Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pasien Kanker Prostat Diprediksi Akan Naik Dua Kali Lipat dalam 20 Tahun, Ini Alasannya

Kompas.com - 14/04/2024, 18:30 WIB
Laksmi Pradipta Amaranggana,
Ahmad Naufal Dzulfaroh

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Para ilmuwan memprediksi, jumlah kasus baru kanker prostat di seluruh dunia akan meningkat dua kali lipat dalam 20 tahun mendatang.

Dalam studi yang diterbitkan The Lancet tersebut, peneliti menemukan bahwa jumlah kasus baru kanker prostat setiap tahunnya terus meningkat.

Pada 2020, tercatat ada 1,4 juta pasien kanker prostat di seluruh dunia dan diperkirakan jumlahnya menjadi 2,9 juta pada 2040, dikutip dari Science Alert.

Lantas, apa alasan di balik prediksi meningkatnya jumlah kanker prostat ini?

Baca juga: Dokter Ingatkan Efek Konsumsi Makanan Gosong bagi Kesehatan, Bisa Picu Kanker

Alasan meningkatnya kanker prostat

Para ilmuwan mengatakan, peningkatan kasus kanker prostat terkait dengan bertambahnya harapan hidup dan perubahan piramida usia di seluruh dunia.

Selain itu, jumlah pasien kanker prostat akan meningkat seiring dengan negara-negara miskin yang bisa mengejar laju penuaan negara-negara kaya.

Peneliti mengungkapkan, ketika angka harapan hidup meningkat di negara-negara berkembang, jumlah kasus kanker prostat juga ikut bertambah.

Mereka menekankan, kebijakan kesehatan masyarakat tidak dapat menekan jumlah pasien kanker prostat, seperti yang terjadi pada kanker paru-paru atau penyakit jantung.

Pasalnya, pasien dengan kanker prostat umumnya disebabkan oleh faktor keturunan.

Diketahui, faktor keturunan jauh lebih sulit dikendalikan dibandingkan dengan pola hidup tidak sehat, seperti merokok yang menjadi penyebab dari kanker paru-paru.

Untuk itu, otoritas kesehatan harus mendorong adanya skrining lebih awal di negara-negara berkembang, karena penyakit ini sering terlambat didiagnosis.

Baca juga: Kisah Pasien Kanker yang Tak Diperbolehkan Meninggalkan Gaza untuk Berobat, Berkali-kali Gagal Menembus Rafah

Mengenal kanker prostat

Kanker prostat merupakan salah satu jenis kanker yang terjadi pada prostat, yaitu kelenjar kecil pada alat reproduksi pria yang menghasilkan cairan mani.

Banyak kasus kanker prostat yang tumbuh lambat dan hanya terbatas pada kelenjar prostat, sehingga tidak menimbulkan bahaya serius.

Meskipun demikian, ada juga jenis kanker prostat lainnya yang bersifat agresif dan dapat menyebar dengan cepat.

Penderita kanker prostat mungkin tidak akan memperlihatkan tanda atau gejala pada tahap awal.

Halaman:

Terkini Lainnya

Ali Bagheri, Diplomat Ulung dan Pengkritik Keras Barat yang Kini Menjabat sebagai Menlu Iran

Ali Bagheri, Diplomat Ulung dan Pengkritik Keras Barat yang Kini Menjabat sebagai Menlu Iran

Tren
Cerita di Balik Jasa 'Santo Suruh' yang Mau Disuruh Apa Saja, dari Jemput Anak Main juga Kubur Ari-ari

Cerita di Balik Jasa "Santo Suruh" yang Mau Disuruh Apa Saja, dari Jemput Anak Main juga Kubur Ari-ari

Tren
Suhu Udara Capai 50 Derajat Celsius, Ini Imbauan bagi Jemaah Haji yang Tiba di Makkah

Suhu Udara Capai 50 Derajat Celsius, Ini Imbauan bagi Jemaah Haji yang Tiba di Makkah

Tren
Kemendikbud Rekomendasikan 177 Karya Sastra di Sekolah, Ada 'Bumi Manusia'

Kemendikbud Rekomendasikan 177 Karya Sastra di Sekolah, Ada "Bumi Manusia"

Tren
Hasil Tes Online 1 Rekrutmen BUMN Diumumkan 22 Mei 2024, Klik rekrutmenbersama2024.fhcibumn.id

Hasil Tes Online 1 Rekrutmen BUMN Diumumkan 22 Mei 2024, Klik rekrutmenbersama2024.fhcibumn.id

Tren
UKT Semakin Mahal dan Janji Prabowo Gratiskan Biaya Kuliah di Kampus Negeri

UKT Semakin Mahal dan Janji Prabowo Gratiskan Biaya Kuliah di Kampus Negeri

Tren
Jarang Diketahui, Ini 5 Manfaat Minum Madu Campur Lemon

Jarang Diketahui, Ini 5 Manfaat Minum Madu Campur Lemon

Tren
Catat, Ini 4 Suplemen yang Bisa Sebabkan Kepala Pusing

Catat, Ini 4 Suplemen yang Bisa Sebabkan Kepala Pusing

Tren
Cerita Ed Dwight, Butuh 60 Tahun Sebelum Wujudkan Mimpi Terbang ke Luar Angkasa

Cerita Ed Dwight, Butuh 60 Tahun Sebelum Wujudkan Mimpi Terbang ke Luar Angkasa

Tren
Kisah Bocah 7 Tahun di Nepal Tak Sengaja Telan Pensil Sepanjang 10 Cm

Kisah Bocah 7 Tahun di Nepal Tak Sengaja Telan Pensil Sepanjang 10 Cm

Tren
Lulusan SMK Sumbang Pengangguran Terbanyak, Menaker: Selama Ini Memang 'Jaka Sembung'

Lulusan SMK Sumbang Pengangguran Terbanyak, Menaker: Selama Ini Memang "Jaka Sembung"

Tren
Penelitian Ungkap Mikroplastik Sekarang Terdeteksi di Testis Manusia

Penelitian Ungkap Mikroplastik Sekarang Terdeteksi di Testis Manusia

Tren
Kuning Telur Direbus hingga Keabuan Disebut Tidak Sehat, Benarkah?

Kuning Telur Direbus hingga Keabuan Disebut Tidak Sehat, Benarkah?

Tren
Presiden Iran Meninggal, Apa Pengaruhnya bagi Geopolitik Dunia?

Presiden Iran Meninggal, Apa Pengaruhnya bagi Geopolitik Dunia?

Tren
Tanda Seseorang Kemungkinan Psikopat, Salah Satunya dari Gerakan Kepala

Tanda Seseorang Kemungkinan Psikopat, Salah Satunya dari Gerakan Kepala

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com