Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sering Dikira Buah Duku, Ini 7 Manfaat Buah Langsat yang Jarang Diketahui

Kompas.com - 17/02/2024, 12:30 WIB
Yefta Christopherus Asia Sanjaya,
Mahardini Nur Afifah

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Jika sekilas dilihat, buah langsat atau Lansium domesticum sering keliru dikira buah duku karena bentuk keduanya yang hampir serupa.

Buah langsat dan buah duku memang sama-sama berbentuk bundar dengan kulit buah berwarna cokelat terang.

Selain itu, kedua buah tersebut juga memiliki tekstur daging yang empuk, cenderung berair, dan berwarna putih.

Walau kerap disamakan dengan buah duku, tapi buah langsat memiliki beberapa potensi manfaat yang membuatnya baik untuk dikonsumsi.

Dilansir dari National Library of Medicine, buah ini baik untuk kesehatan karena mengandung mineral, lemak, protein, asam organik, karbohidrat, serat, dan vitamin.

Tak hanya itu, kandungan buah langsat juga mengandung kalsium, kalium, dan magnesium yang tinggi.

Baca juga: 10 Manfaat Air Rendaman Nanas, Ampuh Mencegah Kanker dan Menurunkan Berat Badan

Manfaat buah langsat

Ada sederet potensi manfaat buah langsat yang sayang untuk dilewatkan. Berikut beberapa di antaranya:

1. Mengurangi risiko terkena penyakit jantung

Dilansir dari Livestrong, salah satu manfaat mengonsumsi buah langsat adalah mengurangi risiko terkena penyakit jantung.

Manfaat tersebut dapat dirasakan karena buah langsat mengandung banyak serat.

Per 100 gram buah langsat mengandung lebih dari dua gram serat yang memenuhi 8-11 kebutuhan serat bagi wanita dewasa dan 6-8 persen kebutuhan serat bagi pria.

Selain risiko penyakit jantung berkurang, kandungan serat dalam buah langsat juga berguna untuk meringankan gejala atau mencegah sembelit.

Baca juga: 9 Manfaat Rendaman Mentimun untuk Kesehatan, Apa Saja?

2. Mengatasi radikal bebas

Buah langsat tidak hanya mengandung vitamin A, tetapi juga polifenol dan antioksidan alami lainnya.

Penelitian yang dilakukan pada 2006 dalam Food Chemistry menunjukkan, buah langsat memiliki kemampuan antioksidan yang serupa dengan buah-buahan tropis lainnya, seperti pisang dan pepaya.

Antioksidan dalam makanan membantu tubuh memecah radikal bebas yang merusak.

Dengan begitu, seseorang dapat terhindari dari dapat penuaan dan penyakit yang disebabkan oleh radikal bebas.

Baca juga: 10 Manfaat Minum Air Rebusan Daun Sirih Merah, Salah Satunya Bantu Turunkan Gula Darah

Halaman:

Terkini Lainnya

Rumput Lapangan GBK Jelang Kualifikasi Piala Dunia usai Konser NCT Dream Disorot, Ini Kata Manajemen

Rumput Lapangan GBK Jelang Kualifikasi Piala Dunia usai Konser NCT Dream Disorot, Ini Kata Manajemen

Tren
Bukan UFO, Penampakan Pilar Cahaya di Langit Jepang Ternyata Isaribi Kochu, Apa Itu?

Bukan UFO, Penampakan Pilar Cahaya di Langit Jepang Ternyata Isaribi Kochu, Apa Itu?

Tren
5 Tokoh Terancam Ditangkap ICC Imbas Konflik Hamas-Israel, Ada Netanyahu

5 Tokoh Terancam Ditangkap ICC Imbas Konflik Hamas-Israel, Ada Netanyahu

Tren
Taspen Cairkan Gaji ke-13 mulai 3 Juni 2024, Berikut Cara Mengeceknya

Taspen Cairkan Gaji ke-13 mulai 3 Juni 2024, Berikut Cara Mengeceknya

Tren
Gaet Hampir 800.000 Penonton, Ini Sinopsis 'How to Make Millions Before Grandma Dies'

Gaet Hampir 800.000 Penonton, Ini Sinopsis "How to Make Millions Before Grandma Dies"

Tren
Ramai soal Jadwal KRL Berkurang saat Harpitnas Libur Panjang Waisak 2024, Ini Kata KAI Commuter

Ramai soal Jadwal KRL Berkurang saat Harpitnas Libur Panjang Waisak 2024, Ini Kata KAI Commuter

Tren
Simak, Ini Syarat Hewan Kurban untuk Idul Adha 2024

Simak, Ini Syarat Hewan Kurban untuk Idul Adha 2024

Tren
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Kekeringan di DIY pada Akhir Mei 2024, Ini Wilayahnya

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Kekeringan di DIY pada Akhir Mei 2024, Ini Wilayahnya

Tren
8 Bahaya Mencium Bayi, Bisa Picu Tuberkulosis dan Meningitis

8 Bahaya Mencium Bayi, Bisa Picu Tuberkulosis dan Meningitis

Tren
3 Alasan Sudirman Said Maju sebagai Gubernur DKI Jakarta, Siap Lawan Anies

3 Alasan Sudirman Said Maju sebagai Gubernur DKI Jakarta, Siap Lawan Anies

Tren
Starlink Indonesia: Kecepatan, Harga Paket, dan Cara Langganan

Starlink Indonesia: Kecepatan, Harga Paket, dan Cara Langganan

Tren
AS Hapuskan 'Student Loan' 160.000 Mahasiswa Senilai Rp 123 Triliun

AS Hapuskan "Student Loan" 160.000 Mahasiswa Senilai Rp 123 Triliun

Tren
Apakah Setelah Pindah Faskes, BPJS Kesehatan Bisa Langsung Digunakan?

Apakah Setelah Pindah Faskes, BPJS Kesehatan Bisa Langsung Digunakan?

Tren
Apakah Gerbong Commuter Line Bisa Dipesan untuk Rombongan?

Apakah Gerbong Commuter Line Bisa Dipesan untuk Rombongan?

Tren
Kapan Tes Online Tahap 2 Rekrutmen BUMN 2024? Berikut Jadwal, Kisi-kisi, dan Syarat Lulusnya

Kapan Tes Online Tahap 2 Rekrutmen BUMN 2024? Berikut Jadwal, Kisi-kisi, dan Syarat Lulusnya

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com