Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

7 Masalah Perilaku pada Anjing Peliharaan dan Cara Mengatasinya

Kompas.com - 20/04/2024, 15:00 WIB
Muhammad Zaenuddin

Penulis

KOMPAS.com - Anjing peliharaan mungkin sering melakukan sesuatu yang membingungkan atau perilaku yang tidak Anda sukai.

Setiap ras anjing biasanya memiliki kepribadian yang berbeda-beda, sehingga perilaku yang ditunjukkan pun bisa berbeda.

Biasanya perilaku tersebut bisa bergantung pada spesies, umur, dan ras. Dalam kasus ini, Anda hanya perlu melatih atau mengelola perilaku mereka secara efektif.

Namun, jika perilakunya sulit dikendalikan, berpotensi merusak dan berada dalam ukuran yang dianggap tidak normal, itu bisa menjadi masalah perilaku.

Baca juga: 5 Tips Sederhana untuk Merawat Anjing Pudel Kesayangan Anda


Berikut ini adalah beberapa masalah perilaku paling umum pada anjing peliharaan dan cara mengatasinya:

1. Menggonggong berlebihan

Menggonggong adalah perilaku normal seekor anjing, namun menggonggong secara berlebihan secara acak dianggap sebagai masalah perilaku.

Dikutip dari laman The Spruce Pets, belajarlah mengendalikan gonggongan berlebihan dengan mempertimbangkan untuk mengajari mereka perintah menggonggong/diam.

Bersikaplah konsisten dan sabar, serta pahamu alasan dan penyebab yang mendasari gonggongan. Perhatian terhadap detail dapat membantu menghentikan masalah perilaku tersebut.

Baca juga: Mengenal 5 Tipe Bulu Anjing dan Cara Merawatnya

2. Menggigit benda-benda

Menggigit atau mengunyah adalah tindakan alami yang dilakukan semua anjing. Namun, menggigit berlebihan sampai merusak sesuatu bisa menjadi masalah perilaku.

Jauhkan barang-barang pribadi dari anjing saat Anda tidak di rumah, atau simpan mereka di dalam kandang untuk menghindari banyak kerusakan.

Jika Anda melihat anjing Anda salah mengunyah sesuatu, coba curi perhatian mereka dan gantilah benda tersebut dengan mainan kunyah.

Baca juga: 7 Ras Anjing yang Hanya Memiliki Jenis Bulu Berwarna Putih

3. Menggali tanah

Menggali terkait dengan masalah naluri seekor anjing. Biasanya mereka melakukannya karena bosan, cemas, naluri berburu, atau karena kelebihan energi yang tidak tersalurkan.

Namun, menjadi masalah jika mereka terus menggali dan merusak halaman Anda. Coba cari penyebab mereka melakukannya dan upayakan untuk menghilangkan sumber tersebut.

Misalnya ajak anjing Anda lebih banyak olahraga, habiskan lebih banyak waktu berkualitas bersama, atau lakukan pelatihan ekstra.

Baca juga: Benarkah Anjing Dapat Merasakan Gempa Lebih Cepat dari Manusia?

4. Buang air sembarangan

Perubahan perilaku seekor anjing menjadi sering buang air kecil dan buang air besar sembarangan adalah salah satu masalah perilaku.

Halaman:

Terkini Lainnya

Catat, Ini 4 Suplemen yang Bisa Sebabkan Kepala Pusing

Catat, Ini 4 Suplemen yang Bisa Sebabkan Kepala Pusing

Tren
Cerita Ed Dwight, Butuh 60 Tahun Sebelum Wujudkan Mimpi Terbang ke Luar Angkasa

Cerita Ed Dwight, Butuh 60 Tahun Sebelum Wujudkan Mimpi Terbang ke Luar Angkasa

Tren
Kisah Bocah 7 Tahun di Nepal Tak Sengaja Telan Pensil Sepanjang 10 Cm

Kisah Bocah 7 Tahun di Nepal Tak Sengaja Telan Pensil Sepanjang 10 Cm

Tren
Lulusan SMK Sumbang Pengangguran Terbanyak, Menaker: Selama Ini Memang 'Jaka Sembung'

Lulusan SMK Sumbang Pengangguran Terbanyak, Menaker: Selama Ini Memang "Jaka Sembung"

Tren
Penelitian Ungkap Mikroplastik Sekarang Terdeteksi di Testis Manusia

Penelitian Ungkap Mikroplastik Sekarang Terdeteksi di Testis Manusia

Tren
Kuning Telur Direbus hingga Keabuan Disebut Tidak Sehat, Benarkah?

Kuning Telur Direbus hingga Keabuan Disebut Tidak Sehat, Benarkah?

Tren
Presiden Iran Meninggal, Apa Pengaruhnya bagi Geopolitik Dunia?

Presiden Iran Meninggal, Apa Pengaruhnya bagi Geopolitik Dunia?

Tren
Tanda Seseorang Kemungkinan Psikopat, Salah Satunya dari Gerakan Kepala

Tanda Seseorang Kemungkinan Psikopat, Salah Satunya dari Gerakan Kepala

Tren
5 Pillihan Ikan untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Bantu Tubuh Lebih Sehat

5 Pillihan Ikan untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Bantu Tubuh Lebih Sehat

Tren
Apakah Masyarakat yang Tidak Memiliki NPWP Tak Perlu Membayar Pajak?

Apakah Masyarakat yang Tidak Memiliki NPWP Tak Perlu Membayar Pajak?

Tren
BMKG: Inilah Wilayah yang Berpotensi Hujan Lebat, Petir, dan Angin Kencang pada 21-22 Mei 2024

BMKG: Inilah Wilayah yang Berpotensi Hujan Lebat, Petir, dan Angin Kencang pada 21-22 Mei 2024

Tren
[POPULER TREN] Kasus Covid-19 di Singapura Naik Hampir Dua Kali Lipat | Ayah dan Anak Berlayar Menuju Tempat Terpencil di Dunia

[POPULER TREN] Kasus Covid-19 di Singapura Naik Hampir Dua Kali Lipat | Ayah dan Anak Berlayar Menuju Tempat Terpencil di Dunia

Tren
Apa Perbedaan Presiden dan Pemimpin Tertinggi di Iran?

Apa Perbedaan Presiden dan Pemimpin Tertinggi di Iran?

Tren
Jadwal dan Susunan Peringatan Waisak 2024 di Borobudur, Ada Festival Lampion

Jadwal dan Susunan Peringatan Waisak 2024 di Borobudur, Ada Festival Lampion

Tren
Berkaca dari Kasus Wanita Diteror Teman Sekolah di Surabaya, Apakah Stalker atau Penguntit Bisa Dipidana?

Berkaca dari Kasus Wanita Diteror Teman Sekolah di Surabaya, Apakah Stalker atau Penguntit Bisa Dipidana?

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com