Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Israel Membalas Serangan, Sistem Pertahanan Udara Iran Telah Diaktifkan

Kompas.com - 19/04/2024, 09:52 WIB
Alicia Diahwahyuningtyas,
Ahmad Naufal Dzulfaroh

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Sistem pertahanan udara Iran disebut telah diaktifkan di beberapa provinsi, dikutip dari IRNA.

Ini menyusul serangan balasan Israel yang dilaporkan menyasar wilayah Isfahan, Iran pada Jumat (19/4/2024).

Tak hanya itu, sejumlah penerbangan juga telah dibatalkan, menurut media pemrintah Iran Press TV.

Seorang petinggi perusahaan bandara mengatakan, semua penerbangan menuju Teheran, Isfahan, dan Shiras telah ditangguhkan.

Menurutnya, penangguhan ini berlaku segera, tetapi penerbangan belum dibatalkan.

"Penumpang harus memeriksa informasi penerbangan sebelum keberangkatan," ujarnya.

Baca juga: Israel Balas Serangan, Luncurkan Rudal ke Wilayah Iran

Diberitakan sebelumnya, seorang pejabat senior Amerika Serikat (AS) menyebutkan, Israel meluncurkan rudal ke wilayah Iran pada Jumat (19/4/2024) dini hari waktu setempat.

Dikutip dari ABC News, peluncuran rudal ini sebagai balasan atas serangan Iran pada Sabtu (13/4/2024).

Akibat serangan Israel ini, beberapa ledakan disebut terdengar di Kota Isfahan.

Laporan media lokal melaporkan, penduduk distrik Zardanjan di Isfahan mendengar suara beberapa ledakan pada pukul 4.30 pagi, di dekat fasilitas nuklir Iran.

Situs pelacakan penerbangan Flight Radar 24 menunjukkan beberapa penerbangan dialihkan melalui wilayah udara Iran pada Jumat pagi.

Baca juga: Menlu Inggris Bocorkan Israel Kukuh Akan Respons Serangan Iran

Dikutip dari Suwayda24, ada laporan awal ledakan keras di wilayah selatan Provinsi Suwayda, Suriah.

Laman berita itu juga mengonfirmasi adanya pesawat tempur yang melakukan serangan udara di lokasi militer antara Provinsi Daraa dan Suwayda.

Intensitas penerbangan pesawat tempur di Erbil dan Mosul, Irak, dikutip dari Sky News Arabia.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir-Abdollahian pada Kamis (18/4/2024) memperingatkan Israel agar tidak mengambil tindakan militer apa pun terhadap Iran.

"Jika rezim Israel kembali melakukan petualangan dan mengambil tindakan yang bertentangan dengan kepentingan Iran, tanggapan kami selanjutnya akan segera dan pada tingkat maksimum," kata Hossein, dikutip dari CNN.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

Ramai soal Uang Rupiah Diberi Tetesan Air untuk Menguji Keasliannya, Ini Kata BI

Ramai soal Uang Rupiah Diberi Tetesan Air untuk Menguji Keasliannya, Ini Kata BI

Tren
Benarkah Pegawai Kontrak yang Resign Dapat Uang Kompensasi?

Benarkah Pegawai Kontrak yang Resign Dapat Uang Kompensasi?

Tren
Peneliti Ungkap Hujan Deras Dapat Picu Gempa Bumi, Terjadi di Perancis dan Jepang

Peneliti Ungkap Hujan Deras Dapat Picu Gempa Bumi, Terjadi di Perancis dan Jepang

Tren
Pengguna Jalan Tol Wajib Daftar Aplikasi MLFF Cantas, Mulai Kapan?

Pengguna Jalan Tol Wajib Daftar Aplikasi MLFF Cantas, Mulai Kapan?

Tren
BMKG Keluarkan Peringatan Kekeringan Juni-November 2024, Ini Daftar Wilayahnya

BMKG Keluarkan Peringatan Kekeringan Juni-November 2024, Ini Daftar Wilayahnya

Tren
Ada Potensi Kekeringan dan Banjir secara Bersamaan Saat Kemarau 2024, Ini Penjelasan BMKG

Ada Potensi Kekeringan dan Banjir secara Bersamaan Saat Kemarau 2024, Ini Penjelasan BMKG

Tren
Pengakuan Istri, Anak, dan Cucu SYL soal Dugaan Aliran Uang dari Kementan

Pengakuan Istri, Anak, dan Cucu SYL soal Dugaan Aliran Uang dari Kementan

Tren
Biaya Maksimal 7 Alat Bantu Kesehatan yang Ditanggung BPJS, Ada Kacamata dan Gigi Palsu

Biaya Maksimal 7 Alat Bantu Kesehatan yang Ditanggung BPJS, Ada Kacamata dan Gigi Palsu

Tren
Kronologi Mayat Dalam Toren Air di Tangsel, Diduga Tetangga Sendiri

Kronologi Mayat Dalam Toren Air di Tangsel, Diduga Tetangga Sendiri

Tren
Daftar Negara Barat yang Kutuk Serangan Israel ke Rafah, Ada Perancis Juga Jerman

Daftar Negara Barat yang Kutuk Serangan Israel ke Rafah, Ada Perancis Juga Jerman

Tren
Apa Itu Indeks Massa Tubuh? Berikut Pengertian dan Cara Menghitungnya

Apa Itu Indeks Massa Tubuh? Berikut Pengertian dan Cara Menghitungnya

Tren
Berapa Detak Jantung Normal Berdasarkan Usia? Simak Cara Mengukurnya

Berapa Detak Jantung Normal Berdasarkan Usia? Simak Cara Mengukurnya

Tren
Gaji Pekerja Swasta Dipotong 2,5 Persen untuk Tapera, Apa Manfaatnya?

Gaji Pekerja Swasta Dipotong 2,5 Persen untuk Tapera, Apa Manfaatnya?

Tren
Cara Download Aplikasi IKD untuk Mendapatkan KTP Digital

Cara Download Aplikasi IKD untuk Mendapatkan KTP Digital

Tren
Timbun 2.000 Warga, Ini Dugaan Penyebab Tanah Longsor di Papua Nugini

Timbun 2.000 Warga, Ini Dugaan Penyebab Tanah Longsor di Papua Nugini

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com