Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

7 Ikan Penurun Lemak Trigliserida, Cegah Obesitas dan Diabetes

Kompas.com - 05/03/2024, 07:30 WIB
Diva Lufiana Putri,
Ahmad Naufal Dzulfaroh

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pola makan sehat termasuk dengan mengonsumsi ikan dapat membantu menurunkan kadar trigliserida dalam darah.

Kadar trigliserida yang tinggi merupakan imbas dari kondisi kesehatan tertentu, genetik, obat-obatan, serta gaya hidup.

Menurut Kementerian Kesehatan, trigliserida adalah salah satu jenis lemak dalam darah yang berfungsi sebagai energi cadangan.

Energi tersebut sebenarnya akan digunakan tubuh jika sumber energi utama, yakni glukosa telah habis.

Meski dibutuhkan tubuh, jumlahnya yang terlalu banyak dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, seperti penyakit jantung dan hipertensi.

American Heart Association (AHA) melaporkan, trigliserida tinggi juga dapat meningkatkan faktor risiko terkena obesitas, resistensi insulin, diabetes tipe 2 hingga pankreatitis.

Baca juga: 5 Sayuran Penurun Trigliserida, Bantu Cegah Diabetes dan Obesitas


Ikan untuk menurunkan trigliserida tinggi

Konsumsi ikan berlemak atau fatty fish dapat menurunkan kadar trigliserida dan membantunya tetap dalam batas aman.

Dilansir dari Medical News Today, terdapat dua macam kadar trigliserida darah yang dinilai aman untuk kesehatan.

Pertama, kadar trigliserida lebih rendah dari 75 miligram per desiliter (mg/dl) untuk anak di bawah usia 10 tahun.

Kedua, kadar trigliserida tak lebih dari 90 mg/dl untuk anak-anak di atas 10 tahun dan orang dewasa.

Sementara itu, dokter mungkin akan mendiagnosis seseorang yang memiliki trigliserida tinggi (hipertrigliseridemia) jika kadar puasanya secara konsisten lebih dari 150 mg/dl.

Dikutip dari laman Healthline, ikan berlemak merupakan sumber penting omega 3, asam lemak sehat penurun trigliserida.

Tubuh manusia membutuhkan asam lemak omega 3 untuk menjalankan berbagai fungsi, mulai dari aktivitas otot hingga pertumbuhan sel.

Baca juga: Jenis Ikan dan Makanan Laut yang Boleh Dimakan Penderita Asam Urat

Nutrisi ini tidak dapat diproduksi di dalam tubuh, sehingga membutuhkan asupan makanan yang kaya akan omega 3, termasuk ikan.

Ikan berlemak sendiri mengandung dua jenis omega 3, yang disebut asam dokosaheksaenoat (DHA) dan asam eikosapentanoat (EPA).

Halaman:

Terkini Lainnya

Idul Adha 2024 Tanggal Berapa? Ini Menurut Muhammadiyah dan Pemerintah

Idul Adha 2024 Tanggal Berapa? Ini Menurut Muhammadiyah dan Pemerintah

Tren
Berapa Lama Durasi Jalan Kaki untuk Mengecilkan Perut Buncit?

Berapa Lama Durasi Jalan Kaki untuk Mengecilkan Perut Buncit?

Tren
Prakiraan BMKG: Wilayah yang Berpotensi Dilanda Hujan Lebat, Angin Kencang, dan Petir 28-29 Mei 2024

Prakiraan BMKG: Wilayah yang Berpotensi Dilanda Hujan Lebat, Angin Kencang, dan Petir 28-29 Mei 2024

Tren
[POPULER TREN] Tanda Kolesterol Tinggi yang Kerap Diabaikan | Bantah Bunuh Vina, Pegi Tetap Diancam Hukuman Mati

[POPULER TREN] Tanda Kolesterol Tinggi yang Kerap Diabaikan | Bantah Bunuh Vina, Pegi Tetap Diancam Hukuman Mati

Tren
Matahari Tepat di Atas Kabah, Saatnya Cek Arah Kiblat

Matahari Tepat di Atas Kabah, Saatnya Cek Arah Kiblat

Tren
Kekuasaan Sejarah

Kekuasaan Sejarah

Tren
Kisah Alfiana, Penari Belia yang Rela Sisihkan Honor Demi Berhaji, Jadi Salah Satu Jemaah Termuda

Kisah Alfiana, Penari Belia yang Rela Sisihkan Honor Demi Berhaji, Jadi Salah Satu Jemaah Termuda

Tren
Jokowi Luncurkan Aplikasi Terpadu INA Digital, Bisa Urus SIM, IKD, dan Bansos

Jokowi Luncurkan Aplikasi Terpadu INA Digital, Bisa Urus SIM, IKD, dan Bansos

Tren
Biaya UKT Universitas Muhammadiyah Maumere, Bisa Dibayar Pakai Hasil Bumi atau Dicicil

Biaya UKT Universitas Muhammadiyah Maumere, Bisa Dibayar Pakai Hasil Bumi atau Dicicil

Tren
Pegi Bantah Telah Membunuh Vina, Apakah Berpengaruh pada Proses Hukum?

Pegi Bantah Telah Membunuh Vina, Apakah Berpengaruh pada Proses Hukum?

Tren
Singapura Tarik Produk Kacang Impor Ini karena Risiko Kesehatan, Apakah Beredar di Indonesia?

Singapura Tarik Produk Kacang Impor Ini karena Risiko Kesehatan, Apakah Beredar di Indonesia?

Tren
Maskot Pilkada DKI Jakarta Disebut Mirip Kartun Shimajiro, KPU Buka Suara

Maskot Pilkada DKI Jakarta Disebut Mirip Kartun Shimajiro, KPU Buka Suara

Tren
Ramai di Media Sosial, Bagaimana Penilaian Tes Learning Agility Rekrutmen BUMN?

Ramai di Media Sosial, Bagaimana Penilaian Tes Learning Agility Rekrutmen BUMN?

Tren
Batalkan Kenaikan UKT, Nadiem: Kalau Ada Kenaikan Harus Adil dan Wajar

Batalkan Kenaikan UKT, Nadiem: Kalau Ada Kenaikan Harus Adil dan Wajar

Tren
Buntut Pencatutan Nama di Karya Ilmiah, Kumba Digdowiseiso Dicopot dari Dekan dan Dosen FEB Unas

Buntut Pencatutan Nama di Karya Ilmiah, Kumba Digdowiseiso Dicopot dari Dekan dan Dosen FEB Unas

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com