Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Viral, Video Komplotan Maling Laptop di Bus Tertangkap di Klaten

Kompas.com - 22/02/2024, 14:48 WIB
Aditya Priyatna Darmawan,
Rizal Setyo Nugroho

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Sebuah video yang menampilkan dua orang maling laptop yang tertangkap di bus saat berada di Klaten, Jawa Tengah, viral di media sosial.

Video tersebut diunggah oleh akun X (dahulu Twitter) @merapi_uncover pada Kamis (22/2/2024) pagi.

Dalam video tampak dua orang yang diduga maling laptop terlibat cekcok dengan penumpang lainnya di bagian depan bus. 

Komplotan maling laptop yang terdiri dari dua pria yang berjaket hitam dan berbaju hijau diduga berusaha kabur dan turun dari bus. Namun hal tersebut dihalangi penumpang lainnya.

Pengunggah juga menyebutkan, keduanya melakukan aksinya menggunakan modus menukar laptop dengan buku pada salah satu penumpang.

Maling tertangkap di bus, sindikat nuker laptop dengan buku, kecekel neng Klaten,” bunyi keterangan dalam unggahan.

Hingga Kamis (22/2/2024) siang, unggahan tersebut sudah dilihat lebih dari 695.000 kali dan mendapat lebih dari 6.000 likes.


Baca juga: Maling di Bantul Tinggalkan Sepeda Motor saat Kepergok Curi Ponsel

Penjelasan polisi

Kasi Humas Polres Klaten AKP Abdillah membenarkan terkait adanya peristiwa pencurian laptop di bus seperti dalam video tersebut.

Abdillah mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Rabu (21/2/2024) di dalam Bus Tividi dengan rute Malang-Yogyakarta.

Korban pencurian tersebut berinisial AF (26) sementara kedua pelaku maling laptop tersebut berinisial DS, warga Bojonegoro, Jawa Timur dan B dari Sleman, DI Yogyakarta.

Namun Abdillah mengatakan, korban tidak melaporkan kejadian tersebut untuk diproses hukum. Korban hanya menuntut kepada para tersangka membuat pernyataan untuk tidak mengulang kembali aksinya dan diberikan sanksi wajib lapor sampai batas waktu yang belum ditentukan oleh polisi.

“Korban tidak mau melanjutkan perkara tersebut mengingat beberapa pertimbangan antara lain laptop sudah kembali dan korban dengan kesibukannya tidak menginginkan proses berlarut-larut yang memakan waktu baginya,” ujar Abdillah, saat dihubungi Kompas.com, Kamis.

Baca juga: Insting Sopir Bus PO Rosalia Indah Gagalkan Pencuri Laptop yang Menyamar Jadi Penumpang

Halaman:

Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca BMKG untuk Wilayah Indonesia 17-18 April 2024

Prakiraan Cuaca BMKG untuk Wilayah Indonesia 17-18 April 2024

Tren
[POPULER TREN] Kata Ahli Hukum soal Istri TNI Terjerat UU ITE Ungkap Suami Selingkuh | NIK Jakarta yang Dinonaktifkan Pekan Ini

[POPULER TREN] Kata Ahli Hukum soal Istri TNI Terjerat UU ITE Ungkap Suami Selingkuh | NIK Jakarta yang Dinonaktifkan Pekan Ini

Tren
Menanti Tol Solo-Yogyakarta, Penghubung Dua Kota Mataram, Dukung Perekonomian Lokal

Menanti Tol Solo-Yogyakarta, Penghubung Dua Kota Mataram, Dukung Perekonomian Lokal

Tren
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh April 2024 dan Keutamaannya

Jadwal Puasa Ayyamul Bidh April 2024 dan Keutamaannya

Tren
Penelitian Mengungkap Anggapan Masyarakat Mesir Kuno tentang Galaksi Bima Sakti

Penelitian Mengungkap Anggapan Masyarakat Mesir Kuno tentang Galaksi Bima Sakti

Tren
Manfaat Kelapa Bakar, Apa Bedanya dengan Diminum Langsung?

Manfaat Kelapa Bakar, Apa Bedanya dengan Diminum Langsung?

Tren
Catat, Ini 10 Ponsel Pintar dengan Radiasi Tertinggi

Catat, Ini 10 Ponsel Pintar dengan Radiasi Tertinggi

Tren
Pedagang Taoge di Garut Disebut Jadi Tersangka Usai Membela Diri dan Lawan Preman, Ini Faktanya

Pedagang Taoge di Garut Disebut Jadi Tersangka Usai Membela Diri dan Lawan Preman, Ini Faktanya

Tren
Daftar 60 Universitas Terbaik di Indonesia Versi SIR 2024, Ada Kampusmu?

Daftar 60 Universitas Terbaik di Indonesia Versi SIR 2024, Ada Kampusmu?

Tren
Remaja Siksa Anjing hingga Mati di Jember, Polisi: Masih dalam Proses Penyelidikan

Remaja Siksa Anjing hingga Mati di Jember, Polisi: Masih dalam Proses Penyelidikan

Tren
Daftar Ikan yang Boleh Dimakan Penderita Asam Urat dan Kolesterol, Apa Saja?

Daftar Ikan yang Boleh Dimakan Penderita Asam Urat dan Kolesterol, Apa Saja?

Tren
Gunung Vesuvius yang Lenyapkan Kota Kuno Pompeii Berpotensi Meletus Lagi, Kapan Terjadi?

Gunung Vesuvius yang Lenyapkan Kota Kuno Pompeii Berpotensi Meletus Lagi, Kapan Terjadi?

Tren
Pemimpin Dunia Minta Israel Tak Balas Serangan Iran, Ini Alasannya

Pemimpin Dunia Minta Israel Tak Balas Serangan Iran, Ini Alasannya

Tren
Mengenal 'Holiday Paradox', Saat Waktu Liburan Terasa Lebih Singkat

Mengenal "Holiday Paradox", Saat Waktu Liburan Terasa Lebih Singkat

Tren
Mengenal Amicus Curiae, Dokumen yang Diserahkan Megawati ke MK Terkait Sengketa Pilpres 2024

Mengenal Amicus Curiae, Dokumen yang Diserahkan Megawati ke MK Terkait Sengketa Pilpres 2024

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com