Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pria di Bintaro Ketahuan Mencuri Bra Tetangganya, Psikolog: Bisa Jadi Kelainan Seksual

Kompas.com - 05/04/2024, 21:00 WIB
Aditya Priyatna Darmawan,
Mahardini Nur Afifah

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Seorang pria berinisial S kepergok mencuri bra tetangganya di perumahan elite di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, Rabu (3/4/2024).

Video rekaman pria di Bintaro kepergok mencuri bra tetangganya itu pun viral dan ramai diperbincangkan di media sosial.

Dari video yang beredar, tampak S yang menaiki mobil berwarna putih kembali turun untuk mengembalikan bra yang baru saja ia curi karena ketahuan pemiliknya.

Menurut Kapolsek Pondok Aren, Kompol Bambang Askar Sodiq, keduanya tidak saling mengenal meski masih satu perumahan. Sebab, pelaku dan korban berbeda blok di dalam perumahan itu.

Dia menyebut bahwa kasus ini telah diselesaikan secara kekeluargaan, sehingga pihaknya akan menerapkan restorative justice.

"Yang bersangkutan sudah menyadari kalau dia salah. Dikenal baik orangnya, masyarakat malah kaget, enggak menyangka. Makanya Pak RT dan RW memediasi untuk saling memaafkan," ungkap Bambang, dikutip dari Kompas.com, Sabtu (5/4/2024).

Berikut penjelasan psikolog mengenai perilaku S yang mencuri bra milik tetangganya.

Baca juga: Benarkah Bernyanyi Random Saat Berkendara Bisa Mengurangi Stres?

Psikolog: obsesi dengan bra bisa jadi kelainan seksual

Dosen psikologi Universitas Aisyiyah Yogyakarta Ratna Yunita Setiyani Subardjo menjelaskan, seseorang yang mencuri bra bisa jadi memiliki kelainan seksual jenis fetisisme yang termasuk di dalam golongan parafilia.

Lebih lanjut ia menerangkan, seseorang terindikasi mengalami kelainan seksual jika bra tersebut lantas digunakan pelaku untuk memuaskan hasrat seksualnya.

“Jadi parafilia adalah bagian terbesarnya, ibaratnya, kelompok yang di mana berisi kelainan-kelainan seksual dengan berfantasi melihat objek tertentu dan kejadiannya berulang,” ujar Ratna, saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (5/4/2024).

Menurut Ratna, fetisisme adalah kelainan seksual yang ditandai dengan penyimpangan seksual ketika melihat benda-benda mati, pakaian dalam, sepatu, atau kaus kaki.

Benda-benda tersebut biasanya digunakan untuk meningkatkan gairah saat melakukan hubungan seksual dengan orang lain.

Menurutnya, orang yang memiliki fetisisme akan beranggapan bahwa pakaian dalam bisa memicu imajinasi dan rangsangan seksualnya timbul.

“Dia merasa saat melihat pakaian dalam wanita, sudah bisa terangsang untuk melakukan aktivitas masturbasi, atau aktivitas seks tertentu sampai merasa ingin dipuaskan, atau justru merangsang untuk punya hasrat seksual tinggi sebelum bertemu pasangannya,” ucap Ratna.

Ratna menyampaikan, orang tanpa kelainan seksual ini umumnya tidak berpikir demikian. 

Halaman:
Baca tentang

Terkini Lainnya

Ilmuwan China Ungkap Makanan yang Bisa Menjadi Rahasia Panjang Umur

Ilmuwan China Ungkap Makanan yang Bisa Menjadi Rahasia Panjang Umur

Tren
Catat, Ini Waktu Larangan untuk Minum Kopi dan Dampaknya

Catat, Ini Waktu Larangan untuk Minum Kopi dan Dampaknya

Tren
Mengenal Teori Bumi Berlubang dan Agartha, Inspirasi Serial 'Joko Anwar's Nightmares and Daydreams'

Mengenal Teori Bumi Berlubang dan Agartha, Inspirasi Serial "Joko Anwar's Nightmares and Daydreams"

Tren
Kemenkumham Soroti Kasus Peserta UTBK Tunarungu Dipaksa Copot ABD dan Dicurigai Joki

Kemenkumham Soroti Kasus Peserta UTBK Tunarungu Dipaksa Copot ABD dan Dicurigai Joki

Tren
Siswa SMP Tewas Diduga Dianiaya Polisi di Padang, Saksi Sempat Lihat Korban Ditendang

Siswa SMP Tewas Diduga Dianiaya Polisi di Padang, Saksi Sempat Lihat Korban Ditendang

Tren
Menilik Pegunungan Appalachia, Rumah bagi Cerita Misteri dan Supranatural

Menilik Pegunungan Appalachia, Rumah bagi Cerita Misteri dan Supranatural

Tren
Gangguan di Server Pusat Data Nasional Terjadi Cukup Lama, Apa Penyebabnya?

Gangguan di Server Pusat Data Nasional Terjadi Cukup Lama, Apa Penyebabnya?

Tren
Lowongan Kerja PT KAI untuk SMA: Ini Syarat, Link, dan Cara Daftarnya

Lowongan Kerja PT KAI untuk SMA: Ini Syarat, Link, dan Cara Daftarnya

Tren
Urutan Nonton 7 Episode Joko Anwar's Nightmares and Daydreams

Urutan Nonton 7 Episode Joko Anwar's Nightmares and Daydreams

Tren
Benarkah Mencuci Piring Bisa Bantu Meredakan Stres? Ini Kata Psikolog

Benarkah Mencuci Piring Bisa Bantu Meredakan Stres? Ini Kata Psikolog

Tren
Penjelasan Kemenag soal Video Jemaah Haji Diduga Meninggal dan Telantar di Arab Saudi

Penjelasan Kemenag soal Video Jemaah Haji Diduga Meninggal dan Telantar di Arab Saudi

Tren
Kasus Anjing Gigit Manusia Kembali Terjadi, Bisakah Pemilik Dipidana?

Kasus Anjing Gigit Manusia Kembali Terjadi, Bisakah Pemilik Dipidana?

Tren
Kronologi Anggota Satpol PP Pekanbaru Peras Nenek Rp 3 Juta, Modus soal Izin Bangunan

Kronologi Anggota Satpol PP Pekanbaru Peras Nenek Rp 3 Juta, Modus soal Izin Bangunan

Tren
Pelajar di Padang Diduga Jadi Korban Penganiayaan Polisi hingga Meninggal, KPAI Desak Polri Berbenah

Pelajar di Padang Diduga Jadi Korban Penganiayaan Polisi hingga Meninggal, KPAI Desak Polri Berbenah

Tren
5 Fakta Kecelakaan Pajero Vs Truk di Tol Semarang-Batang yang Menewaskan 4 Orang

5 Fakta Kecelakaan Pajero Vs Truk di Tol Semarang-Batang yang Menewaskan 4 Orang

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com