masjidil Haram.

“Kami mengimbau, bagi jemaah haji tiba di hotel Makkah pada pukul 06.00 – 17.00 WAS untuk dapat melaksanakan umrah wajib pada pukul 22.00 WAS,” ungkap Kepala Daerah Kerja (Daker) Madinah Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Khalilurrahman di Makkah, Senin (27/5/2024), seperti dilaporkan jurnalis Kompas.com anggota Media Centre Haji (MCH) 2024 Khairina.

Baca juga: Kemenag Sebut Hampir 40 Persen Penerbangan Haji Garuda Terlambat

Sementara bagi jemaah yang tiba di hotel Mekkah pada pukul 18.00 – 05.00 WAS, disarankan melaksanakan umrah wajib pada pukul 09.00 WAS.

“Imbauan ini sekali lagi kami sampaikan dalam rangka menjaga kesehatan jemaah dan menghindari kepadatan di Masjidil Haram,” jelas Khalil.

Dengan pengaturan jadwal tersebut, diharapkan jemaah juga punya cukup waktu untuk beristirahat sebelum melaksanakan umrah wajib.

“Paling tidak ada jeda minimal 4 sampai 5 jam setelah jemaah tiba untuk beristirahat terlebih dahulu. Tidak perlu buru-buru melakukan umrah wajib setibanya di Mekkah, tapi pastikan kondisi tubuh sudah fit dan siap melaksanakan ibadah tersebut,” ujar Khalil.

Baca juga: 2 Calon Jemaah Haji Asal Papua Batal Berangkat Ke Tanah Suci

Pemilihan jam tersebut juga bertujuan menghindarkan jemaah dari kondisi cuaca terik yang kerap melanda Mekkah.

“Cuaca di Kota Mekkah saat siang hari bahkan dalam beberapa hari ini bisa menembus suhu 42 sampai 43 derajat celcius," ujarnya.

"Ini cukup ekstrim jika dibandingkan cuaca sehari-hari di Indonesia. Bahkan, nanti saat puncak masa haji diperkirakan akan menembus 50 derajat celcius,” sambungnya.

Khalil berharap agar imbauan ini dapat dijadikan pedoman bagi seluruh petugas maupun jemaah haji Indonesia.

“Untuk petugas kloter dan petugas sektor, saya minta bantu untuk mengawasi agar imbauan ini dapat dipatuhi. Harap diingat, keselamatan jemaah menjadi prioritas kita bersama,” kata dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com