Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Benarkah Pegawai Kontrak yang Resign Dapat Uang Kompensasi?

Kompas.com - 28/05/2024, 18:00 WIB
Alicia Diahwahyuningtyas,
Rizal Setyo Nugroho

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pegawai kontrak atau Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) yang mengundurkan diri atau resign, berhak mendapatkan uang kompensasi dari perusahaan.

PKWT adalah perjanjian kerja antara pekerja/buruh dengan pengusaha untuk mengadakan hubungan kerja dalam kurun waktu tertentu.

"Ya benar, bagi karyawan kontrak yang resign atau mengundurkan diri, tetap berhak atas uang kompensasi," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) Anwar Sanusi kepada Kompas.com,Selasa (23/5/2024).

Menurut Anwar, ketentuan tersebut telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2021 tentang Perjanjian Kerja Waktu Tertentu, Alih Daya, Waktu Kerja, Hubungan Kerja dan Waktu Istirahat, dan Pemutusan Hubungan Kerja.

Lantas, berapa besaran uang kompensasi yang diterima pegawai PKWT yang mengundurkan diri dari pekerjaannya?

Baca juga: Ramai Twit Pekerja PKWT 1 Tahun Diputus Kontrak Setelah Jalan 6 Bulan hingga Berujung Tidak Bisa Klaim Kompensasi, Ini Kata Kemnaker


Besaran uang kompensasi yang diterima PKWT

Anwar menjelaskan, sesuai dengan Pasal 17 PP Nomor 35 Tahun 2021, besaran uang kompensasi yang diberikan disesuaikan dengan lamanya masa kerja pegawai PKWT di perusahaannya.

"Pengusaha wajib memberikan uang kompensasi yang besarnya dihitung berdasarkan jangka waktu PKWT yang telah dilaksanakan oleh pekerja/buruh," tulis Pasal 17.

Meski demikian, uang kompensasi hanya akan didapatkan apabila pekerja PKWT bekerja dalam kurun waktu minimal satu bulan secara terus menerus.

Untuk pekerja yang mengundurkan diri sebelum satu bulan, maka yang bersangkutan tidak berhak menerima uang kompensasi.

Selain itu, berdasarkan Pasal 16 ayat (1) PP Nomor 35 Tahun 2021, pengaturan besaran uang kompensasi diberikan dalam hitungan sebagai berikut:

a. PKWT selama 12 (dua belas) bulan secara terus menerus, diberikan sebesar 1 (satu) bulan upah.

b. PKWT selama 1 (satu) bulan atau lebih tetapi kurang dari 12 (dwa belas) bulan, dihitung secara proporsional dengan perhitungan:

  • Masa kerja x 1 (satu) bulan upah dibagi 12 bulan

c. PKWT selama lebih dari 12 (dua belas) bulan, dihitung secara proporsional dengan perhitungan:

  • Masa keria x 1 (satu) bulan upah dibagi 12 bulan

Selanjutnya, upah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) yang digunakan sebagai dasar perhitungan pembayaran uang kompensasi terdiri atas upah pokok dan tunjangan tetap.

Baca juga: Ketentuan PKWT dalam Perppu Cipta Kerja yang Ditolak Buruh

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com