Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Irak Luncurkan Roket ke Pangkalan Militer AS di Suriah, tapi Diklaim Gagal

Kompas.com - 22/04/2024, 21:00 WIB
Laksmi Pradipta Amaranggana,
Mahardini Nur Afifah

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Sebanyak lima roket diluncurkan dari kota Zummar, Irak, menuju pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di timur laut Suriah, pada Minggu (21/4/2024) pukul 21.50 waktu setempat.

Dikutip dari Reuters, serangan Irak ke pangkalan militer AS di Suriah tersebut diketahui dari laporan dua orang pasukan keamanan asal Irak dan seorang pejabat asal AS.

Peristiwa tersebut terjadi tepat sehari setelah Perdana Menteri Irak Mohammed Shia al-Sudani kembali dari kunjungannya ke AS.

Dalam kunjungannya ke AS, Al-Sudani bertemu dengan Presiden AS, Joe Biden, di Gedung Putih.

Sebuah posting di grup Telegram yang terafiliasi dengan milisi terkuat di Irak Kataib Hizbullah menyebutkan, faksi-faksi bersenjata di Irak memutuskan untuk melanjutkan serangan setelah jeda hampir tiga bulan.  

Kelompok tersebut melihat ada sedikit kemajuan dalam perundingan untuk mengakhiri koalisi militer pimpinan AS di Irak.

Meskipun demikian, grup Telegram populer lain Sabreen News menyatakan, belum ada pernyataan resmi meskipun mereka dekat dengan Kataib Hizbullah.

Sementara itu, dikutip dari France24, Sel Media Keamanan Irak yang merupakan badan resmi dalam penyebaran informasi keamanan Irak menyatakan, pasukan Irak telah melancarkan misi yang disebut “operasi pencarian dan inspeksi luas.” 

Sebagai informasi, AS memiliki sekitar 2.500 tentara yang ditempatkan di Irak. Hampir 900 tentara AS melintasi perbatasan di Suriah.

Mereka menyebut pasukan tersebut sebagai bagian dari koalisi internasional yang dibentuk pada tahun 2014 untuk melawan Kelompok Negara Islam (ISIS).

Baca juga: Yordania, Lebanon, dan Irak Buka Kembali Wilayah Udara Usai Serangan Iran ke Israel


Diklaim sebagai serangan gagal

Menurut pejabat AS yang tidak ingin disebutkan identitasnya, lima roket yang ditembakkan dari Irak ke pangkalan militer AS di Rumalyn, Suriah, hingga Senin (22/4/2024), tidak melukai personel keamanan AS.

Pejabat tersebut bahkan melabeli serangan Irak ke pangkalan militer AS tersebut sebagai serangan gagal.

Namun, hingga berita ini diturunkan, belum jelas apakah roket-roket tersebut gagal mencapai atau terlebih dulu hancur sebelum menjangkau pangkalan militer AS.

Pejabat tersebut juga menyebut bahwa sebuah pesawat dari koalisi pimpinan AS di Irak dan Suriah melakukan serangan terhadap peluncur tersebut.

Meskipun demikian, dua sumber keamanan dan seorang perwira senior militer di Irak menyatakan, sebuah truk yang dilengkapi peluncur roket telah diparkir di Zummar.

Halaman:

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com