Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Fakta Pembunuhan Casis TNI AL, Setahun Tanpa Kabar, Keluarga Diperas

Kompas.com - 01/04/2024, 14:00 WIB
Alinda Hardiantoro,
Rizal Setyo Nugroho

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Media sosial X atau Twitter, ramai soal calon siswa (casis) Bintara bernama Iwan Sutrisman Telaumbanua (22) yang tewas dibunuh anggota Pangkalan TNI Angkatan Laut Nias, Serda Adan Aryan Marsal. 

Kasus pembunuhan itu terungkap setelah lebih dari satu tahun korban tak diketahui keberadaanya. 

"Iwan Sutrisman Telaumbanua (22) mantan calon siswa (casis) Bintara TNI AL gelombang 2 tahun 2022 ternyata tewas dibunuh oknum Pomal Lanal Nias.

Kabar Iwan Sutrisman Telaumbanua tewas dibunuh baru diketahui pihak keluarga setelah Pom Lanal Nias melaporkan kejadian itu, Kamis (28/3/2024)," tulis akun @kegblgnunfaedh.

Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Nias Kolonel Laut (P) Wishnu Ardiansyah mengonfirmasi kasus tersebut.

Ia mengatakan, pelaku pembunuhan bernama Serda Adan Aryan Marsal dan sudah ditetapkan sebagai tersangka.

"Pelaku pembunuhan pria asal Nias Selatan akan dikenakan hukuman mati atau penjara seumur hidup," kata Wishnu dilansir dari Kompas.com, Minggu (31/3/2024).

Pihaknya menambahkan, tindak pidana tersebut dilakukan atas inisiatif tersangka sendiri.

Baca juga: Viral, Video Anggota TNI Foto Prewedding Pakai Tank, Ini Penjelasan Kadispenad

Fakta pembunuhan Casis TNI AL

Dihimpun dari berbagai sumber, berikut fakta kasus pembunuhan yang dilakukan anggota Polisi Militer Pangkalan TNI AL (Lanal) Nias kepada casis TNI AL:

1. Dibunuh setahun lalu

Pembunuhan terhadap casis TNI Bintara bernama Iwan Sutrisman Telaumbanua diketahui terjadi di kawasan Sawahlunto, Sumatera Barat pada 24 Desember 2022.

Tindak pidana itu dilakukan pelaku Serda Adan Aryan Marsal dan seorang rekannya, warga sipil berinisial A.

Awalnya, keluarga tidak menaruh curiga kepada pelaku karena berniat untuk membantu korban agar masuk menjadi anggota TNI AL.

Sebelumnya, Iwan telah mencoba mengikuti seleksi Bintara AL di Nias, tapi gagal.

Pelaku kemudian meminta ke keluarga korban untuk mengajaknya tes Bintara TNI AL di Padang, Sumatera Barat, pada 16 Desember 2022.

Keluarga Iwan juga telah menyanggupi uang Rp 200 juta yang diminta pelaku untuk meluluskan korban menjadi Bintara TNI AL.

Pada 22 Desember 2022, Adan mengirimkan foto Iwan mengenakan seragam TNI AL.

Ia mengatakan, Iwan sedang mengikuti pendidikan TNI AL di Tanjung Uban sehingga keluarga tidak bisa berkomunikasi secara langsung.

Baca juga: Usai Bunuh Eks Casis TNI, Serda Adan Bohongi Keluarga Sebut Korban Akan Dilantik

Halaman:

Terkini Lainnya

Prakiraan BMKG: Inilah Wilayah yang Masih Berpotensi Hujan Lebat, Petir, dan Angin Kencang pada 22-23 Juni 2024

Prakiraan BMKG: Inilah Wilayah yang Masih Berpotensi Hujan Lebat, Petir, dan Angin Kencang pada 22-23 Juni 2024

Tren
[POPULER TREN] Jadwal Laga Indonesia Vs Singapura Piala AFF U16 2024 | Kopi Bisa Mengurangi Risiko Batu Ginjal

[POPULER TREN] Jadwal Laga Indonesia Vs Singapura Piala AFF U16 2024 | Kopi Bisa Mengurangi Risiko Batu Ginjal

Tren
Apa Itu Kartu Merah Muda yang Dipakai di Copa America?

Apa Itu Kartu Merah Muda yang Dipakai di Copa America?

Tren
Apa Perbedaan Teleskop Refraktor dan Teleskop Rreflektor?

Apa Perbedaan Teleskop Refraktor dan Teleskop Rreflektor?

Tren
Mengapa Mei Terasa Lama sedangkan Juni Cepat Berlalu? Ini Kata Psikolog

Mengapa Mei Terasa Lama sedangkan Juni Cepat Berlalu? Ini Kata Psikolog

Tren
10 Tanaman Penghasil Oksigen Saat Malam Hari, Bisa Diletakkan dalam Rumah

10 Tanaman Penghasil Oksigen Saat Malam Hari, Bisa Diletakkan dalam Rumah

Tren
Apakah Konsultasi ke Psikiater Ditanggung BPJS Kesehatan?

Apakah Konsultasi ke Psikiater Ditanggung BPJS Kesehatan?

Tren
Dua Astronot Terjebak di Luar Angkasa dan Tak Bisa Pulang, Apa Penyebabnya?

Dua Astronot Terjebak di Luar Angkasa dan Tak Bisa Pulang, Apa Penyebabnya?

Tren
Besok, 3 Destinasi Wisata Ini Gelar Promo Meriahkan HUT Ke-497 Jakarta

Besok, 3 Destinasi Wisata Ini Gelar Promo Meriahkan HUT Ke-497 Jakarta

Tren
Naik Transjakarta Hanya Bayar Rp 1 pada 22-23 Juni 2024, Bagaimana Cara Mendapatkannya?

Naik Transjakarta Hanya Bayar Rp 1 pada 22-23 Juni 2024, Bagaimana Cara Mendapatkannya?

Tren
Memanfaatkan Media Sosial secara Efektif bagi Pemerintah

Memanfaatkan Media Sosial secara Efektif bagi Pemerintah

Tren
Dalam Sepekan, Warga India Ramai-ramai Temukan Hewan Mati dalam Makanan

Dalam Sepekan, Warga India Ramai-ramai Temukan Hewan Mati dalam Makanan

Tren
Kawasan Bromo Ditutup 21-24 Juni 2024, Ada Ritual Yadnya Kasada dan Imbas Kebakaran

Kawasan Bromo Ditutup 21-24 Juni 2024, Ada Ritual Yadnya Kasada dan Imbas Kebakaran

Tren
Bruno Mars Konser di Jakarta 13-14 September 2024, Berikut Link dan Cara Beli Tiketnya

Bruno Mars Konser di Jakarta 13-14 September 2024, Berikut Link dan Cara Beli Tiketnya

Tren
Ramai soal Wacana Pajak Sepeda, Kemenhub: Sudah Kami Bantah sejak 2020

Ramai soal Wacana Pajak Sepeda, Kemenhub: Sudah Kami Bantah sejak 2020

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com