Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

UKT Tahun Ini Batal Naik, Bagaimana Mahasiswa yang Telanjur Bayar?

Kompas.com - 28/05/2024, 10:30 WIB
Alinda Hardiantoro,
Rizal Setyo Nugroho

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) membatalkan kenaikan uang kuliah tunggal (UKT) tahun ajaran 2024/2025.

Kenaikan UKT dibatalkan setelah Mendikbud Ristek, Nadiem Anwar Makarim berdiskusi dengan para rektor di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Presiden, Jakarta, Senin (27/5/2024).

"Baru saja saya bertemu dengan Bapak Presiden dan beliau menyetujui pembatalan kenaikan UKT," kata dia, dikutip dari keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Senin.

Ia memastikan tahun ini tidak ada mahasiswa yang terdampak kenaikan UKT akibat implementasi Permendikbudristek Nomor 2 Tahun 2024 tentang Standar Satuan Biaya Operasional Pendidikan Tinggi (SSBOPT) menimbulkan polemik.

Sebelumnya, sejumlah PTN menetapkan kenaikan UKT. Nominalnya terbilang cukup besar dan dinilai tidak wajar. Misalnya kenaikan dari UKT golongan empat ke golongan lima dan seterusnya dengan rata-rata mencapai lima sampai 10 persen.

Lantas, bagaimana dengan mahasiswa yang sudah telanjur membayar UKT sesuai aturan terbaru?

Baca juga: Alasan Nadiem Makarim Batalkan Kenaikan UKT Perguruan Tinggi Tahun Ini

Penjelasan Kemendikbud Ristek

Setelah kenaikan UKT dibatalkan, Nadiem mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan segera mereevaluasi ajuan UKT dari seluruh PTN di Indonesia.

Ia mengimbau kepada PTN untuk melakukan jemput bole kepada calon mahasiswa baru yang terlanjur mengundurkan diri karena terbebani UKT.

"Saya berharap, calon mahasiswa baru agar diberitahukan mengenai kebijakan terakhir pembatalan kenaikan UKT. Jika tidak jadi mengundurkan diri, perlu diterima kembali," kata Nadiem, dikutip dari keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Senin.

Ia juga mengimbau kepada PTN untuk mengembalikan kelebihan UKT yang terlanjur dibayarkan mahasiswa baru.

"Bagi mahasiswa yang sudah membayar dengan UKT yang dinaikkan, maka perlu ditindaklanjuti oleh PTN agar kelebihan pembayaran dikembalikan atau diperhitungkan pada semester selanjutnya," terang Nadiem.

Baca juga: Kemendikbud Ristek Batalkan Kenaikan UKT 2024-2025

Alasan kenaikan UKT dibatalkan

Diberitakan Kompas.com, Senin, Nadiem mengaku merasa cemas saat melihat besaran kenaikan UKT akibat implementasi Permendikbudristek Nomor 2 Tahun 2024.

Ia juga banyak mendengar aspirasi dari mahasiswa, keluarga, dan masyarakat yang turut mempersoalkan kenaikan UKT tahun ini yang dinilai memberatkan.

"Memang itu saya melihat beberapa angka-angkanya dan itu juga membuat saya pu cukup mencemaskan," kata dia.

Oleh karena itu, pada pekan lalu, Nadiem bertemu dan berdiskusi dengan para petinggi PTN guna membahas pembatalan UKT.

Berdasarkan aspirasi yang dihimpun, Nadiem akhirnya memutuskan untuk membatalkan kenaikan UKT tahun ini.

Nadiem mengaku mengajukan beberapa pendekatan untuk mengatasi kesulitan yang dihadapi mahasiswa, termasuk soal UKT.

Baca juga: Penjelasan UGM soal UKT Ujian Mandiri UGM 2024 Ada Biaya Uang Pangkal

Halaman:

Terkini Lainnya

Bocoran Susunan Satgas Judi Online yang Dikomandoi Menko Polhukam, Ada Siapa Saja?

Bocoran Susunan Satgas Judi Online yang Dikomandoi Menko Polhukam, Ada Siapa Saja?

Tren
Seorang Dokter Temukan Potongan Jari Manusia di Dalam Es Krim 'Cone'

Seorang Dokter Temukan Potongan Jari Manusia di Dalam Es Krim "Cone"

Tren
4 Kader Gerindra yang Dapat Jatah Komisaris BUMN, Siapa Saja?

4 Kader Gerindra yang Dapat Jatah Komisaris BUMN, Siapa Saja?

Tren
Apakah Karyawan Swasta Dapat Libur Cuti Bersama Idul Adha? Berikut Aturannya

Apakah Karyawan Swasta Dapat Libur Cuti Bersama Idul Adha? Berikut Aturannya

Tren
7 Manfaat Memelihara Anjing, Salah Satunya Baik untuk Kesehatan Jantung

7 Manfaat Memelihara Anjing, Salah Satunya Baik untuk Kesehatan Jantung

Tren
Arab Saudi Uji Coba Taksi Terbang Tanpa Awak di Musim Haji 2024

Arab Saudi Uji Coba Taksi Terbang Tanpa Awak di Musim Haji 2024

Tren
Kapan Waktu yang Tepat Calon Karyawan Bertanya soal Gaji?

Kapan Waktu yang Tepat Calon Karyawan Bertanya soal Gaji?

Tren
Kapan Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 70? Berikut Jadwal, Cara Daftar, Syaratnya

Kapan Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 70? Berikut Jadwal, Cara Daftar, Syaratnya

Tren
Menko PMK Sebut Judi Online Bahaya, tapi Korbannya Akan Diberi Bansos

Menko PMK Sebut Judi Online Bahaya, tapi Korbannya Akan Diberi Bansos

Tren
KA Blambangan Ekspres dan Banyubiru Kini Gunakan Kereta Ekonomi New Generation, Cek Tarifnya

KA Blambangan Ekspres dan Banyubiru Kini Gunakan Kereta Ekonomi New Generation, Cek Tarifnya

Tren
Jemaah Haji Indonesia Berangkat ke Arafah untuk Wukuf, Ini Alur Perjalanannya

Jemaah Haji Indonesia Berangkat ke Arafah untuk Wukuf, Ini Alur Perjalanannya

Tren
Cara Mengubah Kalimat dengan Format Huruf Besar Menjadi Huruf Kecil di Google Docs

Cara Mengubah Kalimat dengan Format Huruf Besar Menjadi Huruf Kecil di Google Docs

Tren
Lolos SNBT 2024, Ini UKT Kedokteran UGM, Unair, Unpad, Undip, dan UNS

Lolos SNBT 2024, Ini UKT Kedokteran UGM, Unair, Unpad, Undip, dan UNS

Tren
Cara Daftar KIP Kuliah Jalur Mandiri PTN 2024, Klik kip-kuliah.kemdikbud.go.id

Cara Daftar KIP Kuliah Jalur Mandiri PTN 2024, Klik kip-kuliah.kemdikbud.go.id

Tren
Cara Cek Lokasi Faskes dan Kantor BPJS Kesehatan Terdekat secara Online

Cara Cek Lokasi Faskes dan Kantor BPJS Kesehatan Terdekat secara Online

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com