Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rombongan Mobil Elf Masuk Lautan Pasir Gunung Bromo, Bagaimana Aturannya?

Kompas.com - 27/05/2024, 14:30 WIB
Erwina Rachmi Puspapertiwi,
Ahmad Naufal Dzulfaroh

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Media sosial diramaikan dengan unggahan video yang merekam rombongan mobil elf masuk ke Lautan Pasir Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Sebanyak 22 mobil elf tersebut mengangkut 250 penumpang rombongan SMK Tangerang Selatan dan melintasi kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) pada Jumat (24/5/2024).

Kapolres Probolinggo AKBP Wisnu Wardana mengungkapkan, rombongan elf masuk ke lautan pasir karena sulit mendapatkan sewaan jip.

Pihaknya telah melakukan mediasi dengan agen perjalanan sekaligus berkoordinasi bersama TNBTS dan paguyuban jip untuk mengatasi persoalan ini.

Perwakilan agen perjalanan Harun pun telah meminta maaf atas kejadian tersebut. Dia mengaku tidak sengaja dan tidak berniat membuat kegaduhan.

Lalu, bagaimana aturan kendaraan yang boleh masuk di Lautan Pasir Bromo?

Baca juga: Akhir Kasus Preweding Berujung Kebakaran Bukit Teletubbies Bromo, Divonis 2,6 Tahun dan Denda Miliaran


Alasan kendaraan di Bromo dibatasi

Kepala Bagian Tata Usaha TNBTS, Septi Eka Wardhani membenarkan pihak agen perjalanan yang membawa rombongan tersebut mengaku tidak tahu aturan masuk kawasan TNBTS harus menaiki jip.

Menurutnya, rombongan tiba saat pintu masuk TNBTS penuh, sehingga diminta putar balik. Namun, mereka malah masuk ke laut pasir untuk putar balik.

Meski begitu, para penumpang rombongan tercatat membeli tiket masuk.

Terkait aturan kendaraan di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), dia menegaskan bahwa pengunjung hanya diperbolehkan masuk menggunakan mobil jip.

"Untuk mengurangi dampak terhadap ekosistem, untuk keselamatan dan kenyamanan pengunjung," jelasnya saat dikonfirmasi Kompas.com, Minggu (26/5/2024).

Selain itu, pembatasan kendaraan di kawasan tersebut dibuat untuk memberdayakan penyedia jasa jip dari kalangan masyarakat.

Baca juga: Kronologi Pesawat TNI AU Jatuh di Lereng Bromo, Sempat Hilang Kontak 20 Menit

Tujuan tersebut diatur dalam Surat Keputusan Kepala BBTNBTS Nomor: SK.88/21/BT.1/2012 tentang Pengaturan Transportasi Kendaraan di Kawasan Lautan Pasir pada 20 Desember 2012.

Aturan kendaraan ini juga tercantum dalam Instruksi Gubernur Jawa Timur Nomor 17 Tahun 1999 tentang Upaya Mempertahankan Kelestarian Alam Gunung Bromo di Kawasan Taman Nasional Bromo-Tengger-Semeru.

Keputusan itu melarang pengunjung masuk dengan kendaraan pribadi, termasuk helikopter ke dalam wilayah Lautan Pasir Bromo.

Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of

Terkini Lainnya

PBB Ketar-ketir Lebanon Bernasib Seperti Gaza, Apa Antisipasinya?

PBB Ketar-ketir Lebanon Bernasib Seperti Gaza, Apa Antisipasinya?

Tren
4 Lowongan KAI untuk Lulusan SMA, Berikut Syarat dan Cara Melamarnya

4 Lowongan KAI untuk Lulusan SMA, Berikut Syarat dan Cara Melamarnya

Tren
Gaduh soal Lumba-Lumba Pink, Asli atau Rekayasa? Ini Kata Peneliti Mamalia Laut

Gaduh soal Lumba-Lumba Pink, Asli atau Rekayasa? Ini Kata Peneliti Mamalia Laut

Tren
Istilah 'Khodam' Ramai di Media Sosial, Apa Itu? Ini Penjelasan Budayawan

Istilah "Khodam" Ramai di Media Sosial, Apa Itu? Ini Penjelasan Budayawan

Tren
5 Perilaku Aneh yang Umum Dilakukan Anjing Peliharaan dan Alasannya

5 Perilaku Aneh yang Umum Dilakukan Anjing Peliharaan dan Alasannya

Tren
28 Wilayah DIY Berpotensi Kekeringan 21-30 Juni 2024, Mana Saja?

28 Wilayah DIY Berpotensi Kekeringan 21-30 Juni 2024, Mana Saja?

Tren
Viral, Video Pengunjung Beri Makan Kuda Nil Sampah Plastik, Taman Safari Bogor: Sedang Dicari Identitasnya

Viral, Video Pengunjung Beri Makan Kuda Nil Sampah Plastik, Taman Safari Bogor: Sedang Dicari Identitasnya

Tren
Profil 10 Stadion yang Menggelar Pertandingan Euro 2024 Jerman

Profil 10 Stadion yang Menggelar Pertandingan Euro 2024 Jerman

Tren
'Wine' Tertua di Dunia yang Ditemukan di Spanyol Mengandung Abu Kremasi Manusia

"Wine" Tertua di Dunia yang Ditemukan di Spanyol Mengandung Abu Kremasi Manusia

Tren
5 Hewan yang Melakukan Kanibalisme Seksual dengan Memakan Pasangannya Sendiri

5 Hewan yang Melakukan Kanibalisme Seksual dengan Memakan Pasangannya Sendiri

Tren
Mengenal Pohon 'Penghasil' Madu Hutan yang Menjulang hingga 88 Meter

Mengenal Pohon "Penghasil" Madu Hutan yang Menjulang hingga 88 Meter

Tren
Harga Tiket Masuk Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko di Libur Sekolah 2024

Harga Tiket Masuk Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko di Libur Sekolah 2024

Tren
Apa Efek Samping Obat Asam Lambung Golongan PPI seperti Lansoprazole dan Omeprazole?

Apa Efek Samping Obat Asam Lambung Golongan PPI seperti Lansoprazole dan Omeprazole?

Tren
NASA Akan Kirim Bintang Palsu ke Orbit Bumi, untuk Menyaingi Matahari?

NASA Akan Kirim Bintang Palsu ke Orbit Bumi, untuk Menyaingi Matahari?

Tren
Gelombang Panas Serang Sejumah Negara, Bagaimana dengan Indonesia?

Gelombang Panas Serang Sejumah Negara, Bagaimana dengan Indonesia?

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com