Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Matahari Tepat di Atas Kabah, Saatnya Cek Arah Kiblat

Kompas.com - 27/05/2024, 22:00 WIB
Khairina,
Ahmad Naufal Dzulfaroh

Tim Redaksi

MADINAH, KOMPAS.com - Matahari melintas tepat di atas kabah, Mekkah, Arab Saudi pada Senin (27/5/2024) pukul 12.16 Waktu Arab Saudi (WAS) atau pukul 16.18 WIB.

Fenomena ini disebut sebagai Istiwa A’zam atau Rashdul Kiblat.

Pada momen ini, arah kiblat searah dengan matahari, ditandai dengan bayang-bayang benda tegak lurus yang akan membelakangi arah kiblat.

Momen ini bisa dimanfaatkan Muslim di Indonesia untuk mengecek ulang arah kiblat dengan benar.

Baca juga: Tas Berisi Uang Rp 15 Juta Milik Jemaah Haji Indonesia Hilang di Masjid Nabawi, Ditemukan TKW

Ribuan umat Islam dari berbagai penjuru dunia yang sedang melakukan tawaf menyaksikan fenomena langka tersebut.

"Hari ini ada peristiwa matahari akan melewati di atas ka'bah pukul 12.18 WAS. Ini cara yang mudah bagi umat muslim untuk menentukan arah kiblatnya," kata Pembimbing Ibadah (Bimbad) Daker Mekkah, KH Ahmad Sidqi, Senin (27/5/2024), seperti dilaporkan jurnalis Kompas.com anggota Media Center Haji (MCH) 2024 Khairina.

“Ini dapat dimanfaatkan umat muslim Indonesia, apakah shaf arah kiblatnya sudah tepat mengarah ke Makkah,” sambungnya.

Fenomena ini bukan hanya terjadi pada Senin (27/5/2024), tetapi juga pada Selasa (28/5/2024).

Baca juga: Kisah Pasutri Berangkat Haji Beda Kloter, Bertemu di Gerbang Cinta Masjid Nabawi

Untuk menentukan arah kiblat ketika peristiwa Istiwa A'dzam, menurut dia, umat Islam bisa menegakkan tongkat pada bidang datar.

 

Kemudian, bayangan tongkat yang lurus itu bisa menjadi penanda arah kiblat yang tepat.

"Bayangan yang terjadi pada saat 16.18 menit pada hari ini, inilah arah kiblat yang sebenarnya. Untuk itu silakan diperhatikan lagi seluruh arah kiblat dengan memperhatikan bayangan pada 16.18 menit pada hari ini tanggal 27 mei 2024," jelas dia.

Dia mengatakan, sebenarnya Istiwa A'dzam merupakan peristiwa yang lazim, tapi perlu diperhatikan oleh jamaah haji Indonesia karena suhu di Arab Saudi sangat panas.

"Saat ini memang suhu di Makkah lebih dari 40 derajat yang mana ini mungkin akan sangat berbeda dengan suhu di Indonesia," ujarnya.

"Untuk itu kami berpesan kepada seluruh jamaah haji yang sudah berada di Makkah untuk tetap menjaga kesehatan," sambungnya.

Baca juga: 450 Bus Shalawat Siap Antar Jemaah Haji di Mekkah, Ini 22 Rutenya

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com