Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kata KCI soal Video Anak Kecil yang Jatuh di Peron Stasiun Manggarai

Kompas.com - 16/04/2024, 13:00 WIB
Alicia Diahwahyuningtyas,
Rizal Setyo Nugroho

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Unggahan video yang menampilkan seorang petugas yang sedang mengevakuasi anak kecil yang terjatuh di salah satu peron di Stasiun Manggarai, Jakarta Timur, ramai di media sosial.

Video itu diunggah oleh akun media sosial X (Twitter) @kimbaaabeu pada Minggu (14/4/2024).

"Ya Allah lemes banget samping gerbong persis ada anak kecil jatoh ke dalem peron, buat ortu & semua yg bawa anak keci) tolong lebih dijagain soalnya lagi peak season (loc. St manggarai)," tulis pengunggah.

Hingga Selasa (16/4/2024) siang, unggahan tersebut telah dilihat sebanyak 400.000 kali dan mendapatkan lebih dari 80 komentar dari warganet.

Baca juga: Viral, Video Bocah Buka Jendela KRL dan Lambaikan Tangan, Ini Kata KCI

Penjelasan KCI

Saat dikonfirmasi, External Relations and Corporate Image Care Manager KAI Commuter, Leza Arlan mengonfirmasi adanya insiden tersebut.

Leza mengungkapkan, peristiwa itu terjadi di Peron 2, Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan pada Minggu (14/4/2024) sekitar pukul 11.43 WIB.

"Menanggapi video di media sosial terkait adanya pengguna yang terperosok, dapat kami sampaikan benar," ujarnya saat dihubungi Kompas.com, Selasa (16/4/2024).

Ia menjelaskan, saat itu anak kecil tersebut hendak turun bersama ibunya.

Akan tetapi, karena padatnya pengguna yang akan naik menyebabkan anak kecil tersebut terdorong sehingga terjatuh di antara celah peron.

"Petugas kami di peron dengan sigap langsung membantu evakuasi anak yang terjatuh untuk dibawa ke pos kesehatan Stasiun Manggarai," ujar Leza.

Baca juga: Viral, Video Penumpang Diduga Kesurupan di Dalam KRL, Ini Kata KCI

Petugas segera memberikan bantuan

Lebih lanjut Leza mengatakan, petugas kesehatan juga telah memberikan pertolongan pertama dan memeriksa luka pada dahi anak tersebut.

Setelah itu, dilakukan penanganan medis lebih lanjut anak kecil tersebut dapat melanjutkan perjalanannya kembali.

Selain itu, pihaknya juga mengimbau kepada seluruh pengguna commuter line yang membawa anak-anak untuk selalu menjaga dan mengawasinya baik di dalam kereta ataupun di stasiun.

"Untuk keselamatan bersama mengimbau untuk keselamatan pengguna saat menggunakan Commuter Line pastikan saat menunggu pemberangkatan kereta di area peron tidak melewati garis kuning," ujarnya.

Leza juga mengimbau agar pengguna commuter line mendahulukan pengguna yang turun dari kereta.

Baca juga: KRL Tanah Abang-Rangkasbitung Alami Gangguan karena Kawat Spring Bed Nyangkut, KCI: Perjalanan Sudah Kembali Normal

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

Matahari Tepat di Atas Kabah, Saatnya Cek Arah Kiblat

Matahari Tepat di Atas Kabah, Saatnya Cek Arah Kiblat

Tren
Kekuasaan Sejarah

Kekuasaan Sejarah

Tren
Kisah Alfiana, Penari Belia yang Rela Sisihkan Honor Demi Berhaji, Jadi Salah Satu Jemaah Termuda

Kisah Alfiana, Penari Belia yang Rela Sisihkan Honor Demi Berhaji, Jadi Salah Satu Jemaah Termuda

Tren
Jokowi Luncurkan Aplikasi Terpadu INA Digital, Bisa Urus SIM, IKD, dan Bansos

Jokowi Luncurkan Aplikasi Terpadu INA Digital, Bisa Urus SIM, IKD, dan Bansos

Tren
Biaya UKT Universitas Muhammadiyah Maumere, Bisa Dibayar Pakai Hasil Bumi atau Dicicil

Biaya UKT Universitas Muhammadiyah Maumere, Bisa Dibayar Pakai Hasil Bumi atau Dicicil

Tren
Pegi Bantah Telah Membunuh Vina, Apakah Berpengaruh pada Proses Hukum?

Pegi Bantah Telah Membunuh Vina, Apakah Berpengaruh pada Proses Hukum?

Tren
Singapura Tarik Produk Kacang Impor Ini karena Risiko Kesehatan, Apakah Beredar di Indonesia?

Singapura Tarik Produk Kacang Impor Ini karena Risiko Kesehatan, Apakah Beredar di Indonesia?

Tren
Maskot Pilkada DKI Jakarta Disebut Mirip Kartun Shimajiro, KPU Buka Suara

Maskot Pilkada DKI Jakarta Disebut Mirip Kartun Shimajiro, KPU Buka Suara

Tren
Ramai di Media Sosial, Bagaimana Penilaian Tes Learning Agility Rekrutmen BUMN?

Ramai di Media Sosial, Bagaimana Penilaian Tes Learning Agility Rekrutmen BUMN?

Tren
Batalkan Kenaikan UKT, Nadiem: Kalau Ada Kenaikan Harus Adil dan Wajar

Batalkan Kenaikan UKT, Nadiem: Kalau Ada Kenaikan Harus Adil dan Wajar

Tren
Buntut Pencatutan Nama di Karya Ilmiah, Kumba Digdowiseiso Dicopot dari Dekan dan Dosen FEB Unas

Buntut Pencatutan Nama di Karya Ilmiah, Kumba Digdowiseiso Dicopot dari Dekan dan Dosen FEB Unas

Tren
Alasan Nadiem Makarim Batalkan Kenaikan UKT Perguruan Tinggi Tahun Ini

Alasan Nadiem Makarim Batalkan Kenaikan UKT Perguruan Tinggi Tahun Ini

Tren
Cara Melihat Nomor Sidanira untuk Daftar PPDB Jakarta 2024

Cara Melihat Nomor Sidanira untuk Daftar PPDB Jakarta 2024

Tren
Kronologi Balita 2 Tahun di Sidoarjo Meninggal Usai Terlindas Fortuner Tetangga

Kronologi Balita 2 Tahun di Sidoarjo Meninggal Usai Terlindas Fortuner Tetangga

Tren
Sosok Kamehameha, Jurus Andalan Son Goku yang Ada di Kehidupan Nyata

Sosok Kamehameha, Jurus Andalan Son Goku yang Ada di Kehidupan Nyata

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com