Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dishub DKI Jakarta Gelar Razia Motor Lawan Arah secara Rutin, Ini Lokasinya

Kompas.com - 27/02/2024, 10:00 WIB
Aditya Priyatna Darmawan,
Inten Esti Pratiwi

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta rutin menggelar razia kendaraan roda dua yang melawan arah di sejumlah ruas jalan di Jakarta mulai 22 Februari 2024.

Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo mengungkapkan, pihaknya akan melakukan razia pada pukul 07.30-10.00 WIB dan 16.00-18.00 WIB.

Nantinya, penindakan tersebut akan dilakukan bersama personel gabungan Dishub DKI Jakarta dengan jajaran TNI dan Ditlantas Polda Metro Jaya.

"Pengawasan dan penindakan ini dimulai pada 22 Februari 2024 dan akan dilakukan seterusnya secara rutin sebanyak dua kali sehari pada pagi dan sore hari guna memastikan kelancaran dan ketertiban lalu lintas," ujar Syafrin, dikutip dari Antara, Jumat (23/2/2024).

Pada pelaksanaan hari pertama, tercatat ada sebanyak 144 kendaraan roda dua kena razia, dengan rincian 30 kendaraan pada pagi dan 114 kendaraan pada sore hari.

144 kendaraan tersebut kena razia karena melawan arah di sejumlah lokasi di Jakarta.

"Guna menimbulkan efek jera, petugas menindak dengan mengenakan BAP (tilang) pada para pengendara kendaraan roda dua tersebut," ucap Syafrin.

Baca juga: Viral, Video 2 Pelajar Nyaris Tertabrak Truk Saat Hindari Razia Polisi

Lokasi razia

Dilansir dari Kompas.com, Jumat (23/2/2024), berikut lokasi razia motor yang melawan arah di Jakarta:

  • Jakarta Pusat
    • Jalan KH Mas Mansyur
    • Jalan Kramat Bunder
    • Jalan Gunung Sahari
    • Jalan Karang Anyar
    • Jalan Letjen Suprapto
    • Jalan Kebon Sirih Timur
    • Jalan Johar.
  • Jakarta Utara
    • Jalan Raya Cilincing.

Baca juga: 7 Kategori Korban Kecelakaan yang Tidak Mendapat Santunan Jasa Raharja

  • Jakarta Selatan
    • Taman Setia Budi
    • Jalan Rasuna Said
    • Jalan Kalibata Raya
    • Jalan Ciputat Raya.
  • Jakarta Barat
    • Ring Road Rawa Buaya
    • Ring Road Pintu Air Cengkareng.
  • Jakarta Timur
    • Jalan Raya I Gusti Ngurah Rai
    • Jalan Raya Bekasi
    • Jalan layang (flyover) Pondok Kopi
    • Turunan jalan layang (flyover) Klender.

Penindakan ini, kata Syafrin, diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran dan kedisiplinan dalam berlalu lintas melalui kepatuhan terhadap rambu-rambu lalu lintas, petunjuk arah, dan petugas lalu lintas guna terciptanya kelancaran, keamanan, dan keselamatan di jalan.

Ia juga memastikan, nantinya pemilihan lokasi penindakan ini akan disesuaikan dengan potensi wilayah terjadinya pelanggaran lawan arah atau lawan arus.

Baca juga: Kategori Korban Kecelakaan yang Dapat Santunan Jasa Raharja dan Nominalnya

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

Angkatan Udara Yordania Tembak Jatuh Drone Iran Sebelum ke Israel

Angkatan Udara Yordania Tembak Jatuh Drone Iran Sebelum ke Israel

Tren
Beredar Daftar Nama Panitia Kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia, Ini Kata Keuskupan Agung Jakarta

Beredar Daftar Nama Panitia Kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia, Ini Kata Keuskupan Agung Jakarta

Tren
Mencabut Naskah Riset Gunung Padang

Mencabut Naskah Riset Gunung Padang

Tren
Diserang Rudal Iran, Ini Gambaran Sistem Pertahanan Udara Israel

Diserang Rudal Iran, Ini Gambaran Sistem Pertahanan Udara Israel

Tren
Modus Penipuan Salah Transfer ke Rekening Pribadi, Ini yang Harus Dilakukan

Modus Penipuan Salah Transfer ke Rekening Pribadi, Ini yang Harus Dilakukan

Tren
Sirene Peringatan Terdengar di Israel Usai Serangan Udara Iran

Sirene Peringatan Terdengar di Israel Usai Serangan Udara Iran

Tren
Prakiraan BMKG: Wilayah Ini Berpotensi Dilanda Hujan Lebat, Angin Kencang, dan Petir pada 14-15 April 2024

Prakiraan BMKG: Wilayah Ini Berpotensi Dilanda Hujan Lebat, Angin Kencang, dan Petir pada 14-15 April 2024

Tren
Iran Luncukan 100 Drone ke Israel, Irak-Lebanon Tutup Wilayah Udara

Iran Luncukan 100 Drone ke Israel, Irak-Lebanon Tutup Wilayah Udara

Tren
[POPULER TREN] TNI Selidiki Pria Mengaku Adik Jenderal yang Tabrak Mobil Warga | Cara Daftar Beli Elpiji Pakai KTP, Ditutup Mei 2024

[POPULER TREN] TNI Selidiki Pria Mengaku Adik Jenderal yang Tabrak Mobil Warga | Cara Daftar Beli Elpiji Pakai KTP, Ditutup Mei 2024

Tren
Iran Meluncurkan Serangan Drone ke Arah Israel

Iran Meluncurkan Serangan Drone ke Arah Israel

Tren
Aksi Heroik Polisi Wanita Sendirian Lawan Pelaku Penusukan Massal di Sydney, Australia

Aksi Heroik Polisi Wanita Sendirian Lawan Pelaku Penusukan Massal di Sydney, Australia

Tren
Kuil Setinggi 36,5 Meter Runtuh Saat Festival Keagamaan di India

Kuil Setinggi 36,5 Meter Runtuh Saat Festival Keagamaan di India

Tren
Bahaya Kesepian terhadap Kesehatan Fisik dan Mental

Bahaya Kesepian terhadap Kesehatan Fisik dan Mental

Tren
Cerita Mencekam Saksi Mata Insiden Penusukan Massal di Mal Sydney, Australia

Cerita Mencekam Saksi Mata Insiden Penusukan Massal di Mal Sydney, Australia

Tren
Mengapa Wilayah Maluku Disebut Sebagai Kepulauan Rempah-rempah? Berikut Sejarahnya

Mengapa Wilayah Maluku Disebut Sebagai Kepulauan Rempah-rempah? Berikut Sejarahnya

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com