Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

6 Fakta Pesawat Latih Jatuh di BSD, Sempat Hilang Kontak

Kompas.com - 20/05/2024, 09:30 WIB
Aditya Priyatna Darmawan,
Mahardini Nur Afifah

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Sebuah pesawat latih jatuh di Bumi Serpong Damai (BSD), Serpong, Tangerang Selatan, Banten pada Minggu (19/5/2024) siang.

Pesawat yang jatuh ini pun hampir hancur seluruhnya, menyisakan bagian ekor yang tampak masih utuh.

Semua atau tiga orang di dalam pesawat itu meninggal dunia di lokasi kejadian akibat insiden tersebut. Satu korban kecelakaan ditemukan di luar pesawat, sedangkan dua lainnya sempat terjepit badan pesawat. Seluruh jenazah korban sudah dievakuasi, Minggu sore.

Baca juga: Pesawat Latih Jatuh di BSD Serpong, Tiga Orang Meninggal Dunia

6 fakta pesawat latih jatuh di BSD

Berikut ini sejumlah fakta mengenai pesawat latih yang jatuh di BSD:

1. Daftar korban

Pejabat Humas kantor SAR Jakarta Ramli Prasetyo mengungkapkan tiga korban pesawat jatuh di BSD tersebut.

Dikutip dari Kompas.com, Minggu (19/5/2024), berikut daftarnya:

  • Pilot: Kapten Pulu Darmawan
  • Co Pilot: Kapten Suanda
  • Engineer: Farid Ahmad.

Ramli mengatakan, ketiga korban tersebut sudah berhasil dievakuasi pada Minggu sore dan segera dibawa ke rumah sakit.

“Jenazah dibawa ke RS Polri Kramat Jati,” ucap Ramli.

2. Pesawat milik Indonesia Flying Club

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan pesawat yang jatuh tersebut milik Indonesia Flying Club.

Pesawat berwarna putih tersebut berjenis Tecnam P20006T dengan nomor registrasi PK-IFP yang tertera di bagian buntutnya.

Hingga kini, pihak kepolisian masih berkoordinasi dengan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk menyelidiki kronologi dan penyebab pasti insiden tersebut.

3. Sempat hilang kontak

Ramli menerangkan bahwa pesawat itu sempat hilang kontak sebelum jatuh di Lapangan Sunburst, BSD.

Ia menjelaskan, pesawat itu diketahui take off dari Bandara Pondok Cabe, Tangerang Selatan sekitar pukul 11.36 WIB.

Pesawat pun mendarat di Bandara Khusus Salakanagara, Tanjung Lesung, Pandeglang, Banten sekitar pukul 13.10 WIB.

Pesawat kemudian kembali terbang menuju Bandara Pondok Cabe. Namun, sekitar pukul 13.43 WIB, pesawat itu mengalami kendala komunikasi dengan menara penerbangan setempat.

Halaman:

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com