Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kereta Eksekutif New Generation KAI Bocor, Warganet: Ada Wahana Air Terjun

Kompas.com - 04/04/2024, 07:30 WIB
Alinda Hardiantoro,
Rizal Setyo Nugroho

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Video kereta api rangkaian kereta eksekutif New Generation diduga bocor, beredar di media sosial X atau Twitter.

Unggahan tersebut diunggah oleh akun @txttransportasi, Selasa (2/4/2024).

"Ternyata di rangkaian baru kereta eksekutif new generation ada wahana air terjun. Sambil makan di kereta makan sambil lihat air terjun menjadi sebuah kenikmatan yang haqiqi. TKP rangkaian ada di KA Argo Bromo Anggrek. Bau²nya bakal recall INKA nih," tulis postingan tersebut.

Dalam unggahan itu, disertakan pula video berdurasi 11 menit yang menunjukkan rangkaian kereta api bocor. Tetes-tetes air mengalir dari atap kereta api ke kursi penumpang.

Hingga Rabu (3/4/2024), unggahan tersebut telah dikomentari 25 warganet dan disukai 183 pengguna media sosial X.

Lantas, benarkah rangkaian kereta api kereta eksekutif new generation bocor?

Baca juga: Cara Reschedule Tiket Kereta Api pada Masa Libur Lebaran 2024

Penjelasan KAI

Vice President (VP) Public Relations KAI, Joni Martinus mengonfirmasi kejadian tersebut.

Ia mengatakan, kejadian itu terjadi di rangkaian terjadi di gerbong kereta restorasi KA Argo Bromo Anggrek relasi Surabaya Pasarturi - Gambir keberangkatan pada Minggu (31/4/2024).

"Rangkaian kereta baru tersebut masih berada dalam pengawasan dan tanggung jawab dari pihak PT. INKA," kata Joni, saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu (3/4/2024).

Sebagai produsen Kereta New Generation, PT INKA segera menerjunkan teknisi untuk memperbaiki kereta yang bocor tersebut.

Kendati demikian, Joni enggan membeberkan penyebab kebocoran gerbong kereta tersebut.

Kini, Joni memastikan bahwa KA Argo Bromo Anggrek sudah tidak terjadi kebocoran lagi.

"Karena langsung ditangani oleh petugas teknisi PT INKA yang memang sedang melakukan pengawalan terhadap kereta baru tersebut," terang Joni.

Baca juga: Kereta Api atau Ambulans, Mana yang Lebih Diprioritaskan untuk Melintas Lebih Dulu?

KAI meminta maaf

Atas kejadian tersebut, Joni mewakili PT KAI menyampaikan permohonan maaf karena menimbulkan ketidaknyamanan bagi penumpang.

PT KAI mengaku akan terus berkomitmen untuk berkoordinasi dengan PT INKA guna menjamin Kereta New Generation tetap andal.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

Mengenal Isfahan, Kota Bersejarah yang Jadi Target Serangan Israel ke Iran

Mengenal Isfahan, Kota Bersejarah yang Jadi Target Serangan Israel ke Iran

Tren
7 Jenis Obat Potensial Tingkatkan Risiko Anemia Aplastik, Tak Boleh Dipakai Sembarangan

7 Jenis Obat Potensial Tingkatkan Risiko Anemia Aplastik, Tak Boleh Dipakai Sembarangan

Tren
Resmi, Ada 26.319 Lowongan Kerja untuk PPPK dan CASN Kementerian PUPR 2024

Resmi, Ada 26.319 Lowongan Kerja untuk PPPK dan CASN Kementerian PUPR 2024

Tren
Unas Bentuk Tim Pencari Fakta Selidiki Dugaan Pencatutan Nama oleh Kumba Digdowiseiso

Unas Bentuk Tim Pencari Fakta Selidiki Dugaan Pencatutan Nama oleh Kumba Digdowiseiso

Tren
Kenali Waktu Terbaik dan Terburuk untuk Minum Air Kelapa

Kenali Waktu Terbaik dan Terburuk untuk Minum Air Kelapa

Tren
Terbaru, 40.839 Lowongan Kerja untuk PPPK dan CASN Kemensos 2024

Terbaru, 40.839 Lowongan Kerja untuk PPPK dan CASN Kemensos 2024

Tren
Orang yang Langsung S2 Setelah Sarjana Disebut Minim Performa Kerja, Pengamat Buka Suara

Orang yang Langsung S2 Setelah Sarjana Disebut Minim Performa Kerja, Pengamat Buka Suara

Tren
Ini Alasan Mengapa Perempuan Tak Boleh Tidur 2 Jam Setelah Melahirkan Normal

Ini Alasan Mengapa Perempuan Tak Boleh Tidur 2 Jam Setelah Melahirkan Normal

Tren
Kumpulan Twibbon dan Ucapan Hari Kartini 21 April 2024

Kumpulan Twibbon dan Ucapan Hari Kartini 21 April 2024

Tren
5 Bahaya Menahan Kentut, Bisa Keluar dari Mulut

5 Bahaya Menahan Kentut, Bisa Keluar dari Mulut

Tren
Mengenal Tinitus, Kondisi Ketika Telinga Berdenging, Apa Penyebabnya?

Mengenal Tinitus, Kondisi Ketika Telinga Berdenging, Apa Penyebabnya?

Tren
Psikiater Nutrisi Ungkap 5 Sarapan Favorit, Bantu Siapkan Otak dan Mental Seharian

Psikiater Nutrisi Ungkap 5 Sarapan Favorit, Bantu Siapkan Otak dan Mental Seharian

Tren
BMKG: Inilah Wilayah yang Berpotensi Hujan Lebat, Petir, dan Angin Kencang pada 20-21 April 2024

BMKG: Inilah Wilayah yang Berpotensi Hujan Lebat, Petir, dan Angin Kencang pada 20-21 April 2024

Tren
[POPULER TREN] Manfaat Air Kelapa Murni Tanpa Gula | Israel Serang Iran

[POPULER TREN] Manfaat Air Kelapa Murni Tanpa Gula | Israel Serang Iran

Tren
Seorang Pria Ditangkap di Konsulat Iran di Perancis, Ancam Ledakkan Diri

Seorang Pria Ditangkap di Konsulat Iran di Perancis, Ancam Ledakkan Diri

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com