Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Fakta Penikaman di Gereja Sydney, Pelaku Masih Berusia 15 Tahun

Kompas.com - 16/04/2024, 09:30 WIB
Laksmi Pradipta Amaranggana,
Rizal Setyo Nugroho

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Remaja laki-laki berusia 15 tahun ditangkap usai melakukan penusukan di Gereja Christ the Good Shepherd, Wakeley, Sydney, Australia pada Senin (15/4/2024) pukul 19.00 waktu Australia.

Dalam peristiwa tersebut, dilaporkan seorang uskup dan tiga orang jemaat gereja mengalami luka-luka. 

Insiden penusukan ini juga menjadi sorotan usai video kejadian beredar di media sosial. Video tersebut menampilkan seorang pria berpakaian hitam yang berjalan ke altar dan mendekati Uskup Mar Mari Emmanuel saat misa.

Pria tersebut lalu menikam Uskup Mar berulang kali pada bagian kepala dan tubuh bagian atas, dikutip dari Kompas.id.

Berikut fakta penikaman di gereja Sydney.

Baca juga: Aksi Heroik Polisi Wanita Sendirian Lawan Pelaku Penusukan Massal di Sydney, Australia


1. Penusukan terekam melalui siaran langsung

Peristiwa penusukan tersebut terekam melalui siaran langsung sebab pada pukul 19.00 waktu Australia, Gereja Christ the Good Shepherd sedang mengadakan misa.

Hal itu karena pihak gereja menyiarkan proses misa melalui siaran langsung.

Rekaman tersebut menunjukkan pria yang berpakaian hitam berjalan ke altar dan menusuk Uskup Emmanuel saat misa.

Usai penusukan, jemaat kemudian berkerumun menuju Uskup Emmanuel sebelum siarannya dihentikan.

Baca juga: Cerita Mencekam Saksi Mata Insiden Penusukan Massal di Mal Sydney, Australia

2. Pelaku berusia 15 tahun

Pejabat Komisaris Polisi New South Wales, Andrew Holland mengungkapkan, pelaku penusukan diketahui masih berusia 15 tahun.

Pelaku ditahan oleh jemaat di gereja sampai polisi tiba di lokasi kejadian, dikutip dari The Guardian.

Setelah ditangkap, tersangka diketahui mengalami luka di bagian tangan akibat tindakannya sendiri.

Baca juga: Sempat Berteriak, Seorang Perenang Tewas Diserang Hiu di Pantai Sydney

3. Sempat terjadi ketegangan

Usai polisi mengamankan tersangka dan akan mengamankannya, ratusan massa terlihat sudah berkerumun di luar gereja.

Massa yang kemungkinan melihat video siaran langsung tersebut ingin melihat kejadian dan berusaha untuk menghakimi tersangka penusukan.

Holland mengatakan, usai ada ketegangan, polisi mengamankan pelaku dan dibawa ke lokasi yang dirahasiakan.

Baca juga: Saat Laboratorium di Sydney Bagikan Ratusan Hasil Tes Covid-19 Palsu karena Sistem Eror...

Halaman:

Terkini Lainnya

Biaya UKT Universitas Muhammadiyah Maumere, Bisa Dibayar Pakai Hasil Bumi atau Dicicil

Biaya UKT Universitas Muhammadiyah Maumere, Bisa Dibayar Pakai Hasil Bumi atau Dicicil

Tren
Pegi Bantah Telah Membunuh Vina, Apakah Berpengaruh pada Proses Hukum?

Pegi Bantah Telah Membunuh Vina, Apakah Berpengaruh pada Proses Hukum?

Tren
Singapura Tarik Produk Kacang Impor Ini karena Risiko Kesehatan, Apakah Beredar di Indonesia?

Singapura Tarik Produk Kacang Impor Ini karena Risiko Kesehatan, Apakah Beredar di Indonesia?

Tren
Maskot Pilkada DKI Jakarta Disebut Mirip Kartun Shimajiro, KPU Buka Suara

Maskot Pilkada DKI Jakarta Disebut Mirip Kartun Shimajiro, KPU Buka Suara

Tren
Ramai di Media Sosial, Bagaimana Penilaian Tes Learning Agility Rekrutmen BUMN?

Ramai di Media Sosial, Bagaimana Penilaian Tes Learning Agility Rekrutmen BUMN?

Tren
Batalkan Kenaikan UKT, Nadiem: Kalau Ada Kenaikan Harus Adil dan Wajar

Batalkan Kenaikan UKT, Nadiem: Kalau Ada Kenaikan Harus Adil dan Wajar

Tren
Buntut Pencatutan Nama di Karya Ilmiah, Kumba Digdowiseiso Dicopot dari Dekan dan Dosen FEB Unas

Buntut Pencatutan Nama di Karya Ilmiah, Kumba Digdowiseiso Dicopot dari Dekan dan Dosen FEB Unas

Tren
Alasan Nadiem Makarim Batalkan Kenaikan UKT Perguruan Tinggi Tahun Ini

Alasan Nadiem Makarim Batalkan Kenaikan UKT Perguruan Tinggi Tahun Ini

Tren
Cara Melihat Nomor Sidanira untuk Daftar PPDB Jakarta 2024

Cara Melihat Nomor Sidanira untuk Daftar PPDB Jakarta 2024

Tren
Kronologi Balita 2 Tahun di Sidoarjo Meninggal Usai Terlindas Fortuner Tetangga

Kronologi Balita 2 Tahun di Sidoarjo Meninggal Usai Terlindas Fortuner Tetangga

Tren
Sosok Kamehameha, Jurus Andalan Son Goku yang Ada di Kehidupan Nyata

Sosok Kamehameha, Jurus Andalan Son Goku yang Ada di Kehidupan Nyata

Tren
Kemendikbud Ristek Batalkan Kenaikan UKT 2024-2025

Kemendikbud Ristek Batalkan Kenaikan UKT 2024-2025

Tren
Alasan Polisi Hapus 2 Nama DPO Pembunuhan Vina, Total Pelaku Jadi 9 Orang

Alasan Polisi Hapus 2 Nama DPO Pembunuhan Vina, Total Pelaku Jadi 9 Orang

Tren
BMKG Deteksi Siklon Tropis Ewiniar di Sekitar Indonesia, Berlangsung sampai Kapan?

BMKG Deteksi Siklon Tropis Ewiniar di Sekitar Indonesia, Berlangsung sampai Kapan?

Tren
Besaran dan Jadwal Pencairan Gaji Ke-13 Tahun 2024

Besaran dan Jadwal Pencairan Gaji Ke-13 Tahun 2024

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com