Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Alasan Kopi dan Teh Tak Dianjurkan untuk Diminum Bersamaan

Kompas.com - 25/05/2024, 11:30 WIB
Alicia Diahwahyuningtyas,
Ahmad Naufal Dzulfaroh

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Kopi dan teh adalah minuman berkafein yang banyak dikonsumsi untuk menghilangkan kantuk serta meningkatkan kewaspadaan.

Beberapa penelitian menunjukkan, konsumsi kafein dalam jumlah sedang efektif melawan demensia, penyakit alzheimer, sindrom metabolik, dan penyakit hati berlemak, dikutip dari Vietnam VN.

Selain itu, teh mengandung L-theanine, yakni asam amino yang memiliki sifat menenangkan pada sistem saraf, membantu rileks sekaligus menjaga tubuh tetap waspada.

Oleh karena itu, beberapa orang mencoba untuk mengkombinasikan kopi dan teh untuk mendapatkan hasil maksimal dari kafein yang terkandung di dalamnya.

Meski demikian, perlu diketahui bahwa kopi dan teh tidak dianjurkan untuk dikonsumsi bersamaan, lantaran bisa menimbulkan efek samping pada kesehatan.

Lantas, apa alasan kopi dan teh tidak boleh diminum bersamaan?

Baca juga: 5 Manfaat Minum Teh Earl Grey Setiap Hari, Mengusir Sedih dan Menurunkan Berat Badan

Kopi dan teh tidak boleh diminum bersamaan

Dilansir dari Medical News Today, ada beberapa alasan di balik tidak dianjurkannya mengonsumsi kopi dan teh secara bersamaan.

Berikut daftarnya:

1. Sebabkan kecanduan kafein

Memadukan kopi dan teh dapat menyebabkan kandungan kafein semakin tinggi.

Kafein bekerja dengan cara merangsang atau menstimulan otak, sehingga mengonsumsi kopi dan teh dalam jumlah banyak dapat menyebabkan ketergantungan atau kecanduan. 

2. Memicu GERD

Beberapa orang melaporkan, kopi dan teh dapat memicu atau bahkan memperburuk gejala GERD.

Sebab, kafein dapat mengendurkan sfingter atau otot pemisah kerongkongan dengan lambung.

Saat sfingter kendur, cairan atau isi lambung dapat mengalir kembali ke kerongkongan.

Dokter juga merekomendasikan agar penderita GERD membatasi atau menghindari konsumsi minuman berkafein. 

Baca juga: 3 Manfaat Mengonsumsi Madu dan Teh Hijau, Baik bagi Penderita Diabetes

3. Sebabkan gangguan pencernaan

Tak hanya memicu GERD, minum kopi dan teh secara bersamaan juga dapat menimbulkan gangguan pencernaan, seperti mual, muntah, dan sakit perut.

Efek tersebut bisa semakin terasa jika kafein dikonsumsi secara berlebihan dan dalam kondisi perut kosong.

Untuk itu, mereka yang memiliki gangguan pencernaan ataupun sensitif terhadap kafein, tidak dianjurkan untuk minum kopi dan teh secara bersamaan.

4. Memicu dehidrasi

Kandungan kafein dalam kopi dan teh juga dapat memicu dehidrasi. Sebab, kafein memiliki efek diuretik, yakni meningkatkan frekuensi buang air kecil.

Jika tidak diimbangi dengan minum air putih untuk mengganti cairan yang hilang, seseorang berisiko mengalami dehidrasi.

Baca juga: Alasan Tidak Boleh Minum Teh Saat Perut Kosong, Ini yang Akan Terjadi

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

Kesaksian Warga Palestina yang Diikat di Kap Mobil dan Dijadikan Tameng oleh Tentara Israel

Kesaksian Warga Palestina yang Diikat di Kap Mobil dan Dijadikan Tameng oleh Tentara Israel

Tren
Ethiopia Selangkah Lagi Miliki Proyek Bendungan PLTA Terbesar di Afrika

Ethiopia Selangkah Lagi Miliki Proyek Bendungan PLTA Terbesar di Afrika

Tren
Jet Tempur Israel Serang Klinik di Gaza, Runtuhkan Salah Satu Pilar Kesehatan Palestina

Jet Tempur Israel Serang Klinik di Gaza, Runtuhkan Salah Satu Pilar Kesehatan Palestina

Tren
Sama-sama Baik untuk Pencernaan, Apa Beda Prebiotik dan Probiotik?

Sama-sama Baik untuk Pencernaan, Apa Beda Prebiotik dan Probiotik?

Tren
Dilirik Korsel, Bagaimana Nasib Timnas Indonesia jika Ditinggal STY?

Dilirik Korsel, Bagaimana Nasib Timnas Indonesia jika Ditinggal STY?

Tren
Ramai soal Siswi SMAN 8 Medan Tak Naik Kelas, Ini Penjelasan Polisi, Kepsek, dan Disdik

Ramai soal Siswi SMAN 8 Medan Tak Naik Kelas, Ini Penjelasan Polisi, Kepsek, dan Disdik

Tren
Perang Balon Berlanjut, Kini Korut Kirimkan Hello Kitty dan Cacing ke Korsel

Perang Balon Berlanjut, Kini Korut Kirimkan Hello Kitty dan Cacing ke Korsel

Tren
Perjalanan Kasus Karen Agustiawan, Eks Dirut Pertamina yang Rugikan Negara Rp 1,8 T

Perjalanan Kasus Karen Agustiawan, Eks Dirut Pertamina yang Rugikan Negara Rp 1,8 T

Tren
Ini Kronologi dan Motif Anak Bunuh Ayah Kandung di Jakarta Timur

Ini Kronologi dan Motif Anak Bunuh Ayah Kandung di Jakarta Timur

Tren
Pasangan Haji Meninggal Dunia, Jalan Kaki Berjam-jam di Cuaca Panas dan Sempat Hilang

Pasangan Haji Meninggal Dunia, Jalan Kaki Berjam-jam di Cuaca Panas dan Sempat Hilang

Tren
Kata Media Asing soal PDN Diserang 'Ransomware', Soroti Lemahnya Perlindungan Siber Pemerintah Indonesia

Kata Media Asing soal PDN Diserang "Ransomware", Soroti Lemahnya Perlindungan Siber Pemerintah Indonesia

Tren
Populasi Thailand Turun Imbas Resesi Seks, Warga Pilih Adopsi Kucing

Populasi Thailand Turun Imbas Resesi Seks, Warga Pilih Adopsi Kucing

Tren
Kisah Nenek Berusia 105 Tahun Raih Gelar Master dari Stanford, Kuliah sejak Perang Dunia II

Kisah Nenek Berusia 105 Tahun Raih Gelar Master dari Stanford, Kuliah sejak Perang Dunia II

Tren
Kronologi dan Kejanggalan Kematian Afif Maulana Menurut LBH Padang

Kronologi dan Kejanggalan Kematian Afif Maulana Menurut LBH Padang

Tren
7 Fakta Konser di Tangerang Membara, Vendor Rugi Rp 600 Juta, Ketua Panitia Diburu Polisi

7 Fakta Konser di Tangerang Membara, Vendor Rugi Rp 600 Juta, Ketua Panitia Diburu Polisi

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com