Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

17 Aturan Aneh yang Ada di Korea Utara, Melanggar Bisa Dihukum Mati

Kompas.com - 28/05/2024, 11:00 WIB
Alicia Diahwahyuningtyas,
Rizal Setyo Nugroho

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Korea Utara menjadi salah satu negara tertutup dan tak jarang mengisolasi diri dari perkembangan zaman. 

Negara yang berada di bawah kepemimpinan Kim Jong Un tersebut bahkan juga memiliki sejumlah aturan ketat dan aneh yang berlaku bagi pemerintah, warga, dan wisatawan yang datang ke negara tersebut.

Beberapa aturannya bahkan tampak tak masuk akal, mulai dari larangan perempuan untuk mengemudi, dilarang menonton film berbahasa asing, hingga diberlakukannya hukuman tiga generasi untuk keluarga di sana.

Untuk lebih jelasnya, berikut beberapa aturan aneh yang diberlakukan di Korea Utara dan hukumannya bagi yang melanggar:

Baca juga: Viral, Cerita WNI di Jepang Ketika Korea Utara Tembakkan Rudal dan Alarm Peringatan Terus Berbunyi


Aturan aneh yang hanya ada di Korea Utara

Ilustrasi Kota Pyongyang di Korea Utara.Dok. Unsplash/Random Institute Ilustrasi Kota Pyongyang di Korea Utara.
1. Dilarang mendengarkan musik dan menonton film berbahasa asing

Dikutip dari Wionews, mendengarkan musik asing atau menonton film berbahasa asing dianggap sebagai tindakan kriminal di Korea Utara.

Pada 2015, Kim Jong Un mengeluarkan keputusan untuk menghapus semua kaset dan compact disc (CD) yang berisi lagu-lagu yang dilarang negara untuk menampung perbedaan pendapat.

Bagi masyarakat yang melanggar, hukumannya berbeda-beda, tergantung pada tempat asal film tersebut.

Seseorang yang menonton film Amerika dapat dieksekusi, sedangkan yang menonton film India dapat dikenakan hukuman penjara.

Selain itu, seseorang yang menyebarkan pornografi juga dapat mengakibatkan hukuman mati.

2. Dilarang melakukan panggilan telepon internasional

Korea Utara memiliki layanan telepon yang melayani sekitar 3 juta orang.

Akan tetapi, pemerintah Korea Utara melarang warganya melakukan panggilan telepon internasional atau ke luar negeri.

Di Korea Utara, melakukan panggilan internasional adalah kejahatan.

Siapa pun yang melanggar aturan tersebut akan mendapatkan hukuman. Misalnya 2007, seorang pria yang melakukan beberapa panggilan internasional dan dihukum mati.

3. Tidur saat rapat partai dihukum mati

Di Korea Utara, tertidur saat rapat partai, terutama saat Kim Jong Un memberikan pidatonya dapat menimbulkan masalah yang fatal.

Dilansir dari Times Now News, tertidur dalam rapat, saat Kim Jong Un berbicara dapat mengakibatkan hukuman mati.

Menteri Pertahanan Korea Utara Hyon Yong-chol dieksekusi pada 2015 dengan senjata anti-pesawat di depan lebih dari 100 orang karena tertidur dalam salah satu acara Kim Jong Un.

4. Hukuman tiga generasi

Salah satu aturan aneh yang juga merupakan sebuah hukuman terbesar di Korea Utara, yakni hukuman tiga generasi yang masih berlaku hingga sekarang ini.

Di mana, seluruh keluarga bisa dihukum jika satu orang melakukan bunuh diri. Jika seseorang melakukan kejahatan, tiga generasi dalam keluarganya akan dihukum.

Aturan tersebut dipercaya sudah ada sejak 1980-an yang dilakukan untuk menghilangkan "benih" perkembangan musuh.

Baca juga: Dari Iran hingga Korea Utara, Berikut Daftar 5 Negara Tertua di Dunia

Halaman:

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com