Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sejarah Kue Kering yang Identik dengan Perayaan Lebaran di Indonesia

Kompas.com - 11/04/2024, 18:00 WIB
Alicia Diahwahyuningtyas,
Mahardini Nur Afifah

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Idul Fitri sering kali dirayakan dengan berbagai cara, salah satunya dengan berkumpul dan makan bersama dengan kerabat serta saudara.

Diketahui, ada banyak jenis makanan yang identik dengan perayaan lebaran di Indonesia, salah satunya adalah kue kering, seperti nastar, kastangel, dan putri salju.

Kue kering sendiri adalah kudapan yang terbuat dari tepung terigu, gula, mentega, telur, dan beberapa bahan lainnya.

Kue ini memiliki ukuran yang bervariasi, namun umumnya berbentuk kecil.

Namun, tahukah Anda bagaimana sejarah kue kering dan mengapa kue kering identik dengan perayaan lebaran di Indonesia?

Baca juga: Efek Makan Kue Kering Berlebihan, Ketahui Sebelum Lebaran


Sejarah kue kering 

Dilansir dari Kompas.com (11/4/2022), kue kering sudah dikenal sejak abad ke-7 oleh bangsa Persia atau kini dikenal dengan negara Iran.

Sejarah penemuan kue kering berasal dari para tukang roti yang ingin membuat kue seperti biasanya. Pasalnya, saat hendak memanggang kue, para tukang kue kesulitan menentukan suhu oven yang akan digunakan.

Supaya mendapatkan suhu yang tepat, mereka melakukan percobaan kecil dengan membuat adonan kue berukuran kecil ke dalam oven.

Namun, tak disangka, adonan yang jatuh tadi justru bisa mengembang dan memiliki rasa yang renyah. Dari sinilah kemudian menjadi awal terciptanya kue kering.

Sebelum bisa dinikmati oleh semua kalangan seperti saat ini, dulunya kue kering merupakan makanan mewah yang hanya bisa disantap kaum bangsawan.

Hingga pada akhirnya, pedagang Muslim menyebarkan kue kering ke berbagai wilayah yang menjadi persinggahan selama berdagang, salah satunya Eropa.

Kemudian, pada abad ke-14, kue kering mulai dinikmati berbagai kalangan di belahan dunia dan semakin populer.

Selain itu, karena bentuknya yang kecil dan daya simpannya yang tinggi, membuat kudapan ini sering dijadikan sebagai bekal saat bepergian dalam waktu lama.

Baca juga: Sejarah dan Resep Olahan Kue Keranjang, Makanan Khas Perayaan Imlek

Alasan kue kering identik dengan lebaran di Indonesia

Sementara itu, alasan kue kering identik dengan lebaran di Indonesia dijelaskan oleh sejarawan kuliner Fadly Rahman.

Ia mengatakan, tradisi menyajikan kue kering baru muncul saat masa kolonial Belanda.

Halaman:

Terkini Lainnya

BMKG: Wilayah Berpotensi Hujan Lebat, Petir, dan Angin Kencang pada 23-24 Mei 2024

BMKG: Wilayah Berpotensi Hujan Lebat, Petir, dan Angin Kencang pada 23-24 Mei 2024

Tren
[POPULER TREN] Kronologi Singapore Airlines Alami Turbulensi | Skandal Transfusi Darah di Inggris

[POPULER TREN] Kronologi Singapore Airlines Alami Turbulensi | Skandal Transfusi Darah di Inggris

Tren
Sosok Pegi Setiawan, Terduga Pembunuh Vina Cirebon Ditangkap

Sosok Pegi Setiawan, Terduga Pembunuh Vina Cirebon Ditangkap

Tren
Pendaftaran STAN 2024: Link, Jadwal, Persyaratan, dan Cara Daftarnya

Pendaftaran STAN 2024: Link, Jadwal, Persyaratan, dan Cara Daftarnya

Tren
10 Pemain Sepak Bola Termahal di Dunia 2024: Bellingham, Haaland, dan Mbappe Berbagi Tempat

10 Pemain Sepak Bola Termahal di Dunia 2024: Bellingham, Haaland, dan Mbappe Berbagi Tempat

Tren
Ditutup 31 Mei 2024, Ini Cara Daftar Pembelian Elpiji 3 Kg Pakai KTP

Ditutup 31 Mei 2024, Ini Cara Daftar Pembelian Elpiji 3 Kg Pakai KTP

Tren
Jadwal KRL Solo-Jogja selama Libur Panjang Hari Raya Waisak

Jadwal KRL Solo-Jogja selama Libur Panjang Hari Raya Waisak

Tren
Kasus Kecelakaan akibat Turbulensi Pesawat Kian Meningkat karena Perubahan Iklim, Kok Bisa?

Kasus Kecelakaan akibat Turbulensi Pesawat Kian Meningkat karena Perubahan Iklim, Kok Bisa?

Tren
HET Beras Akan Naik Bulan Depan, Ini Perincian Harganya

HET Beras Akan Naik Bulan Depan, Ini Perincian Harganya

Tren
Jangan Sampai Keliru, Ini Perbedaan Teluk dan Tanjung

Jangan Sampai Keliru, Ini Perbedaan Teluk dan Tanjung

Tren
Ini yang Terjadi Saat Pesawat Singapore Airlines Alami Turbulensi

Ini yang Terjadi Saat Pesawat Singapore Airlines Alami Turbulensi

Tren
Berkaca dari Turbulensi Singapore Airlines, Bolehkah Penderita Penyakit Jantung Naik Pesawat?

Berkaca dari Turbulensi Singapore Airlines, Bolehkah Penderita Penyakit Jantung Naik Pesawat?

Tren
Penyebab Pesawat Alami Turbulensi seperti Singapore Airlines

Penyebab Pesawat Alami Turbulensi seperti Singapore Airlines

Tren
Cerita Penumpang Singapore Airlines Saat Turbulensi, Tanpa Peringatan dan Penumpang Terlempar dari Kursi

Cerita Penumpang Singapore Airlines Saat Turbulensi, Tanpa Peringatan dan Penumpang Terlempar dari Kursi

Tren
Jadwal Lengkap Piala AFF 2024 dan Pembagian Grupnya

Jadwal Lengkap Piala AFF 2024 dan Pembagian Grupnya

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com